MANAGED BY:
SENIN
28 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 20 Januari 2020 11:02
Tingkat Kemiskinan Kaltim Diklaim Rendah
Pemukiman kumuh di bantaran Sungai Karang Mumus, Samarinda. Pemprov Kaltim mengklaim jumlah masyarakat miskin di Bumi Etam masih rendah.

PROKAL.CO,

SAMARINDA – Meski mengalami peningkatan sebanyak 990 orang, Pemprov Kaltim mengklaim jumlah masyarakat miskin di Bumi Etam masih rendah. Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat, jumlah penduduk miskin pada September 2019 menyentuh 220,91 ribu orang atau mencapai 5,91 persen dibandingkan jumlah penduduk Bumi Etam. Naik dibandingkan dengan Maret 2019 yang hanya sebesar 219,92 ribu atau (5,94 persen).

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengatakan, jumlah kemiskinan di Kaltim tergolong rendah jika dibandingkan dengan angka kemiskinan nasional mencapai 9,22 persen. Namun tidak menandakan daerah ini cukup sejahtera. “Meski begitu, bukan berarti kita diam saja. Secara angka cukup baik karena di bawah nasional, tapi tidak mustahil yang miskin itu lebih dari data yang tercatat,” jelasnya, Minggu (19/1).

Orang nomor dua di Bumi Etam ini mengungkapkan, selama menjabat dia kerap menemukan masih banyak masyarakat yang miskin. Bahkan tidak bisa bayar sekolah dan sebagainya. Menurutnya, untuk mengatasi kemiskinan diperlukan upaya perluasan ketenagakerjaan.

Jika jumlah pengangguran banyak, maka tingkat kemiskinan akan terus meningkat. Sehingga, pihaknya mengharapkan kegiatan peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang diperlukan. Peluang-peluang membuka lapangan pekerjaan ini yang harus diperbanyak. “Sebab tingkat kemiskinan Kaltim masih menjadi PR (pekerjaan rumah) bersama. Tidak hanya Kaltim, tapi menjadi PR Indonesia juga,” tuturnya.

Hadi menjelaskan, pihaknya bisa memastikan angka kemiskinan bisa terus menurun. Hanya, dibutuhkan waktu. Tidak bisa instan. Agar kemiskinan dapat berkurang dan masyarakat Kaltim sejahtera semua, salah satunya dengan memanfaatkan dana bantuan sosial, dana desa dan sebagainya untuk mengurangi kemiskinan.

Dana tersebut dapat dipergunakan untuk peningkatan kualitas rumah swadaya, penyediaan rumah susun, penyediaan benih dan bibit, pembangunan irigasi pertanian serta pengadaan peralatan pertanian. “Agar kemampuan masyarakat meningkat lalu SDM berkualitas semakin banyak. Jika pengangguran menurun maka kemiskinan pasti akan berkurang,” pungkasnya. (ctr/ndu/k18)

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 21 September 2020 09:52
Pilih Realistis Bukan Pragmatis

Fenomena Calon Tunggal: Antara Aksi Borong Partai hingga Kandidat Punya Kualitas

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 di Balikpapan dan Kutai…

Senin, 21 September 2020 09:51

Mahar Politik Bikin Pengaderan Parpol Tak Berjalan

DUA dari sembilan daerah di Kaltim hanya memiliki calon tunggal…

Senin, 21 September 2020 09:49

Mobil Terbang dari Turki

MOBIL terbang menjadi teknologi masa depan yang banyak dikembangkan beberapa…

Minggu, 20 September 2020 12:29
Korban Prostitusi Online Diperkosa Penjaga

Terbuai Janji Nikah, Rela Berikan Servis Gratis

NAJIB/KP   Bak pagar makan tanaman, penjaga menggasak korban yang…

Minggu, 20 September 2020 12:26

Hampir 4 Tahun Off, Nah....Akhir Tahun, Rumah Sakit Islam Beroperasi

SAMARINDA–Hampir empat tahun sudah bangunan Rumah Sakit Islam (RSI) Samarinda…

Minggu, 20 September 2020 09:45

Langgar Protokol Kesehatan saat Mendaftar, Tiga Calon Kepala Daerah Ditegur Mendagri

BALIKPAPAN–Kontroversi kampanye di masa pandemi oleh peserta Pilkada Serentak 2020…

Sabtu, 19 September 2020 11:46

Pasien Covid-19 Dirawat di Hotel, Pemerintah Kumpulkan Hotel-Hotel Bintang 3 Sebagai Fasiltas Isolasi

JAKARTA—Pemerintah berencana akan menggunakan hotel-hotel kelas bintang 3 di seluruh…

Sabtu, 19 September 2020 11:35

Resesi Terburuk dalam Satu Dekade, Selandia Baru Optimistis Ekonomi Lekas Pulih

WELLINGTON– Selandia Baru sukses menekan angka penularan Covid-19. Hanya sedikit…

Sabtu, 19 September 2020 11:05

Picu Klaster Baru Covid-19, Tolak Kampanye Diselingi Konser, Kumpulan Massa Tak Lebih 100 Orang

SAMARINDA–Jalannya Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi Covid-19 memunculkan kekhawatiran.…

Sabtu, 19 September 2020 11:00

Nestapa Nelayan Tradisional di Pesisir Kaltim, Ruang Tangkap Makin Kecil, Tersingkir Geliat Perusahaan

ABDUL Kadirkaget bukan kepalang. Ketika bangun dari tidurnya di atas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers