MANAGED BY:
KAMIS
27 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

MANCANEGARA

Kamis, 23 Januari 2020 17:36
Cegah Demam Babi, Jerman-Polandia Bahas Langkah Tanggap
KERJA SAMA: Julia Kloeckner menunjukkan pengelolaan peternakan babi dalam pameran perdagangan dan pertanian internasional Green Week 2020 di Berlin, beberapa waktu lalu. TOBIAS SCHWARZ / AFP

PROKAL.CO, PEMERINTAH Jerman dan Polandia sedang membahas tindakan baru untuk mencegah penyebaran penyakit babi African swine fever (ASF) di babi hutan di Polandia dekat perbatasan Jerman. Termasuk pagar perbatasan dan peningkatan perburuan hewan. Hal tersebut diungkapkan kementerian pertanian Jerman, Selasa (21/1) sebagaimana dilansir Reuters.

Data dari Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE), Polandia mencatat 55 wabah ASF dalam babi hutan pada Desember. Penyakit itu ditemukan hanya 30 kilometer dari Jerman, salah satu pengekspor babi utama Eropa.

ASF tidak berbahaya bagi manusia tetapi sering mematikan pada babi. Sebelumnya, ASF berasal dari Afrika sebelum menyebar ke Eropa dan Asia dan telah membunuh ratusan juta babi. Hal itu memengaruhi pasar daging dan pakan global.

Negara-negara Asia termasuk Tiongkok secara teratur memberlakukan larangan impor pada babi dari daerah di mana ASF telah ditemukan. Keputusan itu pun menyebabkan kerugian besar atau bisnis bagi eksportir daging.

Babi hutan menyebarkan ASF dan ada kekhawatiran hewan yang terinfeksi dapat membawa penyakit ini ke Jerman, mengancam ekspor besar daging babi Jerman ke Tiongkok.

Beberapa waktu lalu, Menteri Pertanian Jerman Julia Kloeckner dan Menteri Pertanian Polandia Jan Krzysztof Ardanowski bertemu di Berlin dan membahas dengan langkah-langkah baru untuk bersama-sama menampung mencegahnya menyebar ASF. "Diskusi termasuk membuat koridor berpagar di sepanjang perbatasan untuk mencegah babi hutan yang terinfeksi pindah ke Jerman," ungkap Kloeckner.

Kedua negara akan membahas apakah pasukan pertahanan Jerman harus membantu mendirikan pagar.

Pemerintah negara bagian Jerman di Brandenburg dan Saxony mulai membangun pagar di sepanjang perbatasan Polandia dalam upaya untuk menghentikan babi hutan yang terinfeksi berkeliaran ke Jerman.

Kedua menteri juga sepakat untuk menyiapkan pernyataan bersama tentang pengurangan drastis dalam kepadatan babi hutan. Misalnya melalui penembakan sebagai tindakan pencegahan yang efektif.

Jerman telah melonggarkan beberapa aturan untuk berburu babi hutan.

“Pemerintah Jerman juga mempertimbangkan peraturan baru yang memperbolehkan pembangunan pagar babi hutan sementara untuk menutup daerah wilayah yang kasus yang ditemukan kasus ASF,” singkat Kloeckner. (reuters/dns2/k8)

 


BACA JUGA

Rabu, 24 Oktober 2012 08:56

Bimtek bagi Pendata NJOP

<div style="text-align: justify;"> <strong>SAMARINDA </strong>&ndash;…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers