MANAGED BY:
KAMIS
02 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Rabu, 15 Januari 2020 13:09
Peraturan Pajak Impor Perbanyak Barang Mahal
ilustrasi

PROKAL.CO,

SURABAYA– Peraturan baru mengenai pajak barang impor diprediksi turut memengaruhi bisnis ekspedisi. Berdasar Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 199/PMK.04/2019 tentang Ketentuan Kepabeanan, Cukai, dan Pajak atas Impor Barang Kiriman, barang impor yang bebas bea masuk hanya berlaku untuk barang yang harganya tidak lebih dari USD 3. Aturan itu mengubah aturan sebelumnya yang membebaskan bea masuk untuk barang di bawah harga USD 75.

Aturan baru tersebut juga mengubah pungutan pajak dalam rangka impor (PDRI). Yakni, pemerintah merasionalisasi tarif pajak dari yang semula berkisar 27,5–37,5 persen menjadi 17,5 persen. Selain itu, pemerintah menetapkan tarif bea masuk normal 15–20 persen untuk tas, 25–30 persen untuk sepatu, dan 15–35 persen untuk produk tekstil.

Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik (Asperindo) Jatim Ardito Soepomo mengatakan, aturan itu secara umum tidak akan membuat kiriman barang impor murah berkurang. Di sisi lain, akan memperbanyak kiriman barang yang harganya lebih mahal. ”Kiriman barang ukuran kecil dengan paket pengiriman biasa akan berkurang. Sementara itu, kiriman barang dengan pengemasan khusus, seperti yang menggunakan kayu atau bubble wrap, akan naik,” katanya kemarin (14/1).

Menurut Ardito, hal itu akan memudahkan pihak ekspedisi. Sebab, selama ini banyak kiriman barang berukuran kecil yang tidak di-packing dengan kemasan khusus. ”Nah, barang kecil yang tidak dikemas khusus ini lebih rawan hilang atau rusak kan,” ujarnya. Secara volume pengiriman, Ardito memprediksi kiriman barang impor akan tetap naik. Sebab, pemerintah juga telah menaikkan upah minimum karyawan. Hal tersebut turut mendorong daya beli konsumen. ”Nah, kecuali kalau masyarakat itu kena PHK (pemutusan hubungan kerja). Beda lagi urusannya,” ucapnya.

Di sisi lain, pengurus bidang perdagangan internasional Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Jatim Liliek Noer mengatakan, dirinya berharap produk UMKM bisa lebih bersaing. Sebab, saat ini barang UMKM bersaing ketat dengan produk luar negeri. ”Sebenarnya tidak hanya di dalam negeri, tapi kalau mau jualan di luar negeri juga bersaing dengan produk negara lain seperti dari Tiongkok,” ucapnya.

Di bagian lain, industri elektronik tahun ini diprediksi lebih bergairah dibandingkan 2019. UFO Elektronik memproyeksikan sampai akhir 2020 penjualan elektronik di Jatim bisa naik 10 persen dibandingkan tahun lalu. Ditopang produk AC, kulkas, dan mesin cuci.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:47

Tambah Satu Crane, PT Pelindo IV Matangkan Rencana Pengembangan Semayang

PT Pelindo IV Balikpapan optimistis kinerja sepanjang tahun ini lebih…

Kamis, 30 Januari 2020 15:04

Jadi Favorit, Permintaan Kopi Terus Naik

SURABAYA– Permintaan kopi dalam negeri terus meningkat. Itu tidak terlepas…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

RUU Omnibus Law Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kebijakan omnibus law bisa mendorong kinerja…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

Kunjungan Bisnis Terganggu Corona

SAMARINDA – Penyebaran wabah virus corona berpotensi menghambat pengusaha dalam…

Rabu, 29 Januari 2020 13:09

Krakatau Steel Restrukturisasi Utang

JAKARTA – PT Krakatau Steel Tbk berhasil merestrukturisasi utang senilai…

Rabu, 29 Januari 2020 12:07

Target Integrasikan Pelabuhan di Kaltim

BALIKPAPAN - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV siap mendukung berjalannya…

Selasa, 28 Januari 2020 13:40

Garap Mobil Listrik Hyundai Inves USD 750 Juta

JAKARTA– Grab Indonesia bekerja sama dengan PT Hyundai Motor Indonesia…

Selasa, 28 Januari 2020 10:48

Bantu UMKM Perluas Pasar

SAMARINDA- Tak hanya mempermudah pelaku usaha mikro kecil dan menengah…

Selasa, 28 Januari 2020 10:42

Pertahankan Resep Warisan Mertua, Terbantu Marketplace

Menjaga konsistensi rasa masakan dan memuaskan pelanggan menjadi kunci sukses…

Senin, 27 Januari 2020 12:09
Menjaga Eksistensi Usaha ala Hadlan Feriyanto Munajat

Jangan Lupa Bahagia, Kombinasikan Hobi dengan Bisnis

Berbisnis tak melulu soal keuntungan. Tapi akan lebih memuaskan jika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers