MANAGED BY:
KAMIS
02 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Selasa, 14 Januari 2020 14:29
Temuan HIV di Lokalisasi Manggar Sari, DKK Fokus Pengobatan
Andi Sri Juliarty

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN – Kabar temuan pengidap human immunodeficiency virus (HIV) di lokalisasi Manggar Sari ibarat momentum. Di mana pemerintah daerah harus ketat lagi dalam pengawasan dan pemeriksaan. Sehingga setiap pengidap HIV dapat terjangkau dan terkontrol dalam pengobatannya.

Seperti disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Balikpapan Sabaruddin Panrecale beberapa waktu lalu. Menurutnya sebaran HIV jangan hanya terfokus di lokalisasi. Tak hanya di sana, potensi lebih besar dan berbahaya masih bisa terjadi di tempat lain yang terselubung. Terutama mereka yang berkeliaran dari satu tempat ke tempat lain. Kemudian tidak terjangkau oleh pemerintah.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Andi Sri Juliarty menuturkan, selama ini secara rutin melalui puskesmas wilayah sudah ada program deteksi dini pemantauan pada daerah berisiko.

“Ada tim penjangkau. Karena memang tidak mudah masuk ke sana (lokalisasi) untuk tes HIV. Mereka juga belum terbiasa melakukan tes,” ujarnya. Padahal di daerah lain contohnya Papua, mereka sudah terbiasa melakukan pemeriksaan tes HIV. Sementara di Kota Minyak, masyarakat bahkan masih awam dengan pemeriksaan tersebut.

Meski pemeriksaan HIV sebenarnya bagi siapa saja penting. Terutama PSK dan pelaku yang kerap ‘jajan’ sembarang. Jika tidak terdeteksi, maka susah dilakukan pengobatan. Bahayanya justru semakin bisa menyebarkan virus tersebut. Sulitnya memberikan sosialisasi kepada masyarakat, pihaknya berencana memasukkan pengenalan dan pemeriksaan HIV melalui gerakan masyarakat (germas).

Sementara ini, biasanya germas berisi pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat. “Tapi kalau bilang tes HIV, zaman sekarang orang pada reject. Kalau di lokalisasi jika malah terekspose, khawatirnya mereka malah takut dan lepas,” imbuhnya. Maka dari itu, dalam penanganannya tak bisa gegabah. Pemerintah harus bertahap dan melakukan pendekatan.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 02 Juli 2020 12:22

Tetap Merah, Pemprov Ralat Balikpapan Zona Hitam

BALIKPAPAN masih berstatus zona merah Covid-19. Bukan zona hitam seperti…

Kamis, 02 Juli 2020 12:19

Kosmetik Ilegal Asal Malaysia Gagal Edar

BALIKPAPAN-Ribuan produk kosmetik ilegal kembali disita petugas. Barang asal Malaysia…

Kamis, 02 Juli 2020 11:12

Kasus Covid-19 di Balikpapan Melonjak dari Kalangan Pekerja Luar Daerah

BALIKPAPAN - Data terakhir, 186 pasien Covid-19 sebagian besar didominasi…

Kamis, 02 Juli 2020 11:09

Harga Hewan Kurban Berpotensi Naik

BALIKPAPAN – Sebulan lagi umat Islam merayakan Iduladha 1441 H.…

Kamis, 02 Juli 2020 11:08

Polda Kaltim Siaga Karhutla

BALIKPAPAN - Rapat koordinasi penanganan dan pengendalian kebakaran hutan dan…

Kamis, 02 Juli 2020 11:06

Relaksasi Pernikahan di 3 Juli, Menyusul Objek Wisata

BALIKPAPAN – Sesuai rencana, Pemkot Balikpapan akan memulai sejumlah relaksasi di…

Rabu, 01 Juli 2020 13:26

Tak Ada Denda Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan di Balikpapan

BALIKPAPAN- Pemerintah Kota Balikpapan masih mempertimbangkan kembali rencana penerapan sanksi…

Selasa, 30 Juni 2020 13:10

Nelayan Sulit Melaut Akibat Gelombang Tinggi, Harga Ikan Laut Melambung

BALIKPAPAN - Pengaruh angin selatan membuat gelombang tinggi di perairan…

Selasa, 30 Juni 2020 13:01

Warga Push Up karena Tak Pakai Masker Viral

Viral oknum warga tidak mengenakan masker mendapat sanksi push up…

Selasa, 30 Juni 2020 13:00

Harga Tanah Jadi Penghambat Investasi di Balikpapan

Investor asing yang akan masuk ke Kaltim mendapat banyak hambatan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers