MANAGED BY:
SENIN
26 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 23 Januari 2020 15:40
Investasi Berubah Imbas Konstruksi Tanah Lunak, Pendapatan Tol Balsam Defisit
Kondisi terkini Seksi V Tol Balikpapan-Samarinda di Batakan, Balikpapan Timur. Pengerjaan fokus pada penanagnan jalan yang ambles sepanjang 650 meter. Konstruksi memakan waktu karena penguatan badan jalan menggunakan tiang pancang.

Biaya pembangunan Seksi I bersumber dari APBD Kaltim sebesar Rp 1,5 triliun dan APBN sebesar Rp 271 miliar. Sementara Seksi V, ruas Batakan, Balikpapan Timur hingga Km 13 di Balikpapan Utara sepanjang 11,09, menyisakan sekira 650 meter yang masih dalam proses pengerjaan konstruksi. Pada lokasi tersebut, sempat mengalami longsor. Sehingga dilakukan penguatan badan jalan dengan bore pile atau fondasi menggunakan tiang pancang.

Sehingga butuh waktu pengerjaan yang relatif lama. Dengan mempertimbangkan penyiapan desain dan anggaran. Adapun sumber pembangunan Seksi V menggunakan APBN yang berasal dari pinjaman Pemerintah Tiongkok sebesar Rp 848,55 miliar. “Jadi membutuhkan teknologi fondasi jalan dan jembatan yang lebih kompleks,” tutup dia.

Belum ditetapkannya tarif Tol Balsam turut berdampak pada kinerja pendapatan PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (JBS) selaku operator. Pasalnya sejak resmi dibuka sejak 19 Desember 2019, kendaraan yang melintas di Gerbang Tol Samboja maupun Gerbang Tol Palaran, masih belum dikenakan biaya. Alias gratis. Sehingga selama sebulan terakhir, Tol Balsam masih belum menyumbangkan kontribusi bagi PT JBS.

“Dari sisi kinerja tidak boleh turun. Harus masih dalam koridor standar pelayanan minimum. Itu menjadi komitmen kami selaku BUJT (Badan Usaha Jalan Tol),” terang Adik Supriatno, Direktur Administrasi dan Keuangan PT JBS saat dikonfirmasi Kaltim Post, kemarin. Pria yang sebelumnya menjabat sebagai direktur keuangan dan umum PT Sarana Marga Utama ini menerangkan, kondisi serupa juga pernah terjadi pada tol yang dikelola PT Jasa Marga. Di mana butuh waktu sekira 2 minggu hingga 1,5 bulan untuk menunggu penetapan tarif dari BPJT.

Dengan demikian, kendaraan yang melintas masih digratiskan. “Ada salah satu ruas di Trans Jawa yang digratiskan selama 1,5 bulan. Saya lupa namanya. Dampaknya arus kas pendapatan tertunda. Dan negatif cash flow,” ungkapnya. Namun, Adik menerangkan, sebagai gambaran umum karakteristik bisnis jalan tol, pada awal tahun pengoperasian, cenderung menghasilkan cash flow negatif atau pendapatan yang defisit. Disebabkan pendapatan tol pada jangka waktu 5 sampai 10 tahun, masih belum mencukupi untuk menutup biaya operasi dan beban bunga.

Pendapatan tol bertumbuh seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan wilayah. Sehingga, dalam kondisi seperti ini, pemegang saham harus memberikan darah segar dalam bentuk pinjaman dan atau setoran modal. “Sebagai jaminan yang diberikan kepada kreditur yang memberikan pinjaman investasi kepada BUJT,” terangnya.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 26 Oktober 2020 16:14

Menumpuk di Kota karena Bisa Buka Praktik

DATA Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mencatat pada 2019, Kaltim memiliki…

Senin, 26 Oktober 2020 16:12

Kisah Dokter sebagai Garda Terdepan Penanganan Covid-19, Perjuangan Ekstra di Era Corona

Perayaan Hari Dokter Nasional tahun ini terasa berbeda. Bahkan, para…

Senin, 26 Oktober 2020 14:15

Rp 252 Triliun APBD Didepositokan Pemda, KPK Selidiki Modus Deposito APBD

JAKARTA- Kebijakan sejumlah pemerintah daerah yang menempatkan Anggaran Pendapatan dan…

Senin, 26 Oktober 2020 11:06

Kualitas Demokrasi Indonesia Menurun, Publik Takut Berpendapat, Aparat Semena-mena

JAKARTA– Kualitas demokrasi Indonesia dinilai mengalami penurunan. Itulah hasil survei…

Senin, 26 Oktober 2020 11:01

Imbas Pandemi, Puluhan Perusahaan di Kaltim Tumbang

Tak hanya banyak pekerja yang dirumahkan, masuknya virus corona di…

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:58

Proyek-Proyek APBN Masih Berjalan

SAMARINDA–Perlambatan ekonomi membuat APBD Kaltim 2021 melorot. Jelang disahkan, angkanya…

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:57

Cadangan Batu Bara Kaltim 4,6 Miliar Metrik Ton

SAMARINDA–Realisasi produksi batu bara Kaltim dari tahun ke tahun naik-turun.…

Sabtu, 24 Oktober 2020 12:33

Realisasi Pajak Batu Bara Minus 36 Persen

SAMARINDA-Dominasi pertambangan baru bara terhadap perekonomian Kaltim bukan hal baru.…

Sabtu, 24 Oktober 2020 12:32

Vaksin Tak Langsung Dongkrak Ekonomi Kaltim

SAMARINDA-Vaksin rencananya didistribusikan secepatnya. Namun, langkah ini dinilai tak akan…

Sabtu, 24 Oktober 2020 11:14
Dari Duel Akbar UFC 254

Hapus Keraguan, Ujian Terbesar Khabib

Duel UFC 254 Khabib Nurmagomedov vs Justin Gaethje bakal berlangsung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers