MANAGED BY:
RABU
30 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

MANCANEGARA

Kamis, 16 Januari 2020 14:54
Sektor Industri AS Masih Rawan, Tiongkok Belum Akui Pemaksaan Transfer Teknologi

PROKAL.CO,

WASHINGTON – Kesepakatan dagang AS-Tiongkok fase pertama resmi sudah. Kemarin (15/1) waktu lokal, dua negara adidaya itu menandatangani perjanjian untuk melakukan perdagangan bilateral lebih adil. Namun, banyak juga yang merasa tak diuntungkan.

Menurut CNBC, upacara resmi penandatanganan dijadwalkan pukul 11.30 waktu setempat atau 23.30 WIB tadi malam. ’’Tentu saja saya senang jika detail perjanjian mengandung konsesi signifikan Tiongkok yang dirahasiakan. Tapi, saya juga sudah siap jika dokumen lengkapnya justru mengecewakan,’’ kata Scott Kennedy, pakar isu ekonomi AS-Tiongkok dari Center for Strategic and International Studies.

Rezim Presiden AS Donald Trump memang tak pernah memilih jalur konvensional. Biasanya, kesepakatan dagang dibahas Kongres sebelum bisa disepakati. Pemangku kepentingan lainnya seperti pebisnis, petani, dan pengacara bisnis juga mendapat kesempatan untuk meneliti isi perjanjian sebelum diresmikan.

Namun, Trump maupun pemerintah Tiongkok menutup rapat dokumen yang dikabarkan terdiri atas 80 halaman itu. Gedung Putih hanya memastikan bahwa Tiongkok bersedia memenuhi tuntutan utama AS. Yakni, menghentikan praktik pencurian kekayaan intelektual.

Clete Willems, rekanan dari Akin Gump, mengatakan bahwa Tiongkok setuju untuk menghukum perusahaan yang mencuri rahasia dagang atau aset intelektual. Yang belum disetujui adalah pencegahan upaya peretasan perusahaan AS.

’’Yang menjadi masalah, Tiongkok belum mengakui ada upaya pemaksaan transfer teknologi. Itu berarti Tiongkok menganggap praktik dan sistem selama ini tidak melanggar apa pun,’’ ungkap Derek Scissors, peneliti American Enterprise Institute, kepada New York Times.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 29 September 2020 11:31

Konflik Armenia dengan Azerbaijan, Pertempuran di Nagorny-Karabakh Kian Sengit

BAKU- ’’Campur tangan pihak luar dalam konflik ini tidak bisa…

Minggu, 27 September 2020 10:01

Tak Terima Putusan Kasus Breonna Taylor, Massa Tak Terkendali di Louisville

LOUISVILLE – Breonna Taylor ditembak mati pada Jumat dini hari…

Minggu, 27 September 2020 09:40

Jepang Pamer Gundam Raksasa

Megaproyek robot raksasa Gundam telah selesai dirakit. Saat ini robot…

Jumat, 25 September 2020 13:19

Terang-terangan Tuding Demokrat Curang, Trump Yakin Hasil Pemilu Ditentukan di MA

WASHINGTON DC – Presiden AS Donald Trump enggan turun takhta.…

Jumat, 25 September 2020 13:18

Bank Australia Didenda Rp 13 Triliun

SYDNEY – Raksasa perbankan Australia Westpac baru saja memecah rekor.…

Kamis, 24 September 2020 15:16

Penembak John Lennon Minta Maaf pada Yoko Ono

Pembunuh John Lennon, Mark Chapman mengakui perbuatannya. Dia nekat melakukan…

Kamis, 24 September 2020 12:46

AS-Tiongkok Saling Serang di Forum PBB

NEW YORK– Tiongkok dan AS jadi sorotan di sidang Majelis…

Kamis, 24 September 2020 12:42

Raksasa Gundam Akhirnya Bergerak

Penggemar fanatik anime robot Gundam dibuat histeris pekan ini. Mereka…

Rabu, 23 September 2020 12:17

The Ellen DeGeneres Show, Awali Season dengan Maaf

The Ellen DeGeneres Show kembali mengudara pada Senin (21/9) waktu…

Rabu, 23 September 2020 12:15

Misi Sulit Selamatkan Ratusan Paus Pilot

Pantai Macquarie Heads, Tasmania, Australia, seperti kuburan ikan paus. Puluhan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers