MANAGED BY:
JUMAT
07 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Selasa, 21 Januari 2020 10:39
Ingin Naungi Semua Gamer Profesional
KEKOMPAKAN: Kebanyakan turnamen e-Sport terdiri oleh tim. Menurut Ifan, penting menjaga kekompakan. Demi mengatur strategi dan mendapatkan chemistry yang tepat, hal itu harus jadi perhatian.

PROKAL.CO,

OLAHRAGA elektronikatau biasa disebut e-Sport merupakan istilah kompetisi permainan video dengan pemain jamak (multi-player). Sering disamakan dengan gaming, padahal berbeda. Meski berhubungan, namun gaming hanya dimainkan untuk mengisi waktu luang. Tidak untuk profesional.

Bila sebelumnya identik game untuk PC dan konsol, kini merambah game mobile. Di Indonesia, e-Sport semakin dikenal sejak dimasukkan sebagai cabang olahraga terbaru pada Asian Games 2018. Banyak perwakilan negara mengirimkan tim untuk bertanding. Membuktikan jika antusiasme pemainnya cukup tinggi.

Di Kaltim, pemain e-Sport dinaungi oleh Indonesia e-Sports Association (IeSPA) yang baru dibentuk tahun lalu. Menjadi provinsi ke-14 yang membentuk IeSPA di Indonesia. Suryanata Rahardja selaku sekretaris menjelaskan, IeSPA berada di bawah Asian Electronic Sports Federation (AESF) yang merupakan asosiasi resmi dunia.

Dalam waktu dekat, IeSPA resmi bernaung di bawah KONI. Salah satu syaratnya harus memiliki cabang di 50 persen provinsi plus satu. Indonesia ada 34 provinsi, maka setidaknya harus ada di 18 provinsi. Jika tak memenuhi syarat, maka tidak bisa. Salah satu target IeSPA juga mampu menembus ke Pekan Olahraga Nasional (PON).

Bicara atlet e-Sport Kaltim, diakui Surya prestasinya sudah cukup meningkat dan semakin baik. Ada yang menang di tingkat nasional dan internasional. “Kalau PC, memang mulai menurun. Ada beberapa faktor yang menyebabkan kurangnya dukungan untuk PC. Menurutku sekarang yang nomor satu dan paling mudah itu ya mobile. Kedua console karena setting-annya enggak seribet PC,” jelas Surya ditemui awal pekan lalu.

Bicara masa depan e-Sport, Surya ingin mencontoh negara maju seperti Korea dan Jepang dengan menyediakan kartu e-Sport. Kartu itu salah satu benda yang mampu memperbolehkan pemain untuk ikut ke jenjang formal. Per tahun, atlet wajib membayar sejumlah uang sekaligus membantu biaya operasional IeSPA. Perihal berapa jumlahnya masih belum bisa dipastikan karena masih rencana. Walhasil, jika tidak ada kartu itu, maka tidak bisa mengikuti kompetisi resmi. Surya mengungkapkan jika ide tersebut mendapat sambutan positif IeSPA pusat.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 03 Agustus 2020 11:47

Dilema Belajar Online, Guru dan Orangtua Dituntut Saling Sesuaikan Kondisi

Pandemi virus corona memaksa masyarakat beraktivitas lain dari biasanya. Imbauan…

Senin, 03 Agustus 2020 11:46

Tatap Muka Hanya untuk Zona Hijau

SURAT keputusan bersama dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian…

Senin, 03 Agustus 2020 11:45
Daring Tak Efektif, Guru Harus Kreatif

Dulu Guru Sabar dengan Anaknya, Sekarang Sabar dengan Orangtuanya

SEJAK Maret, semua sekolah diimbau untuk melakukan kegiatan belajar dari…

Senin, 03 Agustus 2020 11:43

Belajar Daring, Terapkan Disiplin Tanpa Paksaan

METODE belajar paling efektif pada dasarnya adalah tatap muka. Sebab,…

Selasa, 28 Juli 2020 09:37

Ini Dia, Menu Diet yang Tepat Selama Pandemi Covid-19

Makanan bergizi harus menjadi yang utama untuk meningkatkan imun tubuh…

Selasa, 28 Juli 2020 09:34

Kayu Manis Mampu Mencegah Diabetes Tipe 2

 Kayu manis telah lama dipercaya memiliki manfaat untuk kesehatan. Dalam…

Senin, 20 Juli 2020 10:36

Waspada Gangguan Kulit yang Tak Bisa Sembuh

SEAKAN tidak peduli, masyarakat kerap saja percaya dengan kosmetik ilegal.…

Senin, 20 Juli 2020 10:30

Ada Izin Edar, Bikin Tenang Berjualan

PADA 2013, Ria Rahim sudah bisa meracik losion handbody. Sebagai…

Senin, 20 Juli 2020 10:14

Creamy Avokad dan Kopi Bertemu, Jadi Begini Nikmatnya...

TAK semua buah cocok bersanding dengan pahitnya kopi. Nah, buah…

Senin, 20 Juli 2020 10:13

Shawarma dengan Cita Rasa Khas

Tampil beda dengan hidangan khas hotel. Kebab atau shawarma dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers