MANAGED BY:
SABTU
25 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Rabu, 15 Januari 2020 10:52
ANAK BABAL…!! Baru Bebas, Menjambret Lagi
KRIMINALIS JALANAN: Para tersangka kejahatan jalanan di Polresta Samarinda dibeberkan ke awak media setelah diringkus polisi, akhir pekan lalu. RESTU/KP

PROKAL.CO, Rambut pirang, tangan bertato. Pada usianya yang masih belia, namanya sudah tercatat di kepolisian. Remaja 17 tahun berinisial DN itu bak pelaku profesional.

 

SAMARINDA–Tindakkriminal memang jadi pekerjaan rumah (PR) aparat berseragam cokelat. Namun mirisnya, DN yang masih di bawah umur seperti raja kriminalitas jalanan.

Awal pengungkapan dari pengintaian polisi terhadap satu tersangka lainnya, Abdulrahman (21). Pria yang baru menghirup udara bebas itu dibekuk saat hendak menjual handphone (HP) rampasan.

“Di area GOR Segiri kami tangkap dia (Abdul),” sebut Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Damus Asa. Dari penjelasan tersangka, baru mengembang ke keberadaan DN, remaja yang diringkus di kediamannya, kawasan Samarinda Ulu.

“Yang disayangkan itu masih sangat muda usianya. Kuat, bertenaga, dan berakal. Seharusnya kan bisa kerja yang benar,” sambung perwira melati satu tersebut.

Otak pelakunya, lanjut Damus, bernama Abdul. “Laporan awal aksi mereka adalah jambret, setelah ditangkap ternyata ada pengembangan kasus yang lain,” tegas mantan kasat Reskrim Polres Kukar itu.

Setelah keduanya ditangkap, DN dan Abdul rupanya sempat mencuri motor di kawasan Sungai Kunjang. “Jadi, ada tiga perkara sementara, dua jambret dan satu curanmor,” terang Damus.

Dua motor terdiri dari satu hasil kejahatan, dan lainnya adalah alat yang digunakan, serta HP dan tas, jadi barang bukti kepolisian. Barang curian lantas dijual ke Bakri (20).

Aksi jambret terakhir sebelum tertangkap, dilakukan DN dan Abdul di kawasan Jalan Anggrek Hitam, Kompleks Batu Alam Permai, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu. DN mengaku, yang berhasil dicuri digunakan untuk keperluan pribadi.

“Makan saja,” ucapnya sembari menundukkan kepala. Berstatus residivis, kasus terakhir yang membuatkan mendekam 10 bulan di jeruji besi pemasyarakatan itu sama, jambret.

Disinggung soal total beraksi, dia tak lagi bisa mengingat. “Banyak sekali. Puluhan ada,” ungkapnya. Aksinya selalu dilakukan berdua bersama Abdul. Meski tak menggunakan benda tajam, aksi mereka kerap membuat korbannya jatuh.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan, ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. Khusus Abdul, pria yang bebas bersyarat dipastikan bisa mendekam lama di penjara. (dra/kri/k8)


BACA JUGA

Jumat, 24 Januari 2020 22:35

Ungkap Kematian Yusuf, Polisi Panggil Dokter Forensik, Kuasa Hukum Angkat Bicara

Penyebab pasti kematian Yusuf Ahmad Gazali (4) masih belum jelas.…

Jumat, 24 Januari 2020 22:33

Seni Mural, Tambah Kesan Elok Kota Tepian

Sapuan garis berulang silih berganti membentuk suatu gambar dua dimensi.…

Jumat, 24 Januari 2020 22:32

Soal Wacana Penghapusan Tenaga Honorer, Tunggu Keputusan Pusat

SAMARINDA-Keberadaan tenaga honorer di lingkungan pemerintah tengah jadi perbincangan. Pasalnya,…

Jumat, 24 Januari 2020 22:30

Antisipasi Corona, Bandara APT Pasang Thermal Scanner

SAMARINDA-Virus corona yang tengah mewabah di Tiongkok, membuat Wuhan, salah…

Kamis, 23 Januari 2020 17:33

Pelaku Curanmor Dibolongi Kakinya, Pincang Deh...

SAMARINDA–Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap dilakukan Muhammad Suaib,…

Kamis, 23 Januari 2020 17:32

Telusuri Penyebab Instansi Mandek Bayar Air

SAMARINDA–Upaya PDAM Tirta Kencana mengejar piutang dari instansi pemerintah disorot…

Kamis, 23 Januari 2020 17:28

Dianggap Lalai, Dua Pengasuh Ikuti Proses Hukum

Perlahan dan pasti tabir misteri hilangnya Yusuf Ahmad Gazali saat…

Kamis, 23 Januari 2020 16:32

Dokter Forensik : Meninggalnya Yusuf Balita Tanpa Kepala Tak Bisa Dipastikan Tenggelam di Air Parit

SAMARINDA - Penyebab tewasnya balita 4 tahun Ahmad Yusuf Gozali…

Kamis, 23 Januari 2020 12:29

MUDAHAN JERA..!! Vonis Seumur Hidup Pengedar Narkotika

SAMARINDA–Dodi Hartono harus mendekam di hotel prodeo hingga ajal menjemputnya.…

Rabu, 22 Januari 2020 16:46

Sempat Kabur, Kaki Pelaku Curanmor Bolong Ditembak Polisi

SAMARINDA - Pemuda 23 tahun, Muhammad Suaib alias Ido alias…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers