MANAGED BY:
RABU
30 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Rabu, 15 Januari 2020 13:27
Masjid Pemprov Mesti Kelar Februari
Pembangunan masjid Pemprov Kaltim di Lapangan Kinibalu tak kelar.

PROKAL.CO,

SAMARINDA – Pembangunan masjid Pemprov Kaltim di Lapangan Kinibalu tak kelar. Seharusnya rampung akhir 2019. Namun, pada pekan kedua Januari 2020, pengerjaan belum juga tunai. Tak selesai tepat waktu, proyek ini pun menggunakan adendum alias pembaruan kontrak seperti yang diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 71 Tahun 2013.

“Harusnya, kontrak selesai kan Desember. Namun, karena belum selesai, mereka menggunakan Pergub 71 itu,” terang anggota Komisi III DPRD Kaltim Syafruddin.

Dalam pembaruan kontrak tersebut, proyek harus selesai dalam kurun 50 hari. Jadi, sekitar Februari, masjid ini harus kelar dibangun. Jika tidak, sanksi menanti. Sebuah ironi, mengingat masjid ini getol diperjuangkan Pemprov Kaltim meski penolakan masyarakat begitu kuat. Tetapi, penyelesaiannya tak tepat waktu. Lanjut Syafruddin, sebenarnya dahulu pihaknya meminta pertimbangan ulang soal pembangunan masjid ini.

“Kenapa? Karena secara jarak kan kurang lebih 300 meter saja dengan masjid Korem dan 500 meter dengan masjid di Kampung Jawa. Di dalam area Lamin Etam juga ada masjid. Itu dahulu yang mendasari Fraksi PKB meminta pertimbangan. Sebab, urusan masjid ini kan urusan sensitif. Kalau kami menolak, kesannya tidak mendukung sarana ibadah seperti itu. Namun, kalau kita mendukung ini kan mubazir sifatnya. Sebab, kita punya masjid lain yang dekat dengan area kantor gubernur dan Lamin Etam,” jelasnya.

Penolakan juga dilakukan masyarakat. Rangkaian aksi unjuk rasa dan petisi daring menolak pembangunan masjid ini sejak diwacanakan pembangunannya. Pasalnya, lapangan sepak bola berusia 70 tahun dengan luas 1,6 hektare ini menjadi satu di antara sedikit tempat terbuka yang tersedia di tengah kota.

Lapangan ini kerap digunakan masyarakat untuk bermain bola atau sekadar berolahraga. Saat itu, 11 ketua RT di sekitar lapangan ini sudah menandatangani petisi menolak pembangunan masjid.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 29 September 2020 13:19

Di Tarakan, 11 Orang Meninggal dari 42 Titik Longsor

TARAKAN–Hujan deras yang mengguyur Tarakan pada pukul 02.00 Wita, kemarin…

Selasa, 29 September 2020 13:17

Operasikan Mobil Terbang di Seoul

SEMAKIN banyak pabrikan yang mulai serius mengembangkan mobil terbang. Terbaru…

Selasa, 29 September 2020 13:16

Vonis Janggal Hotel Bahtera Pailit

  RIKIP/KP KAGET: Johny Wong saat menyampaikan terkait putusan pailit perusahaannya,…

Selasa, 29 September 2020 13:16

Kewajiban Pemulihan Lingkungan Disorot

BALIKPAPAN–Kepastian empat perusahaan pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara…

Selasa, 29 September 2020 11:47

Surat Nikah dan Akta Cerai Inggit Garnasih-Soekarno Diserahkan ke Negara

Keluarga besar tak setuju dokumen pernikahan dan perceraian Inggit Garnasih-Soekarno…

Selasa, 29 September 2020 11:43

Tim Mahasiswa Politani yang Ciptakan Aplikasi Deteksi Covid-19

Kini, hanya dengan bermodal gawai dan foto x-ray, seseorang bisa…

Selasa, 29 September 2020 11:41

DPR Belum Satu Suara Soal TPS Keliling

JAKARTA - Rencana tempat pemungutan suara (TPS) keliling dalam pilkada…

Selasa, 29 September 2020 10:47

Kawal Omnibus Sebelum Pengesahan, Buruh Ancam Mogok Nasional

JAKARTA-- Pembahasan RUu Cipta Kerja atau Omnibus Law di DPR…

Senin, 28 September 2020 18:52

Evaluasi Kontrak Tambang Disoal, Jatam Tuding Pemerintah Tak Transparan

BALIKPAPAN-Evaluasi perpanjangan kontrak tambang batu bara atau Perjanjian Karya Pengusahaan…

Senin, 28 September 2020 18:51

Beban Berat Menunda Pilkada, Anggaran Pemilu Sudah Terplot, Penunjukan Pjs Jadi Pemantik

SAMARINDA-Pilkada Serentak 2020 membawa kekhawatiran. Sempat terhenti di awal pagebluk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers