MANAGED BY:
JUMAT
21 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Kamis, 16 Januari 2020 13:52
DUH..!! Jargas Balikpapan Belum Sesuai Harapan

Minta ke Pusat 10.000 SR, Hanya Dapat 6.000 SR

Kuota jargas yang diberikan pusat tak sesuai permintaan.

PROKAL.CO, Pemasangan jaringan gas (jargas) banyak dinanti oleh warga Balikpapan. Namun sayang, kuota yang diberikan oleh pemerintah pusat ke Kota Minyak masih belum sesuai harapan.

 

BALIKPAPAN – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tahun ini hanya memberikan 6.000 sambungan rumah tangga (SR) jaringan gas untuk Kota Minyak. Namun sayang, angka itu disebut masih di bawah permintaan Balikpapan sebesar 10.000 sambungan gas.

Kabag Perekonomian Pemkot Balikpapan Panti Suhartono mengatakan pada tahun lalu Kota Minyak tidak memperoleh alokasi pembangunan jargas. Alokasi tahun ini untuk Kaltim dialihkan kepada Bontang dan Samarinda.

“Tahun ini kami mendapat alokasi sebanyak 6.000 sambungan. Dan akan dikerjakan selama delapan bulan. Jumlah tersebut lebih kecil dari pengajuan kami yakni 10.000 SR,” terangnya.

Ia menyampaikan, dari alokasi yang didapatkan, pembangunan akan diarahkan ke Kelurahan Muara Rapak dan Gunung Samarinda. Sebab meski sebagian sudah dialiri gas, kawasan Muara Rapak masih ada daerah yang belum teraliri.

Kemudian, sebagian ke Kelurahan Gunung Samarinda, karena pemerataan jargas mengarah ke utara. Dengan demikian sejak mendapat alokasi pada 2017, tercatat sebanyak 3.849 SR telah terealisasikan di Kota Minyak. Kemudian dilanjutkan pada 2018 sebanyak 5.000 SR. Ditambah lagi tahun ini 6.000 SR.

Meski begitu, realisasi tersebut masih jauh dari target rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) sebanyak 24.000 SR pada 2021. Apalagi bila tahun depan alokasi sebanyak 6.000 SR tetap tak berubah.

“Kemungkinan masih sulit mencapai target RPJMD. Kami hanya bisa mengajukan anggarannya kan kembali dari pusat,” tuturnya. “Masyarakat sudah memanfaatkan baru empat kelurahan. Nanti tambahannya utara kota sama tengah,” imbuhnya.

Untuk harga, saat ini dihitung per kilogram senilai Rp 3.425. Rata-rata satu rumah tangga pengelurannya Rp 50 ribu per bulan.

Asisten Bagian Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Balikpapan Muhammad Noor mengatakan, pihaknya akan lebih jeli mengawasi kontraktor yang mengerjakan jargas. “Jangan sampai, habis membangun, limbah hasil galian tidak dibuang atau merusak jalan,” ungkapnya.

Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan dinas terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perdagangan, dan lainnya. Nanti akan ada aktivitas menggali, paling tidak diusahakan galian tidak merusak kontur jalan.

Manager Stakeholders Relation PT Pertagas Niaga Ratna Dumila menuturkan, sampai kini, untuk tahap I sebanyak 3.849 SR sudah teraliri atau telah aktif. Kemudian, untuk tahap II sebanyak 5.000 SR yang baru teraliri sebanyak 4.930 SR. “Saat ini konsumsi per rumah tangga sekitar 8 meter kubik per harinya,” bebernya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengatakan, potensi gas alam Kaltim harus dinikmati masyarakat Benua Etam. Tidak hanya untuk keperluan daerah luar. Program jargas kota ini sangat baik. Karena langsung dirasakan masyarakat melalui sambungan pipa ke rumah tangga.

Hadi menyebut bahwa lima kota mendapat kuota dari Kementerian ESDM untuk jargas kota. Hal itu harus dikawal dengan baik, sehingga realisasinya bisa sesuai target. Lima kota menjadi prioritas pembangunan jargas kota. Di antaranya Samarinda, Balikpapan, Bontang, Penajam-PPU dan Tenggarong-Kutai Kartanegara.

Untuk Kutai Kartanegara masih dalam tahap kajian dan perencanaan rekonstruksi. Adapun Kukar untuk daerah pesisir menjadi prioritas pembangunan jargas kota. Dengan alasan dekat dengan sumber gas alam. Yakni Kecamatan Marangkayu, Muara Badak, Anggana, dan Samboja yang telah diusulkan. Sebagai informasi, gas yang mengalir di Balikpapan di-supply dari Pertamina Hulu Kalimantan Timur. (aji/rom/k18)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:47

Tambah Satu Crane, PT Pelindo IV Matangkan Rencana Pengembangan Semayang

PT Pelindo IV Balikpapan optimistis kinerja sepanjang tahun ini lebih…

Kamis, 30 Januari 2020 15:04

Jadi Favorit, Permintaan Kopi Terus Naik

SURABAYA– Permintaan kopi dalam negeri terus meningkat. Itu tidak terlepas…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

RUU Omnibus Law Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kebijakan omnibus law bisa mendorong kinerja…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

Kunjungan Bisnis Terganggu Corona

SAMARINDA – Penyebaran wabah virus corona berpotensi menghambat pengusaha dalam…

Rabu, 29 Januari 2020 13:09

Krakatau Steel Restrukturisasi Utang

JAKARTA – PT Krakatau Steel Tbk berhasil merestrukturisasi utang senilai…

Rabu, 29 Januari 2020 12:07

Target Integrasikan Pelabuhan di Kaltim

BALIKPAPAN - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV siap mendukung berjalannya…

Selasa, 28 Januari 2020 13:40

Garap Mobil Listrik Hyundai Inves USD 750 Juta

JAKARTA– Grab Indonesia bekerja sama dengan PT Hyundai Motor Indonesia…

Selasa, 28 Januari 2020 10:48

Bantu UMKM Perluas Pasar

SAMARINDA- Tak hanya mempermudah pelaku usaha mikro kecil dan menengah…

Selasa, 28 Januari 2020 10:42

Pertahankan Resep Warisan Mertua, Terbantu Marketplace

Menjaga konsistensi rasa masakan dan memuaskan pelanggan menjadi kunci sukses…

Senin, 27 Januari 2020 12:09
Menjaga Eksistensi Usaha ala Hadlan Feriyanto Munajat

Jangan Lupa Bahagia, Kombinasikan Hobi dengan Bisnis

Berbisnis tak melulu soal keuntungan. Tapi akan lebih memuaskan jika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers