MANAGED BY:
SABTU
22 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Kamis, 23 Januari 2020 15:14
Konsep Revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur, Tiga Lantai Plus Hotel
Kabarnya pemrakarsa telah menyiapkan dua konsep baru sebagai pilihan. Salah satunya ada wacana membangun hotel.

PROKAL.CO, Developer Plaza Kebun Sayur diberi waktu hingga Februari untuk menyodorkan konsep revitalisasi Pasar Inpres. Kabarnya pemrakarsa telah menyiapkan dua konsep baru sebagai pilihan. Salah satunya ada wacana membangun hotel.

 

BALIKPAPAN – Setelah kebakaran yang menimpa lima tahun silam, pedagang masih pasrah menunggu penataan kembali Pasar Inpres Kebun Sayur. Bukan tanpa alasan terhambat. Sebenarnya Pemkot Balikpapan sudah lama merencanakan revitalisasi pasar tersebut. Namun dalam konsep awal revitalisasi tidak terjadi kesepakatan antara pedagang dan investor.

Kala itu, pedagang merasa keberatan soal harga kios yang ditawarkan investor. Teranyar, Pemkot Balikpapan memberikan tenggat waktu bagi pemrakarsa pembangunan. Yakni PT Gusher Mitra Sejahtera memaparkan konsep baru revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur. Sebagai informasi PT Gusher Mitra Sejahtera merupakan developer Plaza Kebun Sayur.

Gusher diberi waktu hingga Februari. Mereka harus menyodorkan konsep revitalisasi kepada Pemkot Balikpapan. Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan Arzaedi Rachman menjelaskan, kabarnya pemrakarsa telah menyiapkan dua konsep baru sebagai pilihan.

Konsep pertama adalah bangunan yang terdiri dari dua lantai. Tepatnya lantai 1 digunakan untuk pedagang lama yang sudah existing sekarang. Sedangkan untuk lantai 2 akan diserahkan kepada investor, misalnya mencari pedagang baru. “Lantai 2 ini rencananya juga terdapat sky bridge yang terkoneksi dengan depan (Plaza Kebun Sayur),” ucapnya.

Kemudian untuk konsep kedua, tidak jauh berbeda dengan konsep pertama. Hanya saja ditambah satu lantai lagi untuk area hotel.

Jika pemaparan konsep telah terlewati, selanjutnya tinggal membahas konsep mana yang disetujui Pemkot Balikpapan dan pedagang. Setelah itu, baru sosialisasi ke pedagang untuk membahas biaya kios. “Konsep tetap mengutamakan kandungan lokal, tradisional, konsep pasar rakyat,” tuturnya.

Arzaedi berharap, pedagang bisa dengan tangan terbuka melihat dulu konsep tersebut. Apalagi sepenuhnya pasar ini milik pemerintah.

“Pedagang harus yakin kalau pemerintah tidak akan menyengsarakan pedagang. Kita ingin membuat masyarakat bisa maju. Tidak ada niatan mematikan,” katanya. Soal kekhawatiran pedagang dengan investor, Arzaedi mengatakan tak perlu resah. Pihaknya akan membuat kontrak yang detail. Bahkan dengan perjanjian khusus dalam pasal-pasal kontrak.

Terutama mengatur berapa besar jumlah investasi dan target keuntungan yang ingin diambil developer. Misalnya modal investasi Rp 10 miliar dan target keuntungan Rp 10 miliar. Maka saat nanti sudah mencapai total pendapatan Rp 20 miliar, developer harus mundur dan menyerahkan pengelolaan ke Pemkot Balikpapan.

“Jadi tidak menunggu masa 20-30 tahun perjanjian baru diserahkan ke pemkot lagi. Tapi ketika target sudah tercapai, mundur. Nanti dalam kontrak kita kunci dibuat pasal itu,” bebernya.

Sementara untuk memantau arus kas, perlu dibuat rekening khusus untuk Pasar Inpres Kebun Sayur. Rekening ini tidak boleh tercampur dengan kegiatan lain. Sehingga semua pihak bisa bersama memantau arus kas yang sudah masuk.

Meski PT Gusher Mitra Sejahtera adalah pemrakarsa, nantinya dalam pemilihan mitra bisnis pengembangan Pasar Inpres Kebun Sayur tetap dilakukan beauty contest.

“Tetap ada beauty contest. Sistem BOT (build, operated, transfer) dan transparan,” sebutnya. Arzaedi memperkirakan butuh nilai investasi sekitar Rp 25 miliar untuk proyek bangunan saja. Nilai itu di luar dari besaran nominal lahan yang merupakan hak milik Pemkot Balikpapan. (gel/ms/k18)


BACA JUGA

Jumat, 21 Februari 2020 14:45

Sepekan, Enam Pengedar Sabu Diringkus

BALIKPAPAN – Seakan tak ada habisnya, kasus peredaran dan penggunaan…

Jumat, 21 Februari 2020 14:44

RSUD Beriman Tambah Unit Kearsipan, Juga Butuh Spesialis Jantung dan Urologi

BALIKPAPAN – Pengembangan dan inovasi layanan terus dilakukan RSUD Beriman.…

Kamis, 20 Februari 2020 12:13

Tahun Ini Giliran Kecamatan Kota, Selatan, dan Timur

BALIKPAPAN--Pencetakan kartu identitas anak (KIA) di sekolah dasar (SD) di…

Rabu, 19 Februari 2020 11:31

PDIP Resmi Usung Duet Rahmad Mas'ud dan Thorari Aziz di Pilkada Balikpapan 2020

SAMARINDA - Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDI Perjuangan menyampaikan tahap…

Rabu, 19 Februari 2020 11:23

Begal Bermodal Nilon

BUKANNYA mendapat untung, aksi percobaan begal Andi Idris (18) malah…

Rabu, 19 Februari 2020 11:22

Rp 400 M untuk Proyek DPU, Kerja Mulai April, November Harus Tuntas

Tak ingin terkendala waktu, Dinas PU mempercepat lelang proyek-proyek fisik…

Rabu, 19 Februari 2020 11:13

Pegang Suket? Segera ke Disdukcapil

  BALIKPAPAN–Dalam sehari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) mencetak…

Selasa, 18 Februari 2020 11:40

Dapat Suntikan Rp 1 M untuk Saluran Sekunder, Proyek DAS Ampal Terganjal Lahan

Salah satu kunci mengurai genangan air di kawasan MT Haryono…

Senin, 17 Februari 2020 12:12

Masa Pemeliharaan hingga Setahun, Jalan dan Drainase Masih Prioritas

BALIKPAPAN—Sejumlah proyek pengerjaan jalan maupun drainase yang dilakukan Dinas Pekerjaan…

Senin, 17 Februari 2020 12:12

Festival Pesisir, Puncak Balikpapan Fest 2020, Wagub Mau Tiap Tahun

Balikpapan Fest 2020 yang menjadi rangkaian ulang tahun ke-123 Kota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers