MANAGED BY:
RABU
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Senin, 20 Januari 2020 13:23
Antisipasi Bencana Banjir di PPU, Normalisasi Bergulir di Tiga Sungai
Banyak cara mencegah banjir. Salah satunya menormalisasi sungai. Baik melakukan pengerukan ataupun penyodetan. Itulah yang kini dilakukan Pemkab PPU untuk mengantisipasi musibah akibat curah hujan atas normal.

PROKAL.CO, Banyak cara mencegah banjir. Salah satunya menormalisasi sungai. Baik melakukan pengerukan ataupun penyodetan. Itulah yang kini dilakukan Pemkab PPU untuk mengantisipasi musibah akibat curah hujan atas normal.

 

PENAJAM - Demi mencegah bencana banjir yang rawan terjadi, tiga sungai di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dinormalisasi. Seperti diketahui Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan, memperkirakan pada akhir Februari hingga Maret di bagian selatan PPU bakal mengalami curah hujan tinggi dan sifatnya atas normal.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU Nurlaila menerangkan, demi mereduksi bencana banjir, pihaknya melakukan survei di berbagai tempat. Dibantu instansi terkait, beberapa sungai jadi perhatian karena dangkal dan tersumbat. Sehingga harus dinormalisasi. Di antaranya Sungai Miyango di Kecamatan Sepaku, Sungai Sesulu di Kecamatan Waru, dan Sungai Riko di Kecamatan Penajam.

Dikatakan, pengerukan Sungai Miyango dilakukan antarbatas Desa Karang Jinawi dengan Kelurahan Sepaku. Normalisasi sungai tersebut pun sudah berlangsung. “Normalisasi dilakukan secara spot. Di beberapa titik yang memang tersumbat, dikeruk menggunakan alat berat UPT Pekerjaan Umum Kecamatan Sepaku. Saat ini diperkirakan sudah 2 kilometer dinormalisasi,” katanya.

Sementara untuk dua sungai lainnya, lanjut Nurlaila, diproyeksikan dikerjakan pekan depan. Sungai Sesulu berlokasi di Desa Sesulu, Kecamatan Waru, dan Sungai Riko yang melintasi Kelurahan Sepan, Kelurahan Riko, dan Desa Bukit Subur. “Sungai itu sudah disurvei bersama pihak kecamatan, TNI, dan Polri. Saat ini, kami juga meminta bantuan perusahaan yang beroperasi di wilayah Riko dan Bukit Subur,” pungkasnya. (asp/ms/k18)


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers