MANAGED BY:
RABU
16 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 21 Januari 2020 10:48
Penculikan di Utara Kalimantan Marak Lagi, Ini Imbauan untuk Nelayan
Nelayan di Kaltara mesti waspada, karena perairan seputar Kaltara rawan penculikan oleh kelompok bersenjata.

PROKAL.CO,

JAKARTA- Penculikan lima orang WNI di Perairan Sabah, Malaysia Kamis (16/1) membuat pemerintah Indonesia merasa heran. Sebab, belum lama mereka berhasil membawa pulang WNI yang diculik Kelompok Abu Sayyaf dari Perairan Sabah, sudah ada lagi WNI yang diculik dari daerah yang sama. Merujuk kasus terdahulu serta informasi yang sudah diterima, Menko Polhukam Mohammad Mahfud MD memastikan, Kelompok Abu Sayyaf yang berada di balik penculik lima WNI itu.

Kepastian tersebut disampaikan oleh Mahfud ketika ditanyai oleh awak media di kantornya kemarin (20/1). "Penculiknya sama," kata dia tegas. Karena itu, dia juga merasa ada yang aneh. "Itu kan aneh juga baru bebas tiga (WNI) diambil lima," lanjutnya. Hanya, pemerintah juga tidak bisa gegabah menyikapi keanehan tersebut. Daerah operasi Kelompok Abu Sayyaf menculik WNI ada di Malaysia. Sehingga harus ada dialog lebih dulu sebelum pemerintah bertindak.

Sejatinya, Mahfud mengakui, pemerintah sudah punya ide merekomendasikan kepada otoritas Malaysia supaya mereka membuat aturan yang melarang pelayaran nelayan di Perairan Sabah. "Itu salah satu pemikiran," imbuhnya. Bila tidak demikian, dikhawatirkan penculikan WNI oleh Kelompok Abu Sayyaf terulang lagi. Diakui Mahfud, kelompok yang berbasis di Filipina itu memang sumber masalah dalam sejumlah kasus penculikan yang terjadi di Perairan Sabah.

Karena itu, perlu juga mencari jalan agar kelompok tersebut bisa ditumpas. Lantas bagaimana nasib lima WNI yang belum lama diculik? Mahfud menyampaikan bahwa dirinya akan membahas itu bersama Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno L. P. Marsudi. "Ini kan masalah keamanan di laut dan lautnya kan bukan laut Indonesia," imbuhnya. Saat dikonfirmasi terkait perkembangan upaya membebaskan lima WNI itu, Kemenlu belum bisa memberi banyak informasi.

Plt Juru Bicara (Jubir) Kemenlu Faizasyah hanya menjawab singkat pertanyaan yang diajukan Jawa Pos. "Belum ada perkembangan," ungkap dia. Identitas lima WNI yang diculik maupun tiga WNI yang sengaja dilepas juga belum diungkap kepada publik.

Faiza mengimbau para nelayan yang biasa mencari ikan di perairan tersebut untuk tidak melaut untuk mencegah terulangnya kasus penculikan. Kepada calon pekerja migran Indonesia yang berangkat ke luar negeri harus sesuai prosedur. “Hal tersebut menyangkut pendokumentasian sehingga buruh migran lebih bisa terdata dan terlindungi,” katanya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 15 Juni 2021 13:07

Sita 1,1 Ton Sabu-Sabu Timur Tengah, Masuk Indonesia Libatkan Narapidana, Polri Tetapkan Tujuh Tersangka

Indonesia masih jadi sasaran empuk pasar narkoba jaringan internasional. Salah…

Selasa, 15 Juni 2021 12:54
Prancis vs Jerman

Ego Sesama Skuad Mahal

MUENCHEN– Pesan gelandang Prancis Paul Pogba kepada rekan setimnya untuk…

Selasa, 15 Juni 2021 10:52

Kasus Covid-19 Menurun, IDI Minta Masyarakat Disiplin Prokes

Di saat penularan rendah, pemerintah bisa melonggarkan aturan pembatasan kegiatan…

Selasa, 15 Juni 2021 10:23

Rela Bayar Rp 397 Miliar demi Keluar Angkasa

WASHINGTON DC– Seseorang rela mengeluarkan uang USD 28 juta atau…

Selasa, 15 Juni 2021 10:14

Pertimbangkan Urgensi PPN Sembako, Mestinya Pemerintah Bikin Terobosan Lain

JAKARTA– Rencana pemerintah untuk tidak lagi mencantumkan bahan kebutuhan pokok…

Selasa, 15 Juni 2021 10:11

Kondisi Jalan di Kaltim Timpang, Rusak Berat karena Kendaraan ODOL hingga Penambangan

Tim sinergi bentukan BBPJN yang terdiri dari kejaksaan dan kepolisian,…

Selasa, 15 Juni 2021 10:07

Dua Bersaudara Ini Sepakat, Jembatan Tol Balikpapan-PPU Tak Lagi Prioritas

BALIKPAPAN-Gairah pemerintah membangun jembatan tol Balikpapan-Penajam Paser Utara tak lagi…

Selasa, 15 Juni 2021 10:01

Diskon Pajak Mobil 100 Persen Diperpanjang sampai Agustus

JAKARTA – Pemerintah memperpanjang pemberian insentif untuk pajak pembelian mobil…

Senin, 14 Juni 2021 10:58

Kelayakan Tol Sisi Balikpapan Diuji, Bakal Diresmikan Agustus, Bersamaan Groundbreaking IKN

BALIKPAPAN–Operator Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (JBS)…

Senin, 14 Juni 2021 10:35

Warga Saudi yang Berhaji Bayar Sampai Rp 61 Juta

JAKARTA– Sama seperti tahun lalu, pemerintah Arab Saudi hanya membuka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers