MANAGED BY:
SABTU
25 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Rabu, 15 Januari 2020 11:58
Eksekusi Kerugian Negara Kasus Hibah KONI, Setor Rp 1,45 Miliar ke Kas Daerah
UANG NEGARA: Zainal Effendi menyerahkan uang Rp 1,45 miliar dari kasus hibah KONI Kaltim 2014 kepada Kepala BPKAD Samarinda Toni Suhartono. Kejari Samarinda for Kaltim Post

PROKAL.CO, Hasil korupsi dana hibah KONI Samarinda 2014 sebesar Rp 1,45 miliar dikembalikan ke kas daerah. Sisanya Rp 811 juta masih di tangan pihak terpidana.

 

SAMARINDA–Berbekal putusan Peninjauan Kembali (PK), Korps Adhyaksa Kota Tepian mengeksekusi kerugian negara senilai Rp 1,45 miliar dari perkara hibah KONI Samarinda (13/1). Fulus itu dirampas dari mantan ketua KONI Samarinda Aidil Fitri dan segera disetorkan para beskal ke kas daerah.

“Kami sudah serahkan ke Pemkot Samarinda lewat BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah),” ucap Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Samarinda Zainal Effendi di ruang kerjanya.

Jelas Zainal, eksekusi uang jaminan yang disetorkan terpidana ke kas negara itu melalui proses yang panjang sampai berkekuatan hukum tetap. Pasalnya, Aidil mengambil langkah hukum luar biasa dengan mengajukan PK ke Mahkamah Agung (MA). “Dari putusan PK itu diperintahkan untuk segera mengeksekusi,” lanjutnya.

Putusan itu baru diterima jaksa yang bermarkas di Jalan M Yamin itu awal Januari ini. Total kerugian negara dalam putusan itu Rp 2,26 miliar. Tapi, jumlah kerugian yang dimasukkan dalam putusan itu berkurang selepas ada jaminan sebesar Rp 1,45 miliar yang disetorkan ke kas negara sejak perkara ini bergulir di Pengadilan Tipikor Samarinda medio 2016.

Untuk diketahui, dari kasus ini, Aidil Fitri tidak sendiri. Ada Nursaim (bendahara KONI Samarinda) dan Andi Makmun Nuhung (mantan kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Samarinda). Ketiganya diberi vonis serupa ketika perkara ini bergulir di peradilan tingkat I, yakni 1 tahun pidana penjara.

Tak terima, ketiganya banding ke Pengadilan Tinggi Tipikor dan berujung membengkaknya vonis yang diberikan. Aidil divonis 5 tahun, Nursaim 4 tahun penjara, dan Andi Makmun Nuhung menjadi 2,6 tahun pidana penjara.

Hanya Aidil yang memilih lanjut menempuh kasasi ke MA. Dua orang lainnya memilih menerima putusan banding itu. Celaka, kasasi yang ditempuh kian memberatkan. Vonis pun kembali naik menjadi 8 tahun.

“Semula bisa eksekusi. Tapi, Aidil kembali ajukan PK. Makanya kami tunggu hingga diputus,” tutur Zainal. Di tingkat PK, putusan kembali menyusut menjadi 5 tahun pidana penjara. Untuk terdakwa, sejak perkara ini ditempuh tetap ditahan,” imbuhnya.

Kini, tugas kejaksaan tinggal mengeksekusi sisa kerugian negara Rp 811 juta yang belum dibayarkan terpidana. “Kami sudah koordinasi ke keluarga terpidana. Ditunggu saja,” singkatnya. (*/ryu/kri/k8)

 


BACA JUGA

Jumat, 24 Januari 2020 22:35

Ungkap Kematian Yusuf, Polisi Panggil Dokter Forensik, Kuasa Hukum Angkat Bicara

Penyebab pasti kematian Yusuf Ahmad Gazali (4) masih belum jelas.…

Jumat, 24 Januari 2020 22:33

Seni Mural, Tambah Kesan Elok Kota Tepian

Sapuan garis berulang silih berganti membentuk suatu gambar dua dimensi.…

Jumat, 24 Januari 2020 22:32

Soal Wacana Penghapusan Tenaga Honorer, Tunggu Keputusan Pusat

SAMARINDA-Keberadaan tenaga honorer di lingkungan pemerintah tengah jadi perbincangan. Pasalnya,…

Jumat, 24 Januari 2020 22:30

Antisipasi Corona, Bandara APT Pasang Thermal Scanner

SAMARINDA-Virus corona yang tengah mewabah di Tiongkok, membuat Wuhan, salah…

Kamis, 23 Januari 2020 17:33

Pelaku Curanmor Dibolongi Kakinya, Pincang Deh...

SAMARINDA–Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap dilakukan Muhammad Suaib,…

Kamis, 23 Januari 2020 17:32

Telusuri Penyebab Instansi Mandek Bayar Air

SAMARINDA–Upaya PDAM Tirta Kencana mengejar piutang dari instansi pemerintah disorot…

Kamis, 23 Januari 2020 17:28

Dianggap Lalai, Dua Pengasuh Ikuti Proses Hukum

Perlahan dan pasti tabir misteri hilangnya Yusuf Ahmad Gazali saat…

Kamis, 23 Januari 2020 16:32

Dokter Forensik : Meninggalnya Yusuf Balita Tanpa Kepala Tak Bisa Dipastikan Tenggelam di Air Parit

SAMARINDA - Penyebab tewasnya balita 4 tahun Ahmad Yusuf Gozali…

Kamis, 23 Januari 2020 12:29

MUDAHAN JERA..!! Vonis Seumur Hidup Pengedar Narkotika

SAMARINDA–Dodi Hartono harus mendekam di hotel prodeo hingga ajal menjemputnya.…

Rabu, 22 Januari 2020 16:46

Sempat Kabur, Kaki Pelaku Curanmor Bolong Ditembak Polisi

SAMARINDA - Pemuda 23 tahun, Muhammad Suaib alias Ido alias…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers