MANAGED BY:
SELASA
28 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Rabu, 15 Januari 2020 14:26
Awal 2020, Paser Dapat Jatah 236 Hektare Replanting Kelapa Sawit
PEREMAJAAN: Ratusan lahan sawit di Paser pada 2020 ini akan mendapat program replanting oleh BPDPKS. NAJIB/KP

PROKAL.CO, TANA PASER - Program replanting lahan kebun kelapa sawit di Kabupaten Paser kembali berjalan. Awal pekan ini, 236 hektare di Desa Kerta Bakti, Kecamatan Long Ikis mendapat jatah replanting. Sekretaris Dinas Perkebunan dan Peternakan Paser Syamsuddin Noor mengatakan total ada 420 hektare keseluruhan di lahan. " Sisanya akan dilanjutkan sambil berjalan. Ada total 98 petani yang mendapatkan replanting ini dari Koperasi Setia Bakti," ujar Syamsuddin.

Tanam perdana tahap pertama replanting kelapa sawit ini merupakan program pemerintah pusat melalui Dana Hibah  Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Sedangkan tahap kedua pada 2020 ini, ditargetkan sekitar 570 hektar. Untuk itu dia menyampaikan kepada masyarakat petani kelapa sawit dapat turut serta mendaftarkan kebunnya untuk mendapatkan bantuan dana hibah. Dinas Pertanian dapat membantu dan mengawasi para petani terkait pendaftaran dan penerimaan dana hibah tersebut. 

" Petani tidak dipungut biaya apapun, selain dana untuk membuka rekening bank sebagai pembukaan saldo awal rekening bank," jelasnya.  

Hibah dana replanting atau peremajaan kebun kelapa sawit di Kabupaten Paser seluas 17.000 hektare  sejak 2017 lalu, yang dananya berasal dari BPDPKS, lembaga yang berada di bawah Kementerian Keuangan. Progresnya hingga September 2019 lalu sudah mencapai 5.068 hektare. Hibah yang diberikan ke petani ialah berupa uang tunai yang langsung masuk ke rekening, rinciannya Rp 25 juta per hektare.

Dana ini, tidak serta merta bisa dipakai semena-mena oleh petani, untuk pencairannya diawasi langsung dan harus mendapat rekomendasi oleh petugas Dinas Pertanian yang sudah ditunjuk oleh Direktorat Jenderal Perkebunan. Jatah replanting ini untuk kebun plasma dan swadaya milik warga. Dengan syarat utama usia tanaman sudah di atas 25 tahun dan boleh 10 tahun, namun produksinya hanya 10 ton per tahun. Setiap petani atau kepala keluarga, mendapat jatah rata-rata maksimal 4 hektare pendanaan replanting. (/jib)

 


BACA JUGA

Senin, 27 Januari 2020 10:49

Berdaya lewat Pertanian Terpadu

TAK sulit mendorong warga di RT 24, Kelurahan Sangasanga Dalam,…

Senin, 27 Januari 2020 10:48

Refleksi Peringatan Peristiwa Merah Putih, Sangasanga Masih Berjuang

Sangasanga memang dikenal sebagai Kota Juang. Kalau dulu masyarakat setempat…

Senin, 27 Januari 2020 10:46

Warga Tunggu Janji Pemerintah

SENDAWAR–Cuaca yang tidak menentu cukup mengganggu aktivitas warga Kecamatan Muara…

Senin, 27 Januari 2020 10:44

Banyak atau Sedikit Parkir, Pemkab Tetap Dapat Rp 164 Juta Setahun

TANA PASER - Beberapa hari lagi, penarikan retribusi parkir akan…

Sabtu, 25 Januari 2020 23:06

Positif Narkoba, Bosnya Bilang Sakit, Jadi Tetap Dipertahankan

PENAJAM – Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar)…

Sabtu, 25 Januari 2020 23:04

Soal Hasil Tes Urine, Sudah 7 PHL yang Positif, Keputusan di Tangan Pimpinan

Hasil sudah di tangan. Yang belum tinggal keputusan. Apakah dipertahankan…

Sabtu, 25 Januari 2020 23:01

Pasokan Tabung Melon Ditambah, Pangkalan Ditambah 15, Agen Jadi 4

PENAJAM – Jumlah agen dan pangkalan tabung elpiji 3 kilogram…

Sabtu, 25 Januari 2020 23:00

PPU Genjot Populasi Sapi-Kerbau

Pemprov Kaltim telah menargetkan pertambahan populasi sapi sebanyak 30 ribu…

Sabtu, 25 Januari 2020 22:58

Diskes Tetap Waspada Virus Corona

TANA PASER – Maraknya wabah virus Corona yang menghebohkan dunia,…

Sabtu, 25 Januari 2020 22:57

Tiga Paslon Independen Ramaikan Bursa Pilkada

TANA PASER–Kontestasi pemilihan kepala daerah di Paser pada 23 September…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers