MANAGED BY:
SELASA
22 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Selasa, 14 Januari 2020 16:33
Jenis Penggunaan Kredit Mulai Bergeser, Modal Kerja Mulai Naik
ilustrasi

PROKAL.CO,

SAMARINDA-Sampai triwulan ketiga 2019, total kredit yang disalurkan di Kaltim mencapai Rp 67,73 triliun. Jika dilihat dari jenis penggunaan kredit, jumlah itu 37,45 persennya atau Rp 25,36 triliun berasal dari kredit modal kerja. Beda tipis dibandingkan kredit konsumsi yang kontribusinya mencapai 36,35 persen, atau mencapai Rp 24,62 triliun. Sedangkan kredit investasi mencapai Rp 17,74 triliun, dengan kontribusi 26,19 persen terhadap total kredit di Kaltim.

Kinerja kredit di Kaltim tumbuh dengan risiko yang cukup rendah. Non performing loan (NPL) atau kredit macet di Kaltim hanya 3,81 persen, masih di bawah treshold atau aturan batas NPL yang diatur mencapai sebesar 5 persen. Kredit perbankan bisa dikatakan terus membaik, pada triwulan pertama 2019, penyaluran kredit Kaltim mencapai Rp 64,70 triliun, lalu pada triwulan kedua 2019 mencapai Rp 67,37 triliun.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim Dwi Ariyanto mengatakan, penyaluran kredit yang tumbuh tentunya berdasarkan ekonomi yang juga semakin membaik. Secara umum tren ekonomi Kaltim yang membaik didukung stabilitas kinerja sektor keuangan yang membaik. Saat ini pertumbuhan kredit di Kaltim sudah cukup baik. Apalagi sektornya sudah mulai bergeser.

“Biasanya kan share masih didominasi oleh kredit konsumsi, saat ini sudah mulai didominasi oleh kredit modal kerja,” ujarnya. Dia menjelaskan, apalagi kinerjanya disertai dengan NPL yang terkendali. Hal itu menandakan kredit di Kaltim didasari unsur kehati-hatian dalam menyalurkan dana.

OJK berharap perbankan bisa terus melanjutkan kinerja yang baik. OJK Kaltim menghimbau sektor jasa keuangan yaitu perbankan dapat terus meningkatkan penyaluran kredit atau pembiayaan, khususnya kepada sektor produktif. Pihaknya berharap kinerja saat ini bisa terus ditingkatkan namun tetap dengan asas kehati-hatian. Sehingga kinerja perbankan terus tumbuh, dan berdampak baik terhadap perekonomian.

“Sektor produktif jika terus didukung pembiayaannya, akan memberikan dampak besar bagi ekonomi kita di daerah,” pungkasnya. (ctr)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:47

Tambah Satu Crane, PT Pelindo IV Matangkan Rencana Pengembangan Semayang

PT Pelindo IV Balikpapan optimistis kinerja sepanjang tahun ini lebih…

Kamis, 30 Januari 2020 15:04

Jadi Favorit, Permintaan Kopi Terus Naik

SURABAYA– Permintaan kopi dalam negeri terus meningkat. Itu tidak terlepas…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

RUU Omnibus Law Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kebijakan omnibus law bisa mendorong kinerja…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

Kunjungan Bisnis Terganggu Corona

SAMARINDA – Penyebaran wabah virus corona berpotensi menghambat pengusaha dalam…

Rabu, 29 Januari 2020 13:09

Krakatau Steel Restrukturisasi Utang

JAKARTA – PT Krakatau Steel Tbk berhasil merestrukturisasi utang senilai…

Rabu, 29 Januari 2020 12:07

Target Integrasikan Pelabuhan di Kaltim

BALIKPAPAN - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV siap mendukung berjalannya…

Selasa, 28 Januari 2020 13:40

Garap Mobil Listrik Hyundai Inves USD 750 Juta

JAKARTA– Grab Indonesia bekerja sama dengan PT Hyundai Motor Indonesia…

Selasa, 28 Januari 2020 10:48

Bantu UMKM Perluas Pasar

SAMARINDA- Tak hanya mempermudah pelaku usaha mikro kecil dan menengah…

Selasa, 28 Januari 2020 10:42

Pertahankan Resep Warisan Mertua, Terbantu Marketplace

Menjaga konsistensi rasa masakan dan memuaskan pelanggan menjadi kunci sukses…

Senin, 27 Januari 2020 12:09
Menjaga Eksistensi Usaha ala Hadlan Feriyanto Munajat

Jangan Lupa Bahagia, Kombinasikan Hobi dengan Bisnis

Berbisnis tak melulu soal keuntungan. Tapi akan lebih memuaskan jika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers