MANAGED BY:
SABTU
26 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 23 Januari 2020 10:00
AKHIRNYA NGAKU..., Imigrasi Akui Harun Sudah di Tanah Air

Alasan Delay Time Data, YLBHI Nilai Menteri Hukum dan HAM Perlu Dipanggil KPK

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (22/1). (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)

PROKAL.CO,

JAKARTA– Otoritas keimigrasian akhirnya mengakui jika Harun Masiku telah berada di Indonesia sejak 7 Januari lalu. Imigrasi mematahkan pernyataan yang pernah mereka sampaikan bahwa Harun belum kembali dari Singapura sejak 6 Januari. Mereka mengaku misinformasi itu akibat faktor delay time data perlintasan di Terminal 2 F Bandara Soekarno Hatta.

Dirjen Imigrasi Ronny F. Sompie mengaku informasi kepulangan Harun dari Singapura itu diperoleh setelah melakukan pendalaman sistem data perlintasan orang. Imigrasi pun menindaklanjutinya dengan menetapkan status cegah terhadap Harun. ”HM (Harun Masiku) telah melintas masuk kembali ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Batik,” ujarnya melalui keterangan resmi, (22/1).

Kepala Bagian Humas Ditjen Imigrasi Arvin Gumilang menambahkan pendalaman yang dilakukan melibatkan banyak pihak. Termasuk stake holder di Bandara Soetta. Dia menyebut pendalaman tersebut adalah bagian dari kegiatan pengawasan dan pemantauan terhadap perlintasan penumpang. ”Dan secara UU memang hasilnya (pendalaman) merupakan informasi yang dikecualikan,” ujarnya.

Seperti diberitakan, Imigrasi awalnya menyatakan Harun ke luar Indonesia pada 6 Januari. Setelah itu, Imigrasi tidak menyebut Harun kembali ke Indonesia. Namun, berdasarkan penelusuran Jawa Pos, Harun telah kembali ke Indonesia sejak 7 Januari. Informasi itu disampaikan petugas Bandara Soetta dan istri Harun, Hildawati.

Arvin menjelaskan, delay sistem yang terjadi karena faktor teknis. Penyedia atau pengelola bandara seharusnya memang memiliki fasilitas CIQ (custom, immigration, quarantine). Namun, saat ini, sedang dilakukan restrukturisasi sistem informasi manajemen keimigrasian (simkim) sejalan dengan proyeksi Terminal 2 F Bandara Soetta menjadi low cost carrier.

”Restrukturisasi simkim ini memang berimbas pada pemindahan data dan update sistem secara teknis,” terangnya. Atas kekurangan itu lah, kata Arvin, dilakukan pendalaman sebagai bagian pengawasan dan pemantauan terhadap informasi kepulangan Harun yang diungkap media. ”Proses pendalaman ini melibatkan banyak hal,” tuturnya.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 21 September 2020 09:52
Pilih Realistis Bukan Pragmatis

Fenomena Calon Tunggal: Antara Aksi Borong Partai hingga Kandidat Punya Kualitas

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 di Balikpapan dan Kutai…

Senin, 21 September 2020 09:51

Mahar Politik Bikin Pengaderan Parpol Tak Berjalan

DUA dari sembilan daerah di Kaltim hanya memiliki calon tunggal…

Senin, 21 September 2020 09:49

Mobil Terbang dari Turki

MOBIL terbang menjadi teknologi masa depan yang banyak dikembangkan beberapa…

Minggu, 20 September 2020 12:29
Korban Prostitusi Online Diperkosa Penjaga

Terbuai Janji Nikah, Rela Berikan Servis Gratis

NAJIB/KP   Bak pagar makan tanaman, penjaga menggasak korban yang…

Minggu, 20 September 2020 12:26

Hampir 4 Tahun Off, Nah....Akhir Tahun, Rumah Sakit Islam Beroperasi

SAMARINDA–Hampir empat tahun sudah bangunan Rumah Sakit Islam (RSI) Samarinda…

Minggu, 20 September 2020 09:45

Langgar Protokol Kesehatan saat Mendaftar, Tiga Calon Kepala Daerah Ditegur Mendagri

BALIKPAPAN–Kontroversi kampanye di masa pandemi oleh peserta Pilkada Serentak 2020…

Sabtu, 19 September 2020 11:46

Pasien Covid-19 Dirawat di Hotel, Pemerintah Kumpulkan Hotel-Hotel Bintang 3 Sebagai Fasiltas Isolasi

JAKARTA—Pemerintah berencana akan menggunakan hotel-hotel kelas bintang 3 di seluruh…

Sabtu, 19 September 2020 11:35

Resesi Terburuk dalam Satu Dekade, Selandia Baru Optimistis Ekonomi Lekas Pulih

WELLINGTON– Selandia Baru sukses menekan angka penularan Covid-19. Hanya sedikit…

Sabtu, 19 September 2020 11:05

Picu Klaster Baru Covid-19, Tolak Kampanye Diselingi Konser, Kumpulan Massa Tak Lebih 100 Orang

SAMARINDA–Jalannya Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi Covid-19 memunculkan kekhawatiran.…

Sabtu, 19 September 2020 11:00

Nestapa Nelayan Tradisional di Pesisir Kaltim, Ruang Tangkap Makin Kecil, Tersingkir Geliat Perusahaan

ABDUL Kadirkaget bukan kepalang. Ketika bangun dari tidurnya di atas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers