MANAGED BY:
RABU
26 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Rabu, 15 Januari 2020 13:13
Cafe Bangkrut, Butik Istri Dihancurkan

Nestapa Hakan Sukur di AS

Hakan Sukur

PROKAL.CO, CALIFORNIA– Mantan bintang sepak bola Turki Hakan Sukur sampai saat ini masih harus berjibaku di jalanan untuk keberlangsungan hidup. Sukur yang dilabeli pemberontak oleh penguasa Turki Presiden Recep Erdogan, kini hidup di Amerika Serikat (AS).

Seperti diberitakan Football Italia kemarin (14/1) Sukur melarikan diri dari tanah airnya tiga tahun lalu. Sempat terpilih masuk parlemen dari partai milik Erdogan, Justice and Development Party (AK Parti) pada 2011, namun Sukur dianggap bagian dari kelompok yang mendukung demonstrasi besar di 2013. Sukur pun dianggap bagian yang ingin melakukan kudeta pada Erdogan.

Dalam wawancara dengan Welt am Sonntag, Sukur mengatakan kalau dirinya kini menjadi supir armada daring Uber dan menjual buku. Kehidupan Sukur ini jauh lebih baik daripada sang ayah yang mendekam di penjara Turki.

"Semua orang yang memiliki koneksi dengan saya pasti bermasalah ke depannya. Tak tersisa apapun dari kekayaan properti saya di Turki," kata Sukur. "Erdogan mengambil semuanya dari saya, termasuk kemerdekaan saya, kebebasan berekspresi," tambah pemain pemilik rekor gol tercepat di Piala Dunia pada 2002 di Korsel-Jepang itu.

Ketika meninggalkan Turki dan mencari suaka di AS, Sukur pernah membuka cafe dan toko roti bernama Tuts. Usaha Sukur ini menyediakan makanan khas Turki. Seperti sosis Turki bernama Sujuk dan pancake ala Yunani.

Cafe dan toko roti ini terletak di kawasan mentereng. Yakni Palo Alto di Silicon Valley. Sayang pada Desember 2018, usaha Sukur itu harus tutup karena kehabisan modal. Tuts pun menjadi restoran Turki milik orang lain.

"Tak ada yang tersisa dari keluarga saya. Butik milik istri saya dihancurkan dan anak-anak saya terus mendapatkan represi dari kelompok Erdogan," tutur Sukur. "Jangan tanya bagaimana nasib semua aset kekayaan saya," tambah mantan penyerang Inter Milan itu.

Sama seperti cerita para pelarian, Sukur masih memendam keinginan untuk kembali ke tanah air. Pria 48 tahun itu masih mencintai negaranya. Namun dirinya saat ini menjadi lawan politik dari penguasa Turki. (dra/bas)


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 12:15

Fans MU Walkout di Menit ke-68

KEBERHASILAN mendatangkan Bruno Fernandes tidak menyurutkan niat fans Manchester United…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:14

Batal Pulang Karena Korona

PREMIER League kembali memanggil bomber Marko Arnautovic. Namanya sempat masuk…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:13
REAL MADRID VS ATLETICO MADRID

Puncak Rivalitas Si Gurita dan Si Tembok

MADRID- Belum ada kiper yang memenangi Zamora Trophy lima musim…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:08

Diogo Resmi Diperkenalkan

SAMARINDA - Borneo FC Samarinda akhirnya resmi memperkenalkan Diogo Campos…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:04
Man United vs Wolverhampton

Panggung Rekrutan Baru

MANCHESTER– Manchester United sudah lebih dari sedekade ditinggal minggat Cristiano…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:03

Racing Point Menjadi Aston Martin

SILVERSTONE- Racing Point akan menjalani transformasi signifikan pada musim 2021.…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:02

Misi Jungkalkan Raja

MELBOURNE - Dominic Thiem memastikan diri sebagai penantang juara bertahan…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:01

El Matador Gagal, Pilih CLBK

UPAYA Atletico Madrid mendapatkan striker PSG Edinson Cavani berakhir seiring…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:46

Wajib Kerja Keras

Menukangi Borneo FC Samarinda, beban coach Edson Tavares dipastikan tak…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:45

Borneo FC Ingin Uji Coba Internasional

SAMARINDA - Borneo FC terus mempersiapkan diri menyambut kompetisi musim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers