MANAGED BY:
SELASA
25 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Jumat, 24 Januari 2020 09:53
Sidang Dugaan Pencabulan Anak Bawah Umur, Pembelaan Oknum Polisi Ditolak

PROKAL.CO, BALIKPAPAN- Perkara dugaan pencabulan anak di bawah umur disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan. Terdakwanya EA, oknum anggota polisi Polda Kaltim.

EA, berpangkat brigadir polisi ini didakwa melakukan pencabulan terhadap lima anak yang berstatus siswa sekolah dasar (SD) sekaligus santriwati. Majelis hakim yang diketuai Bambang Setyo menolak eksepsi terdakwa melalui kuasa hukumnya, Yohanes Maroko.

Menurut Yohanes pengajuan eksepsi karena pihaknya menilai dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) kurang lengkap dan tidak berdasar. “Tidak dicantumkan hasil visum para korban,” kata Yohanes. Namun, hakim menolak eksepsi dan akan memasuki sidang pokok perkara minggu depan.

“Menolak eksepsi terdakwa karena sudah masuk pokok perkara. Agenda pekan depan menghadirkan saksi,” kata Bambang. Meski ditolak, Yohanes tetap mendampingi terdakwa dalam menjalani persidangan. “Kami akan melihat perkara ini dalam fakta-fakta persidangan yang nantinya akan muncul,” kata Yohanes.

Sementara JPU Yogo Nurcahyo akan melakukan koordinasi dengan penyidik dalam menghadirkan saksi-saksi dalam perkara ini. "Nanti koordinasi sama penyidik soal saksi yang akan dihadirkan,” tuturnya.

Diketahui, kasus ini mencuat Minggu 8 September 2019. Diduga aksi pencabulan dilakukan di rumah terdakwa di kawasan Sepinggan Raya, Balikpapan Selayan. Ketua RT setempat Nasrudin menerima laporan dari salah satu orangtua korban bahwa sang anak mendapat tindakan tak senonoh dari pelaku.

Mengetahui laporan orangtua korban dan melakukan cross-check, mereka pun mengadukan EA esok harinya ke UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Balikpapan.

Menurutnya, selama ini pelaku merupakan guru mengaji yang dipandang masyarakat sekitar. Keluarga korban juga merasa kecewa karena pelaku merupakan aparat penegak hukum yang seharusnya melindungi masyarakat. (aim/ms/k15)

loading...

BACA JUGA

Senin, 24 Februari 2020 14:40

Sinarmas Land Boulevard Diresmikan, Solusi Kemacetan dan Taman Wisata

Bukan cuma diproyeksikan mengurai kemacetan di utara Balikpapan, Sinarmas Land…

Jumat, 21 Februari 2020 14:45

Sepekan, Enam Pengedar Sabu Diringkus

BALIKPAPAN – Seakan tak ada habisnya, kasus peredaran dan penggunaan…

Jumat, 21 Februari 2020 14:44

RSUD Beriman Tambah Unit Kearsipan, Juga Butuh Spesialis Jantung dan Urologi

BALIKPAPAN – Pengembangan dan inovasi layanan terus dilakukan RSUD Beriman.…

Kamis, 20 Februari 2020 12:13

Tahun Ini Giliran Kecamatan Kota, Selatan, dan Timur

BALIKPAPAN--Pencetakan kartu identitas anak (KIA) di sekolah dasar (SD) di…

Rabu, 19 Februari 2020 11:31

PDIP Resmi Usung Duet Rahmad Mas'ud dan Thorari Aziz di Pilkada Balikpapan 2020

SAMARINDA - Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDI Perjuangan menyampaikan tahap…

Rabu, 19 Februari 2020 11:23

Begal Bermodal Nilon

BUKANNYA mendapat untung, aksi percobaan begal Andi Idris (18) malah…

Rabu, 19 Februari 2020 11:22

Rp 400 M untuk Proyek DPU, Kerja Mulai April, November Harus Tuntas

Tak ingin terkendala waktu, Dinas PU mempercepat lelang proyek-proyek fisik…

Rabu, 19 Februari 2020 11:13

Pegang Suket? Segera ke Disdukcapil

  BALIKPAPAN–Dalam sehari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) mencetak…

Selasa, 18 Februari 2020 11:40

Dapat Suntikan Rp 1 M untuk Saluran Sekunder, Proyek DAS Ampal Terganjal Lahan

Salah satu kunci mengurai genangan air di kawasan MT Haryono…

Senin, 17 Februari 2020 12:12

Masa Pemeliharaan hingga Setahun, Jalan dan Drainase Masih Prioritas

BALIKPAPAN—Sejumlah proyek pengerjaan jalan maupun drainase yang dilakukan Dinas Pekerjaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers