MANAGED BY:
SENIN
17 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Minggu, 19 Januari 2020 13:13
Kuburan Longsor Belum Dapat Perhatian
PERBAIKAN SEMENTARA: Beberapa warga mencoba membuat turap menggunakan papan agar makam tak kembali bergeser. DADANG YS/KP

PROKAL.CO, Puluhan makan di TPU Muslimin, Jalan Lumba-Lumba, yang bergeser imbas tanah longsor, Kamis (16/1) hingga kini belum mendapat penanganan khusus dari pemerintah maupun instansi terkait.

 

SAMARINDA–Sejak pagi hari (17/1), Herli (42) bersama tiga rekannya sudah sibuk dengan perkakas tukang kayu. Hujan yang mengguyur Kota Tepian, beberapa hari lalu, mengakibatkan longsor pada tempat pemakaman umum (TPU), Kamis (16/1) lalu.

"Makam tante saya kena longsor juga, bergeser juga," ucap Herli. Papan kayu, disusun di beberapa tanah yang telah dicangkul. Hanya berkisar sekitar 50 sentimeter dari makam-makam yang mulai bergeser. "Kami buatkan turap (dinding penyangga) biar nggak geser lebih jauh," jelasnya.

"Makam lain juga kami benahi, pihak keluarganya yang meminta, dan ada juga diberikan upah dan materialnya," sambung dia.

Namun, dia mengaku tak bisa memperbaiki seluruh makam. Tanah yang telah menjadi "bubur" dan rawan akan longsor membuatnya tak ingin ambil risiko. Herli menduga akan ada longsor lanjutan, terlebih jika hujan kembali turun. "Tanah masih bisa longsor, lihat aja ada retakan di atas, nggak berani kami," pungkas sambil menunjuk tanah yang retak. 

Kaltim Post sempat meminta keterangan dari Ketua RT 15, Kelurahan Selili, Ismono. Dia menuturkan, pihak kelurahan sudah melakukan peninjauan, juga telah dilaporkan ke pihak kecamatan. "Pengurus makam sudah lapor juga kok ke kecamatan, mungkin sudah sampai ke wali kota," imbuhnya.

Ismono berharap, bantuan dapat tersalurkan dengan cepat. Jika tidak, longsor bisa saja terjadi kembali. "Harapannya bisa dibantu, ya untuk buat turap, kan antisipasi perlu biaya juga," pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda Hendra AH menjelaskan, untuk titik banjir sudah dilakukan pemantauan. "Udah kami tinjau kok (TPU Muslimin Selili), dari pihak kelurahan juga ada laporan sudah," ucapnya.

Hendra mengakui untuk penanganan memang belum dilakukan. Dinas PUPR yang memiliki sejumlah sarana alat berat juga telah dihubungi untuk penanganan longsor. "Kami koordinasikan juga ke PUPR, nantinya dibahas dulu, takutnya butuh alat berat," tutur Hendra.

"Yang penting tak ada korban jiwa, untuk penganan pasti ada, koordinasi sudah juga. Tinggal eksekusi," akunya. (*/dad/dns/k8) 

 


BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers