MANAGED BY:
SABTU
22 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Minggu, 19 Januari 2020 10:39
Banjir Surut, Tapi Tetap Waspada Karena Samarinda Masih Potensi Hujan Lebat
Meski dalam dua hari intensitas hujan menurun, namun Samarinda masih potensi diguyur hujan lebat. (MYAMIN/PROKAL.CO)

PROKAL.CO,  Samarinda - Empat hari sudah warga Jalan Pakis Merah, Kelurahan Sempaja Timur, Samarinda Utara terendam banjir, dan kini air sudah mulai berangsur-angsur surut. Sebagian warga, terlihat mulai membersihkan rumah dan perabotan mereka yang berlumpur akibat tergenang air. Semula warga yang tidak berani kembali ke rumah, kini mulai kembali ke rumah dan terlihat aktivitas seperti menjemur kasur, mencuci perabotan rumah tangga, hingga mengepel lantai.

“Alhamdulillah mulai hari Kamis kemarin sudah mulai surut, hari Jumat juga dan hari ini (Sabtu) tinggal beberapa titik saja. Jadi sekarang ini sebagian warga sudah bersih-bersih rumah dan sebagian lagi belum karena masih tergenang banjir rumahnya,” ujar Suyono, Ketua RT 45 Sempaja Timur dilansir Selasar.co.

Sebelumnya, banjir dengan kedalaman 60-80 cm merendam kawasan ini. Air mulai menunjukkan tanda-tanda surut sejak Kamis (16/1/2020), hingga saat ini banjir hanya berketinggian sekitar 20 cm. Rendi, warga Jalan Pipit 1 mengaku mengungsi bersama keluarganya ke rumah kerabat setelah rumahnya terendam banjir cukup dalam.

“Kebetulan kemarin habis mengungsi selama 4 hari di rumah mertua. Hari ini baru balik melihat situasi rumah. Ini sekarang lagi bersih-bersih rumah ngepel,” ujarnya.

Terpisah, Ana Kaniya, prakirawan (forecaster) BMKG Samarinda menjelaskan, perkiraan cuaca pada tanggal 17 sampai 19 Januari 2020 di Samarinda masih menunjukkan potensi hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat atau petir.

“BMKG Samarinda memperkirakan dari tanggal 17 hingga 19 Januari 2020 Samarinda masih berpotensi hujan lebat dan disertai petir. BMKG mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang ditimbulkan seperti banjir dan tanah longsor,” jelasnya. (pro)


BACA JUGA

Jumat, 21 Februari 2020 14:49

Beach Club Pemilik Lab Daur Ulang Sampah, Hasilkan Kotak Sabun, Lilin, serta Batu Bata

Banyak beach club di Bali. Namun, baru Potato Head yang…

Jumat, 21 Februari 2020 14:37

RUU Ciptaker Rawan Konflik Agraria, Masyarakat Rawan Kehilangan Tanah Atas Nama Bisnis

JAKARTA---Kesulitan pengadaan tanah adalah salah satu dasar dari dibuatnya UU…

Jumat, 21 Februari 2020 14:36

Komponen Cadangan TNI dari Masyarakat Sipil

JAKARTA– Kementerian Pertahanan (Kemhan) segera merealisasikan pembentukan komponen cadangan atau…

Jumat, 21 Februari 2020 14:36

Komponen Cadangan TNI dari Masyarakat Sipil

JAKARTA– Kementerian Pertahanan (Kemhan) segera merealisasikan pembentukan komponen cadangan atau…

Jumat, 21 Februari 2020 11:29

Malaysia Sodorkan Pembangunan Infrastruktur

BALIKPAPAN – Perpindahan ibu kota Negara (IKN) ke Kaltim, menarik…

Kamis, 20 Februari 2020 16:55

Orangtua Yusuf Minta Keadilan ke Presiden

KASUS Yusuf Ahmad Gazali, balita yang ditemukan tewas tanpa kepala…

Kamis, 20 Februari 2020 16:51

PDIP Umumkan Empat Jagoan Kepala Daerah Kaltim, Siapa Saja?

JAKARTA–Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi partai pertama yang mengumumkan…

Kamis, 20 Februari 2020 14:56

Terancam Longsor, Warga Desa Mulawarman Mengungsi

Adanya pergerakan tanah di Desa Mulawarman membuat warga setempat mengungsi.…

Kamis, 20 Februari 2020 12:11

Mobil Hancur, Ajaibnya Penumpang Selamat

SAMARINDA–Untuk kesekian kalinya sejak dioperasikan akhir tahun lalu, kecelakaan lalu…

Kamis, 20 Februari 2020 12:08
Mengendus Persekongkolan Pelaksanaan Tender Pemerintah

Pengawasan Lemah, Syarat Bisa Dipalsukan

Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) tak mampu menghentikan persekongkolan, antara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers