MANAGED BY:
RABU
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Rabu, 15 Januari 2020 13:27
Masjid Pemprov Mesti Kelar Februari
Pembangunan masjid Pemprov Kaltim di Lapangan Kinibalu tak kelar.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Pembangunan masjid Pemprov Kaltim di Lapangan Kinibalu tak kelar. Seharusnya rampung akhir 2019. Namun, pada pekan kedua Januari 2020, pengerjaan belum juga tunai. Tak selesai tepat waktu, proyek ini pun menggunakan adendum alias pembaruan kontrak seperti yang diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 71 Tahun 2013.

“Harusnya, kontrak selesai kan Desember. Namun, karena belum selesai, mereka menggunakan Pergub 71 itu,” terang anggota Komisi III DPRD Kaltim Syafruddin.

Dalam pembaruan kontrak tersebut, proyek harus selesai dalam kurun 50 hari. Jadi, sekitar Februari, masjid ini harus kelar dibangun. Jika tidak, sanksi menanti. Sebuah ironi, mengingat masjid ini getol diperjuangkan Pemprov Kaltim meski penolakan masyarakat begitu kuat. Tetapi, penyelesaiannya tak tepat waktu. Lanjut Syafruddin, sebenarnya dahulu pihaknya meminta pertimbangan ulang soal pembangunan masjid ini.

“Kenapa? Karena secara jarak kan kurang lebih 300 meter saja dengan masjid Korem dan 500 meter dengan masjid di Kampung Jawa. Di dalam area Lamin Etam juga ada masjid. Itu dahulu yang mendasari Fraksi PKB meminta pertimbangan. Sebab, urusan masjid ini kan urusan sensitif. Kalau kami menolak, kesannya tidak mendukung sarana ibadah seperti itu. Namun, kalau kita mendukung ini kan mubazir sifatnya. Sebab, kita punya masjid lain yang dekat dengan area kantor gubernur dan Lamin Etam,” jelasnya.

Penolakan juga dilakukan masyarakat. Rangkaian aksi unjuk rasa dan petisi daring menolak pembangunan masjid ini sejak diwacanakan pembangunannya. Pasalnya, lapangan sepak bola berusia 70 tahun dengan luas 1,6 hektare ini menjadi satu di antara sedikit tempat terbuka yang tersedia di tengah kota.

Lapangan ini kerap digunakan masyarakat untuk bermain bola atau sekadar berolahraga. Saat itu, 11 ketua RT di sekitar lapangan ini sudah menandatangani petisi menolak pembangunan masjid.

Lapangan Kinibalu yang jadi lokasi pembangunan masjid ini juga dianggap punya nilai historis untuk Samarinda. Di tempat ini pula, pada 1950, sebuah rapat umum saat Sultan Parikesit menyatakan Kesultanan Kutai bergabung dengan Indonesia.

Namun, rangkaian penolakan masyarakat kalah dengan dalih Gubernur Awang Faroek Ishak kala itu, bahwa Masjid Al Mu’min di kompleks Lamin Etam tak cukup lagi menampung jamaah.

Masjid Pemprov Kaltim kini dibangun megah. Berlantai tiga dengan empat menara, yang bakal memuat 3.500 jamaah. Juga ada area parkir untuk 150 roda empat dan 400 unit roda dua.

Saat kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018, Isran Noor pun mengatakan tak sepakat dengan pendirian masjid ini. Namun, dia tak kuasa. Sebab, ketika sudah menjabat, investasi dan uang negara sudah masuk pada pembangunan masjid ini.

“Investasi negara sudah ada di situ. Uang negara juga sudah masuk di situ. Jadi, mana bisa dibatalkan,” ucapnya pada medio 2019.

Masjid ini pada 2018 sudah mendapatkan guyuran dana Rp 64 miliar untuk pembangunannya. Namun, hingga akhir 2018, progres fisik hanya 43 persen dan Rp 27 miliar terpakai. Sisanya, Rp 37 miliar diberikan lagi pada 2019 bersamaan dengan tambahan pekerjaan baru, sehingga total anggaran untuk masjid ini pada 2019 Rp 57 miliar. (nyc/dwi/k16)


BACA JUGA

Rabu, 19 Februari 2020 11:29

Pengusaha Malaysia Mulai Petakan Peluang

Hadirnya ibu kota negara (IKN) di Kaltim membuat mata investor…

Rabu, 19 Februari 2020 10:17

Tiga Kru WNI Positif Terinfeksi Virus Korona

JAKARTA- Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan, tiga orang kru…

Selasa, 18 Februari 2020 12:48

Pantau Kondisi 78 WNI yang Dikarantina di Kapal Pesiar, Kemenlu-Kemenkes Kerahkan Tim ke Jepang

JAKARTA– Pariwisata menjadi salah satu sektor yang berpotensi paling terpukul…

Selasa, 18 Februari 2020 12:41

Musda Golkar Berpotensi Aklamasi

TENGGARONG–Bayang-bayang aklamasi dalam pemilihan ketua DPD Golkar Kaltim menguat. Sinyalemen…

Selasa, 18 Februari 2020 12:38

Singgung Presiden di Facebook, Dosen Unnes Dibebastugaskan dan Minta Pembuktian Akademik

SEMARANG– Dosen Universitas Negeri Semarang (Unnes) Dr Sucipto Hadi Purnomo…

Selasa, 18 Februari 2020 12:34

Sulitnya Mencari Masker di Hong Kong saat Wabah Virus Corona Merebak

Pada 23 Januari, awak Kaltim Post mendarat sempurna di Hong…

Selasa, 18 Februari 2020 12:33

Jelang Bebas, Abun Malah Ajukan PK

JAKARTA-Hery Susanto Bun alias Abun menyebut peninjuan kembali (PK) yang…

Selasa, 18 Februari 2020 12:10

Lewat Omnibus Law, Pemerintah Dianggap Ingin Intervensi Pers

JAKARTA - Penolakan draf omnibus law juga datang dari Aliansi…

Selasa, 18 Februari 2020 12:06

ADUH..!! Neraca Dagang RI Kembali Defisit, Belum Lagi Dampak Corona

JAKARTA– Tahun telah berganti. Namun, neraca perdagangan RI masih tetap…

Selasa, 18 Februari 2020 11:51

Kualitas SDM Kaltim Meningkat

SAMARINDA- Kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kaltim terus mengalami…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers