MANAGED BY:
KAMIS
24 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 21 Januari 2020 14:08
Jaksa Agung Minta Siswa SMA yang Bunuh Begal di Malang Dikembalikan ke Orangtuanya
MENCARI KEADILAN: Dari kiri, ZA, Bakti Riza Hidayat, dan Sudarto di Pengadilan Negeri Kepanjen, Malang, kemarin. (DENNY MAHARDIKA/JAWA POS)

PROKAL.CO,

JAKARTA – Kasus siswa SMA yang membunuh begal di Malang terdengar sampai Jakarta. Kasus yang hari ini memasuki sidang pembacaan tuntutan itu bahkan mendapat atensi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Dia menyatakan, jaksa hanya akan menuntut ZA, inisial siswa SMA itu, dengan hukuman dikembalikan ke orang tuanya.

Pernyataan tersebut disampaikan Burhanuddin setelah rapat kerja dengan komisi III di gedung DPR kemarin (20/1). Dia menyatakan, pembunuhan itu terjadi karena ZA berusaha membela diri. Namun, ZA tidak dalam keadaan terpaksa penuh. Sebab, kata dia, sebenarnya si begal tidak punya keinginan memerkosa pacar ZA. Namun, ZA kadung membawa senjata tajam. Senjata itulah yang digunakan pelajar tersebut untuk membela diri dan menghabisi korban.

Burhanuddin menegaskan bahwa kejaksaan tidak menahan ZA. Menurut dia, hari ini ada pembacaan tuntutan dari jaksa penuntut umum (JPU). ’’Tuntutannya juga akan kami kembalikan ke orang tuanya,’’ tegasnya.

Sementara itu, kemarin (20/1) diadakan sidang tertutup di Ruang Sidang Anak Pengadilan Negeri Kepanjen. Agendanya mendengarkan keterangan saksi-saksi. Salah seorang saksi adalah VN, teman perempuan ZA yang berada di lokasi kejadian. Saat ditemui seusai sidang, VN kembali menceritakan peristiwa tersebut. Semua berawal pada 8 September 2019. Saat itu, ZA dan VN selesai menonton konser musik di Stadion Kanjuruhan. Perempuan kelahiran 2002 itu menerangkan, waktu kejadian sekitar pukul 19.00 di ladang tebu, Serangan, Gondanglegi, Malang.

ZA memilih jalur alternatif untuk pulang. Jalur tersebut dianggap lebih cepat lantaran aksesnya lebih enak. Namun, jalan itu sepi. ’’Melewati ladang tebu,’’ katanya. Pada saat itulah mereka dibuntuti empat orang yang mengendarai dua motor. Para pelaku langsung memepet dan memaksa ZA menepikan motornya.  Kemudian, pelaku merampas handphone dan motor korban. ’’Handphone Mas ZA sudah diberikan karena diancam,’’ cerita VN. Dua pelaku, yakni Misnan dan Aliwafa, hendak merampas motor ZA. ’’Di situ saya inget betul. Saya juga diancem-ancem mau diperkosa,’’ jelas dia.

Mendengar ancaman pemerkosaan itu, ZA yang semula menurut akhirnya melawan. Dia mengambil pisau dapur yang berada di jok motor. Pisau itu ditusukkan ke Misnan. ZA lalu ganti mengancam Aliwafa. ’’Ndredeg gak keruan, Mas. Aku langsung ambil motornya untuk ditarik ke belakang karena disuruh Mas ZA,’’ jelas VN. Menurut dia, ZA tidak tahu bahwa Misnan akhirnya meninggal dunia.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 21 September 2020 09:52
Pilih Realistis Bukan Pragmatis

Fenomena Calon Tunggal: Antara Aksi Borong Partai hingga Kandidat Punya Kualitas

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 di Balikpapan dan Kutai…

Senin, 21 September 2020 09:51

Mahar Politik Bikin Pengaderan Parpol Tak Berjalan

DUA dari sembilan daerah di Kaltim hanya memiliki calon tunggal…

Senin, 21 September 2020 09:49

Mobil Terbang dari Turki

MOBIL terbang menjadi teknologi masa depan yang banyak dikembangkan beberapa…

Minggu, 20 September 2020 12:29
Korban Prostitusi Online Diperkosa Penjaga

Terbuai Janji Nikah, Rela Berikan Servis Gratis

NAJIB/KP   Bak pagar makan tanaman, penjaga menggasak korban yang…

Minggu, 20 September 2020 12:26

Hampir 4 Tahun Off, Nah....Akhir Tahun, Rumah Sakit Islam Beroperasi

SAMARINDA–Hampir empat tahun sudah bangunan Rumah Sakit Islam (RSI) Samarinda…

Minggu, 20 September 2020 09:45

Langgar Protokol Kesehatan saat Mendaftar, Tiga Calon Kepala Daerah Ditegur Mendagri

BALIKPAPAN–Kontroversi kampanye di masa pandemi oleh peserta Pilkada Serentak 2020…

Sabtu, 19 September 2020 11:46

Pasien Covid-19 Dirawat di Hotel, Pemerintah Kumpulkan Hotel-Hotel Bintang 3 Sebagai Fasiltas Isolasi

JAKARTA—Pemerintah berencana akan menggunakan hotel-hotel kelas bintang 3 di seluruh…

Sabtu, 19 September 2020 11:35

Resesi Terburuk dalam Satu Dekade, Selandia Baru Optimistis Ekonomi Lekas Pulih

WELLINGTON– Selandia Baru sukses menekan angka penularan Covid-19. Hanya sedikit…

Sabtu, 19 September 2020 11:05

Picu Klaster Baru Covid-19, Tolak Kampanye Diselingi Konser, Kumpulan Massa Tak Lebih 100 Orang

SAMARINDA–Jalannya Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi Covid-19 memunculkan kekhawatiran.…

Sabtu, 19 September 2020 11:00

Nestapa Nelayan Tradisional di Pesisir Kaltim, Ruang Tangkap Makin Kecil, Tersingkir Geliat Perusahaan

ABDUL Kadirkaget bukan kepalang. Ketika bangun dari tidurnya di atas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers