MANAGED BY:
SELASA
25 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Sabtu, 18 Januari 2020 10:03
Diduga Penularan Antraks dari Daerah Lain
Kasus antraks di Gunung Kidul mulai terdeteksi pada 17 Desember lalu. Seekor kambing terdeteksi penyakit tersebut. Sehari setelahnya, kambing itu disembelih dan dimasak. Selanjutnya 26 Desember, kasus antraks ditemukan pada manusia.

PROKAL.CO, JAKARTA- Kementerian Kesehatan kemarin (17/1) mengunjungi Gunung Kidul guna memastikan kasus antrak di wilayah tersebut. Hingga kemarin ada 54 orang yang diperiksa ke laboratorium. 27 orang dinyatakan positif antraks namun sudah kembali ke keluarga.

Kasus antraks di Gunung Kidul mulai terdeteksi pada 17 Desember lalu. Seekor kambing terdeteksi penyakit tersebut. Sehari setelahnya, kambing itu disembelih dan dimasak. Selanjutnya 26 Desember, kasus antraks ditemukan pada manusia.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Anung Sugihantono menyatakan bahwa telah melakukan penyelidikan epidemologi. Caranya dengan menelusuri siapa saja yang melakukan kontak dengan kambing. "Siapa yang motong, masak, dan makan," ucapnya kemarin. 

Anung menjelas 27 orang yang bergejala antraks telah dirawat dengan tata kelola pasien antraks. Mereka diobservasi namun tidak dirawat inap. Alasannya karena belum ada penularan antraks dari manusia ke manusia. "27 orang lagi tidak terbukti antraks," ujarnya. 

Pria asli Semarang tersebut menyatakan bahwa sempat menyatakan kejadian luar biasa (KLB) antraks di Gunung Kidul. KLB dinyatakan pada minggu terakhir Desember. Namun karena pada minggu pertama Januari tidak ditemukan kasus baru, maka status tersebut dihentikan. "Namun masih kami pantau karena ditemukan kasus antrak pada hewan pada 6 Januari," ungkap Anung. 

Gunung KIdul merupakan lumbung ternak di Propinsi DI Jogjakarta. Hampir 70 persen ternak di propinsi tersebut berasal dari Gunung Kidul. Di kabupaten tersebut ada tiga pasar besar. 

Sebelumnya, pernah ada kasus antraks di Kabupaten Kulonprogo. Anung menyatakan bahwa ada kemungkinan penularan antar daerah. Sebab spora antraks bisa bertahan dalam waktu yang lama di alam. Bahkan spora tersebut tidak mati pada kondisi panas. Untuk itu ada penangan yang ideal. "Bangkainya harus dikubur minimal 2 meter, diberi desinfektan, dan idealnya tutup pakai semen," kata Anung. 

Anung menghimbau agar masyarakat tidak panik. Namun, tetap waspada. "Jangan takut makan daging. Dipastikan saja daging dan cara masaknya sehat," katanya. (lyn)

loading...

BACA JUGA

Senin, 24 Februari 2020 17:27

Dicalonkan Ketua Golkar Kaltim, Isran Tersenyum dan Enggan Jawab Pertanyaan Wartawan

SAMARINDA - Isran Noor kembali enggan menjawab pertanyaan wartawan. Kali…

Senin, 24 Februari 2020 15:10

Panik Corona, Korea Tetapkan Status Darurat

Korea Selatan (Korsel) makin panik dengan persebaran virus corona. Terakhir,…

Senin, 24 Februari 2020 14:45

Gara-gara Virus Korona, Bali Bisa Kehilangan Sejuta Wisatawan Tiongkok, Pantai Kuta Kini Didominasi Turis India

Keputusan pemerintah menghentikan penerbangan dari dan ke Tiongkok membuat pariwisata…

Senin, 24 Februari 2020 14:14

Seluruh Siswa Berhasil Ditemukan, Korban Meninggal Susur Sungai Jadi 10 Orang

JAKARTA--  Tim SAR Gabungan dibawah koordinasi BPBD Yogyakarta berhasil menemukan…

Senin, 24 Februari 2020 14:10

KPK Minta Parpol Usung Calon Tanpa Mahar

JAKARTA- KPK memberikan perhatian serius terhadap proses pencalonan kepala daerah…

Senin, 24 Februari 2020 14:08

Di Proyek Ini Tenaga Kerja Tiongkok Tak Datang, Pakai Tenaga Lokal

JAKARTA– Proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung sempat dikhawatirkan molor pasca…

Senin, 24 Februari 2020 13:27

Prabowo Berjaya di Dua Survei sebagai Capres

JAKARTA – Habisnya kesempatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai petahana…

Senin, 24 Februari 2020 10:26

Usai Hentikan 36 Perkara, KPK Bikin Kontroversi Lagi, Kali Ini Mau Kendalikan Informasi Publik

JAKARTA– Setelah menghentikan 36 perkara di tingkat penyelidikan, Komisi Pemberantasan…

Minggu, 23 Februari 2020 10:46

Dukungan Golkar-PDIP Belum Cukup, Rahmad Mas'ud Pepet Parpol Lain

Mendapatkan dukungan dari PDI Perjuangan (PDIP), bagi Rahmad Mas’ud belum…

Minggu, 23 Februari 2020 09:08

Tambang Ilegal Sudah Beraksi Tiga Minggu, Polisi Amankan Tujuh Orang

TENGGARONG- Jaringan terduga penambang ilegal yang diamankan anggota Polsek Loa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers