MANAGED BY:
RABU
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Minggu, 19 Januari 2020 10:35
Soal Pendataan SDA Kaltim, Kadis ESDM Akui Lemah
Wahyu Widi Heranata

PROKAL.CO, SAMARINDA - Kepala Dinas ESDM Kaltim Wahyu Widhi Heranata mengakui kelemahan pendataan SDA di Kaltim, terutama hasil tambang batu bara. Hal ini ia sampaikan saat ditemui awak media, saat dimintai tanggapannya terkait pernyataan gubernur yang menyebabkan buruknya perhitungan hasil produksi SDA (Sumber Daya Alam) di Kaltim.

Dilansir Selasar.co, menurut Wahyu, minimnya personel pengawasan membuat ESDM Kaltim kesulitan memperbaiki persoalan tersebut. "Kewenangan kita itu hanya saat mau pengapalan saja. Tapi, kalau sudah berlayar bukan lagi kewenangan kita dalam mengawasi," ujarnya.

"Kalau sudah berlayar, bukan lagi kewenangan kita. Tapi, itu kewenangan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP). Jadi, saya mengakui memang kalau pengawasan kita itu masih sangat lemah. Seperti, yang disampaikan Pak Gubernur, kemarin," lanjut Wahyu.

Dirinya pun mengakui hingga saat ini perhitungan produksi SDA Kaltim belum dilakukan secara maksimal. "Saya jujur saja, kami memang masih lemah dalam hal pendataan. Jadi sekarang di kantor saya sedang mencoba memperkuat database SDA khususnya batu bara," jelasnya.

Ia pun mengungkapkan, saat ini tidak semua SDA yang diangkut melalui sungai Mahakam adalah legal. "Angka produksi tercatat di kami semua. Yang ilegal ini yang kami tidak bisa kontrol, karena yang memeriksa setiap pengapalan itu surveyor bukan dinas ESDM. Dan surveyor ini di Indonesia hanya ada 8," tegasnya.

Perbaikan demi perbaikan, dituturkan Widhi, memang harus dilakukan untuk melindungi SDA di Kaltim. Salah satunya, melakukan digitalisasi pendataan hasil tambang batu bara yang akan keluar dari Kaltim.  "Selama ini kami masih (perhitungan) secara manual sementara seharusnya sudah digital," imbuhnya.

Ditanyakan berapa kebocoran SDA yang dimaksudkan oleh Gubernur Kaltim, Widhi enggan menjawab, karena hingga saat ini Dinas ESDM Kaltim belum memiliki data mendetail terkait hal ini. "Itu pertanyaan yang bagus. Tapi, kita masih belum ada data soal prediksi itu. Jadi, kita tidak bisa menduga-duga berapa yang bocor dari aktivitas curang itu," pungkasnya.

Seperti diketahui sebelumnya saat penyampaian pidato di peringatan HUT ke-63 Kaltim, Isran Noor sempat menyinggung masih buruknya pendataan produksi SDA di Kaltim.

"Kayu lewat Sungai Mahakam kayak semut saja. Kita tidak pernah mendata dengan baik. Batu bara juga lewat kayak semut di Sungai Mahakam tidak pernah kita data dengan benar. Minyak kita, gas kita juga," ucapnya. (sls/pro)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers