MANAGED BY:
SENIN
17 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Jumat, 17 Januari 2020 22:00
KLHK Investigasi Tambang Ilegal di IKN
Lokasi IKN yang tak jauh dari teluk Balikpapan.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN–Kegiatan pertambangan di sekitar lokasi calon ibu kota negara (IKN) yang baru masih menjadi atensi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Investigasi terhadap pengerukan batu bara tak berizin itu terus dilakukan. Sembari berkomunikasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk menindak tegas aktivitas ilegal tersebut.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat KLHK Djati Witjaksono Hadi mengatakan, saat ini penyelidikan terhadap aktivitas pengerukan emas hitam itu dilakukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Penegakan Hukum (Gakkum) KLHK. “Masih terus dilakukan. Dan saya belum dapat perkembangan terakhirnya,” kata dia saat dikonfirmasi.

Tahun lalu, beberapa praktik penambangan ilegal di sekitar kawasan calon IKN sempat ditangani KLHK. Salah satunya, aktivitas pertambangan di Tahura Bukit Soeharto, Kecamatan Samboja, Kukar, yang ditangani Balai Gakkum KLHK Kalimantan pada September 2019. Dua tersangka telah diamankan; NI (36) dan DH (53).

Keduanya dijerat Pasal 17 Ayat 1 Huruf a dan b juncto Pasal 89 Ayat 1 Huruf a dan b Undang-Undang 18/2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 10 miliar.

Untuk konteks wilayah calon IKN di Kaltim, Djati menegaskan, KLHK bertugas menyiapkan kajian lingkungan hidup strategis (KLHS). “Untuk pendataan (tambang ilegal) dilakukan Kementerian ESDM atau Dinas ESDM Kaltim,” terangnya.

Pengawasan praktik pertambangan ilegal memang diakui Pemprov Kaltim masih minim. Sumber daya yang terbatas kerap jadi alasan. Untuk wilayah Kaltim, hanya ada 38 inspektur tambang yang dikerahkan untuk mengawasi 1.400-an izin usaha pertambangan.

Lantaran terlalu fokus pada perusahaan pertambangan yang memiliki izin, sehingga membuka celah bagi kegiatan pertambangan ilegal. Bahkan, diketahui masih banyak kegiatan pertambangan tak berizin yang luput dari pengawasan Dinas ESDM Kaltim. Jadi, pendataan menjadi urung dilakukan.

“Jadi ini masalahnya. Makanya saya minta kepada Kementerian ESDM, mungkin inspektur tambang bisa diperbanyak. Sehingga bisa melakukan pengawasan yang masif,” kata Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi kepada Kaltim Post, beberapa waktu lalu.

Pada rapat terbatas di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/1) lalu, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar menegaskan akan menindak aktivitas pertambangan ilegal di sekitar calon IKN baru di PPU dan Kukar. Sebab itu, pihaknya segera mengecek lokasi tambang yang beroperasi di wilayah Kaltim. Jika terbukti ilegal, aktivitas akan dihentikan.

"Kalau ilegal nggak boleh dong diterusin, apalagi di ibu kota negara. Tapi, solusinya apa kalau dia masyarakat? Kalau swasta dia juga harus seperti apa? Kita lihat izinnya seperti apa, proyeksinya seperti apa. Itu semua lagi diteliti," kata Siti.

Menurut dia, Kementerian LHK sedang meneliti seluruh kegiatan tersebut. Sehingga bisa memberikan solusi terbaik agar masyarakat sekitar tidak kehilangan mata pencarian.

"Jadi, sebetulnya bukan hanya KLHK, melainkan juga Kementerian ESDM kan di sana ada bagian Direktorat Jenderal Mineral. Berarti bagian pertambangan itu juga sebetulnya dalam perspektif urusan stakeholder tertinggi kementerian pembinanya. Kementerian nggak boleh lepas,” tandas dia. (kip/dwi/k8)

 

loading...

BACA JUGA

Minggu, 16 Februari 2020 18:58

9 Mahasiswa Kaltim yang Kuliah di China Pulang, Ini Kisah Mereka Sejak Corona Merebak

SAMARINDA - Sembilan dari 14 mahasiswa se Kaltim dari Wuhan…

Minggu, 16 Februari 2020 12:45

Jakarta Setelah Ibu Kota Pindah, Gedung DPR Sudah Ada yang Ngincar

Pasca pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur, sejumlah aset…

Minggu, 16 Februari 2020 11:48

Sambut 5 Mahasiswa dari Wuhan, Rizal : Masyarakat Jangan Punya Anggapan Macam-macam

SAMARINDA - Walikota Balikpapan Rizal Effendi menyambut kedatangan 5 mahasiswa…

Sabtu, 15 Februari 2020 13:15

Bahan Baku Masih Terbatas, Lokasi IKN Baru Krisis Air

BALIKPAPAN–Ketersediaan air di calon ibu kota negara (IKN) menjadi sorotan…

Sabtu, 15 Februari 2020 12:40

Peredaran Narkoba di Kaltim dari Malaysia, Ada Celah di Akses Darat

SAMARINDA-Menyelesaikan masalah peredaran narkoba tak semudah membalikkan telapak tangan. Parahnya,…

Sabtu, 15 Februari 2020 12:39

Musda Golkar Kaltim, Keluarga Mas’ud All Out

SAMARINDA–Opsi diskresi oleh ketua umum Golkar bisa saja mencuat dalam…

Sabtu, 15 Februari 2020 12:36

SEMUA SEHAT..!! Lewati Masa Inkubasi Virus Corona, 14 Pelajar Kaltim Pulang

SAMARINDA–Hari ini (15/2), 238 WNI dari Provinsi Hubei, Tiongkok akan…

Sabtu, 15 Februari 2020 12:23

Draf RUU Cipta Lapangan Kerja, Bisa Kontrak Seumur Hidup dan Tak Dapat Pesangon

JAKARTA – Kerja! Kerja! Kerja! Slogan Kabinet Kerja era kepimpinan…

Sabtu, 15 Februari 2020 12:04

Garda Terdepan Yang Paling Rawan Terpapar COVID-19

WUHAN– Jam masih menunjukkan pukul 03.00 ketika Wang Xiaoting menembus…

Sabtu, 15 Februari 2020 11:48

Masih Ada 3 Ribuan Warga Tiongkok di Bali, 468 Warga RRT Mengajukan Perpanjangan Izin Tinggal Darurat

Virus Corona membuat semuanya geger. Yang paling kena imbasnya tentu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers