MANAGED BY:
SELASA
25 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Rabu, 22 Januari 2020 13:19
Belum Ada Anggaran, Pengangkatan PPPK Menunggu Perpres

PROKAL.CO, JAKARTA– Pemerintah memastikan masa kerja honorer K2 yang lolos seleksi pegawai pemerintah perjanjian kerja (PPPK) tetap dihitung. Meski begitu, pengangkatan belum ada titik terang. Payung hukum dan anggaran belum ada.

”Ya tetap dihitunglah. Sudah ada izin prinsip besaran gaji dan tunjangan PPPK oleh Menteri Keuangan. Sudah dibeberkan semua, tinggal lihat saja,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana. Menurut dia, honorer K2 aadalah formasi khusus. Sehingga tidak bisa disamakan dengan pelamar umum.

Bima memastikan, pemerintah tidak akan mengabaikan pengabdian para honorer K2. NIP bagi PPPK akan keluar bila peraturan presiden (perpres) sudah turun. Sesuai data yang BKN miliki, lanjut dia, ada sekitar 70 ribuan guru honorer K2 yang belum diangkat sebagai PPPK. ”Untuk tenaga kesehatan dan penyuluh kurang sedikit. Akan segera kami selesaikan,” ucap pria 58 tahun tersebut.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Kemenkeu sudah mengeluarkan izin prinsip gaji dan tunjangan bagi PPPK pada 29 Desember 2019. Dalam penetapan tersebut, besaran gaji PPPK dimulai dari Rp 1.794.900 untuk golongan I dengan masa kerja 0 tahun. Kemudian, gaji paling tinggi untuk golongan XVIII dengan masa kerja 32 tahun dipatok Rp 6.786.500.

Di dalam surat tersebut juga diperinci penetapan golongan untuk para PPPK. Penamaan golongan PPPK berbeda dengan PNS. Bagi PPPK yang lolos seleksi dengan ijazah SMA masuk golongan V. Golongan V untuk PPPK bisa disamakan atau dikonversi go- longan II-a PNS. Kemudian, PPPK yang berbekal ijazah S-1 atau sarjana masuk golongan IX atau disetarakan dengan golongan III-a PNS.

Durasi kontrak PPPK minimal satu tahun. Masa kerja itu dapat diperpanjang sesuai kebutuhan instansi. PPPK yang habis masa kerja dan tidak diperpanjang, kemudian ikut seleksi PPPK dan lolos, dihitung mulai dari nol. Artinya, masa kerja sebagai PPPK sebelumnya tidak dihitung.

Deputi SDM Aparatur Kementerian PAN-RB Setiawan Wangsaatmaja menuturkan, pengangkatan PPPK masih menunggu regulasi perpres. Dia belum bisa menjelaskan waktu penerbitan perpres tersebut. ”Nggak lama lagi deh itu. Kata pak Menteri (MenPAN-RB Tjahjo Kumolo, Red) kan sabar saja,” kata Setiawan.

Sementara itu, Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik KemenPAN-RB Andi Rahadian menyatakan, belum ada anggaran untuk PPPK sampai saat ini.”Harus menunggu payung hukum dulu baru ada anggarannya. Jadi sampai sekarang belum ada meski izin prinsip sudah ada dari Kemenkeu,” jelasnya. (han)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 25 Februari 2020 13:55

Kepsek Bejat Beri Korban Boneka dan Jam Tangan

BADUNG– Terungkap fakta yang mengejutkan dari kasus WS, Kepala Sekolah…

Selasa, 25 Februari 2020 13:43

Drone Tempur Elang Hitam Jadi Prioritas Nasional

JAKARTA– Impian Indonesia segera memiliki drone tempur produk dalam negeri…

Selasa, 25 Februari 2020 10:53

188 WNI ABK Kapal World Dream Bakal Dievakuasi ke Pulau Tak Berpenghuni

Pemerintah akan segera mengevakuasi Warga Negara Indonesia 188 (WNI) yang…

Senin, 24 Februari 2020 17:11

SANGAT BEJAT..!! Kepala Sekolah di Bali Ini Perkosa Muridnya Sejak SD Hingga SMU

Pihak aparat kepolisian dari Polres Badung, Bali, menetapkan seorang kepala…

Senin, 24 Februari 2020 14:23

PARAH ABIS..!! Kepala Sekolah Perkosa Muridnya di Ruang Kepala Sekolah

Polres Badung akhirnya menetapkan WS, pelaku pencabulan terhadap seorang siswi…

Minggu, 23 Februari 2020 10:49

Dua Korban Susur Sungai di Sleman Belum Ditemukan, Pembina Pramuka Jadi Tersangka

SLEMAN– Penyisiran siswa hilang karena susur sungai diperluas menjadi 27…

Minggu, 23 Februari 2020 10:03

Lama Kesepian Ditinggal Suami, Istri Bos Kuda-Kudaan dengan Anak Buah di Gudang

Usia Karin memang tak muda lagi. Sudah 47 tahun. Tapi…

Minggu, 23 Februari 2020 09:24

Suka Ngegas Motor dan Datangi Bini Tetangga, Kepalanya Ditimpas, Adi pun Wassalam..!!

MATARAM-Terkuak motif RA membunuh tetangganya, Adi. Warga Dusun Aik Nyet,…

Minggu, 23 Februari 2020 09:22

Kejagung Kejar Aset Tersangka Korupsi di Asia dan Eropa

JAKARTA-- Penyidik Kejaksaan Agung mulai mengungkap beberapa rencana penelusuran aset…

Sabtu, 22 Februari 2020 10:18

Dua Orang Positif Terkontaminasi Radioaktif

JAKARTA- Teka-teki apakah ada warga Perumahan Batan Indah (PBI) yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers