MANAGED BY:
SELASA
28 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 14 Januari 2020 14:47
HUJAN TERUS..!! Enam Sekolah Terendam Diliburkan

Air Bendungan Naik, Hujan Diperkirakan Masih Terjadi

Lapangan sekolah SD 016 berubah menjadi kolam dan dimanfaatkan anak-anak berenang.

PROKAL.CO, SAMARINDA–Hujan yang mengguyur Kota Tepian sejak Sabtu (11/1) pagi membuat 20 kawasan terendam selama beberapa jam. Namun, genangan mulai surut kemarin. Menyisakan dua kelurahan; Sambutan dan Bengkuring di Samarinda Utara. Termasuk lima sekolah dasar dan satu sekolah menengah pertama. Sementara kawasan Desa Budaya Pampang juga sempat terendam meski sudah kering kemarin.

Air yang merendam di beberapa kawasan rata-rata sedalam 70 cm. Saat harian ini mengunjungi Desa Budaya Pampang kemarin siang, sebagian warga tengah membersihkan sisa banjir pada Minggu (12/1). Hanya sebagian kecil rumah warga yang terdampak. Dua sekolah sempat diliburkan. “Tadi pagi (kemarin) masih dalam,” ujar Misdayanti, warga RT 01.

Dia mengaku kaget saat pertama melihat air menggenangi pelataran rumahnya. Pasalnya, Sabtu (11/1), hujan yang mengguyur selama lima jam pada pagi hari, ditambah guyuran selepas Magrib membuat sungai di dekat rumahnya tak mampu menampung luapan air yang meluber pada Minggu pagi dengan kedalaman 10–20 cm.

Saat media ini menyambangi, Misda sedang mengawasi anak-anaknya yang tengah menjadikan lapangan SD 016 sekitar 36x25 meter sebagai kolam dadakan. Sepuluh anak tengah asyik berenang.

Yudistira (6), anak Misda, sedang asyik menikmati luapan air yang ada. “Di sini sudah empat kali banjir sejak Ramadan tahun lalu. Sebelumnya jarang,” jelasnya.

Tak berbeda dengan Sarinah. Kedua anaknya bersekolah di SD 016. Namun, kemarin pagi dia harus membawa anaknya pulang kembali dari sekolah. “Minggu dalam, kalau tadi pagi (Senin) di pelataran aja yang terendam,” tutur sambil menggendong anak ketiganya.

Apri Widya Sari, anak bungsu Sarinah, duduk di kelas 5. Kemudian, Muhammad Yasir, anak keduanya, masih kelas 1. Keduanya juga tengah menikmati air yang merendam sekolah mereka.

Selain itu, SMP 30 di Kelurahan Pampang terpaksa meliburkan murid-muridnya. Sekolah dibalut warna hijau itu tergenang cukup tinggi. Jalannya terendam sedalam 20 cm. Berjarak sekitar 30 meter terdapat lamin, tempat warga Desa Budaya Pampang mementaskan tarian Dayak untuk menghibur pengunjung yang berwisata.

Tapi, Minggu (12/1), tak ada pertunjukan. Genangan air sedalam 10–20 cm menutupi jalan hingga pelataran lamin. “Kemarin sih dalam sampai ke lamin,” tambah Sarinah.

Ditemui di kantornya, Kadisdik Samarinda Asli Nuryadin mengatakan, ada enam sekolah yang terendam banjir dan terpaksa diliburkan dengan alasan keselamatan. “Lima SD dan satu SMP,” katanya.

Namun, dia mengaku lupa sekolah mana saja yang terendam. Dia hanya menerangkan lokasi. Yakni, Samarinda Seberang 2 SD, Samarinda Ilir 1 SD, Sungai Pinang 1 SD, dan Samarinda Utara 1 SD, dan SMP ada 1. “Itu kabar yang saya terima Minggu, kemungkinan ada yang sudah surut,” jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Plt BPBD Samarinda Hendra AH mengaku telah mengirim peralatan sebagai upaya pertama bantuan kepada masyarakat. Dua perahu lipat di Desa Budaya Pampang. Dua perahu polyethylene dan satu tenda di Bengkuring.

Dia menambahkan, genangan di Desa Budaya Pampang sudah mengalami penurunan drastis. Semula ketinggian air berada di 20–50 cm, Senin (13/1), ketinggian air hanya 10–20 cm. Sementara genangan dengan kedalaman 20–70 cm berada di Kelurahan Samarinda Utara dan Sambutan. “Di Sambutan ada tujuh RT dan di Samarinda Utara ada 10 RT,” tuturnya.

Terkait batas titik mati atas (TMA) di Waduk Benanga, Hendra menyebut mengalami kenaikan. Minggu (12/1), setinggi 70 cm dan kemarin pukul 14.23 setinggi 80 cm. “Ini akan terus mengalami perubahan. Air di bendungan ini akan terus menampung air dari Tanah Merah,” ujarnya.

Sementara itu, forecaster Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Samarinda Sutrisno mengatakan, pengukuran curah hujan di Sungai Siring Sabtu (11/1) yakni 88 ml yang diakumulasi selama 24 jam. Kemudian, Minggu (12/1) terbesar pukul 03.00–05.30 Wita yaitu 35 ml.

Sementara di daerah kota hanya 67 ml pada Sabtu dan 53 ml sehari setelahnya. “Pengukuran dengan nilai semakin tinggi masuk kategori lebat. Tapi dengan intensitas rendah, Sungai Siring juga menjadi penyumbang air ke Waduk Benanga,” jelasnya.

Dia menambahkan, perkiraan hujan sampai tiga hari ke depan dimungkinkan masih terjadi. Namun, intensitasnya ringan sampai sedang. “Tapi, ada kemungkinan hari ini dan besok ada peningkatan,” ucapnya.

Sutrisno mengatakan, status cuaca saat ini masih aktifnya kejadian monsoon dan Osilasi Medden-Julian MJO yang menyuplai curah hujan di wilayah Indonesia secara umum, dan wilayah Kaltim secara khusus. Itu akan meningkatkan peluang curah hujan. Dia berharap, masyarakat lebih waspada terhadap peningkatan curah hujan. Yang dampaknya akan menimbulkan genangan dan tanah longsor. (*/eza/dwi/k8)


BACA JUGA

Senin, 27 Januari 2020 13:42

Virus Corona (2019-nCoV) Mengancam Gelaran Olahraga di Tiongkok, Pilih Menunda, Pindah Venue atau Tanpa Penonton

SAAT ini, virus Corona (2019-nCoV) yang terjadi di Tiongkok menjadi…

Senin, 27 Januari 2020 13:16

Wacana Pemerintah Hapus Honorer, Targetnya Tuntas 2021

JAKARTA– Pemerintah berencana menghapus tenaga honorer. Baik di instansi pusat…

Senin, 27 Januari 2020 13:10

SORRY YA..!! MenPAN RB: Pusat Ngga Urus Tenaga Honor Daerah

JAKARTA- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB)…

Senin, 27 Januari 2020 12:41

WALAH..!! Pemerintah Belum Larang WNA Tiongkok Masuk Indonesia

JAKARTA - Kekhawatiran mengenai penyebaran 2019 novel conoravirus (2019-nCoV) dirasakan…

Senin, 27 Januari 2020 12:21

8 Penumpang Tiba di Bandara APT Pranoto Terindikasi Terjangkit Virus Corona? Ini Penjelasan RS AWS

SAMARINDA - Kabar 8 penumpang dari Jakarta tiba di Bandara…

Minggu, 26 Januari 2020 11:57

RSKD Balikpapan Siapkan Ruang Isolasi dan Tim Spesialis

RSKD Balikpapan ditetapkan sebagai tempat rujukan jika ada pasien suspect…

Minggu, 26 Januari 2020 11:54

Penghapusan Tenaga Honorer Tunggu Instruksi Pusat

SAMARINDA – Pemerintah berencana menghapus tenaga honorer di lingkungan pemerintahan.…

Minggu, 26 Januari 2020 11:54
Backpacker-an ke Hong Kong setelah Demonstrasi (3)

Perayaan Sederhana, Makan Bersama serta Berbagi dengan Keluarga

  Gong Xi Fa Cai. Sesuai kalender Tionghoa, tahun ini…

Minggu, 26 Januari 2020 11:50

Masih Timpang, tapi Potensial Berkembang

SEBAGIAN besar wilayah utama proyeksi ibu kota negara akan terletak…

Minggu, 26 Januari 2020 11:46

17 Kota di China Diisolasi, Dokter yang Menangani Pasien 2019-nCov Meninggal

HONGKONG – Usaha untuk membatasi persebaran 2019-novel Coronavirus (2019-nCov) gagal.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers