MANAGED BY:
SABTU
22 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Kamis, 23 Januari 2020 17:28
Dianggap Lalai, Dua Pengasuh Ikuti Proses Hukum
Damus Asa

PROKAL.CO, Perlahan dan pasti tabir misteri hilangnya Yusuf Ahmad Gazali saat dititipkan di PAUD Jannatul Athfaal, Jalan AW Sjahranie, Kelurahan Air Hitam, November 2019 terkuak. Terbaru, dua pengasuh Yusuf yang bertugas pada hari hilangnya bocah empat tahun itu ditetapkan tersangka.

 

SAMARINDA–Air muka Marlina (28) dan Sri Supramayanti (51) tampak bingung saat diringkus ke Polsek Samarinda Ulu. Mereka yang notabene pengasuh Yusuf Ahmad Gazali (4) ditetapkan tersangka pada Selasa (21/1) setelah gelar perkara.

"Saya ikuti prosesnya saja, Mas," ucap Marlina.

Tak beda dengan Marlina. Sri Supramayanti hanya dapat mengelus dada. "Saya ikut saja, keluarga belum tahu juga sih. Tapi pengacara kami sudah menangani," ucap perempuan bercucu satu itu.

Kemarin (22/1), Kaltim Post kembali bertandang ke Polsek Samarinda Ulu. Sempat bertemu dengan Mardiana, kepala PAUD Jannatul Athfaal, bersama Muhammad Japri, selaku kuasa hukum, Marlina dan Sri Supramayanti. Mardiana tampak murung seusai menjenguk kedua rekannya. "Kami mengikuti proses aturan dari kepolisian saja," singkatnya, bernada rendah dengan mata berkaca-kaca.

Sementara itu, Muhammad Japri mengatakan, pihaknya saat ini mengikuti proses dari kepolisian, terkait apa yang sudah ditemukan petugas. "Dan sejak tadi malam keduanya telah dilakukan penahanan. Sebab, di Polsek Samarinda Ulu tidak ada tahanan perempuan sehingga dipindah ke Polresta Samarinda, hari ini (kemarin)," tuturnya.

Lanjut dia, untuk langkah yang diambil oleh kuasa hukum, pihaknya belum bisa membeberkan hal tersebut. "Kami punya langkah sendiri, namun belum bisa menjelaskan," singkatnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Damus Asa dalam konferensi pers, Rabu lalu (22/1) menuturkan, saat ini kedua pengasuh tersebut ditahan di Polresta Samarinda. Keduanya dijerat dengan Pasal 359 KUHP tentang Kelalaian hingga menyebabkan nyawa seseorang hilang, dengan ancaman maksimal 5 tahun kurungan.

"Hal itu berdasarkan keterangan yang ada. Saat kejadian, keduanya yang bertugas menjaga," ucapnya.

Walau telah menetapkan dua tersangka, Damus menuturkan, tak menutup kemungkinan ada tersangka lain. "Nggak menutup kemungkinan ada (tersangka). Semua bergantung keterangan dan fakta di lapangan," sebutnya.

Sedangkan penyebab kematian Yusuf. Polisi masih menduga karena terceburnya di parit yang hanya berjarak 20 meter dari PAUD. Disinggung soal hasil pra-rekonstruksi yang menggambarkan rentetan waktu hilangnya Yusuf. Damus menerangkan, bocah empat tahun itu keluar dari PAUD kurang dari 3 menit.

"Kalau dari pra-rekonstruksi, gambarannya di bawah 3 menit anak itu hilang," ucapnya.

Disinggung mengenai ada-tidaknya autopsi untuk menguatkan alat bukti dan menyikapi pendapat masyarakat, Damus menjawab hati-hati. "Besok (hari ini) kami akan panggil pihak forensik biar pada tahu semua, ada unsur kekerasan atau tidak," imbuhnya. (*/dad/dns/k8)


BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers