MANAGED BY:
SELASA
28 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 14 Januari 2020 13:52
Pangeran Abu Dhabi Terlibat Pembangunan IKN
-

PROKAL.CO, JAKARTA– Presiden Joko Widodo tengah menyusun komposisi dewan pengarah pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru. Salah satu sosok yang diminta duduk sebagai dewan pengarah adalah Putra Mahkota Abu Dhabi Mohamed bin Zayed. Tawaran tersebut disampaikan saat keduanya bertemu, Minggu (12/1).

Juru bicara Kepresidenan Fadjroel Rachman mengatakan, dilibatkannya pihak asing tak lepas dari komitmen pemerintah melibatkan dunia internasional dalam pemindahan IKN. Bukan hanya dari segi investasinya, namun juga pembangunan kotanya.

“Salah satu yang diinginkan oleh beliau bahwa ibukota baru Indonesia ini merupakan persembahan Indonesia untuk dunia,” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin (13/1).

Fadjroel menambahkan, dalam mengkonsep kota baru yang smart city dan green city yang modern dibutuhkan sumber daya yang besar. Sehingga diperlukan input dari berbagai penjuru. Terlebih, negara-negara yang sudah berhasil membangun kotanya.

Untuk itu, bukan hanya Uni Emirates Arab, ada negara lainnya yang sudah memastikan terlibat. Yakni Korea Selatan dan Jepang. Dari tiga negara tersebut, semuanya memiliki keunggulan dalam pengembangan kota. Misalnya Jepang yang kuat unggul dalam teknologi, kemudian Korea Selatan yang berpengalaman dalam pemindahan ibukota.

“Jadi Pak Jokowi ingin menjadikan ibukota baru di Kaltim nanti menjadi simpul dari semua yang menjadi kelebihan-kelbihan dari negara di dunia,” tuturnya.

Lantas, bagaimana respon dari pangeran Mohamed bin Zayed? Fadjroel menyebut Zayed merespon positif. Namun untuk jabatan definitifnya akan seperti apa masih akan di bahas. Sosok yang juga menjabat Komisaris PT Adhi Karya itu juga menegaskan potensi adanya dewan pengarah dari negara lainnya masih terbuka.

Sementara itu, Presiden mengundang investor di seluruh dunia untuk berinvestasi di Ibu Kota Negara (IKN) baru Republik Indonesia. Hal itu disampaikannya saat menyampaikan pidato kunci pada forum Abu Dhabi Sustainability Week (ADSW) di Abu Dhabi National Exhibition Center (ADNEC), Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab, Senin (13/1).

“Di Ibu Kota Negara baru, kami mengundang dunia untuk membawa teknologi terbaik, inovasi terbaik, dan kearifan terbaik,” kata Presiden Joko Widodo. Jokowi menuturkan, IKN nanti akan menjadi kota dengan teknologi mutakhir. Namun disaat bersamaan menjadi wadah bagi inovasi, kreativitas, dan ramah lingkungan, serta menjadi tempat yang memberikan kebahagiaan.

Dia menambahkan, Indonesia memiliki 1,4 juta pegawai negeri sipil pusat. Apabila digabung bersama keluarganya, maka akan ada sekitar 6-7 juta orang yang akan menjalani perpindahan. Indonesia tidak hanya membangun ibukota administratif dengan skala kecil, tapi kita ingin membangun kota smart metropolis.

“Karena populasinya akan tiga kali lipat populasi Paris, 10 kali lipat populasi Washington DC, bahkan akan menyamai populasi New York dan London,” ujar Presiden.

Sementara itu, kunjungan Presiden ke UEA membawa oleh-oleh investasi yang cukup besar. Investasi tersebut terangkum dalam 11 perjanjian bisnis dengan estimasi total nilai investasi sebesar US$ 22.89 miliar atau sekitar 314,9 triliun rupiah. Antara lain di bidang energi, migas, petrokimia, pelabuhan, telekomunikasi, dan riset.

Selain perjanjian bisnis, ada juga perjanjian kerja sama antar pemerintah. Yakni di bidang keagamaan, pendidikan, pertanian, kesehatan, dan penanggulangan terorisme.

Presiden Joko Widodo mengapresiasi hubungan kerjasama antara Indonesia dan UEA yang terus meningkat. “UEA akan tetap menjadi salah satu mitra penting kerja sama ekonomi Indonesia, terutama di bidang investasi,” ucap Presiden Jokowi.

Sementara itu, Zayed mengatakan bahwa hubungan kedua negara masih dapat ditingkatkan. “Kita dapat memulai era baru hubungan kedua negara yang lebih erat,” kata Putra Mahkota Mohamed bin Zayed. (far)


BACA JUGA

Senin, 27 Januari 2020 13:59

Virus Korona Lebih Berbahaya daripada SARS

BEIJING – Kewaspadaan terhadap merebaknya virus korona harus lebih ditingkatkan.…

Senin, 27 Januari 2020 13:42

Virus Corona (2019-nCoV) Mengancam Gelaran Olahraga di Tiongkok, Pilih Menunda, Pindah Venue atau Tanpa Penonton

SAAT ini, virus Corona (2019-nCoV) yang terjadi di Tiongkok menjadi…

Senin, 27 Januari 2020 13:16

Wacana Pemerintah Hapus Honorer, Targetnya Tuntas 2021

JAKARTA– Pemerintah berencana menghapus tenaga honorer. Baik di instansi pusat…

Senin, 27 Januari 2020 13:10

SORRY YA..!! MenPAN RB: Pusat Ngga Urus Tenaga Honor Daerah

JAKARTA- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB)…

Senin, 27 Januari 2020 12:41

WALAH..!! Pemerintah Belum Larang WNA Tiongkok Masuk Indonesia

JAKARTA - Kekhawatiran mengenai penyebaran 2019 novel conoravirus (2019-nCoV) dirasakan…

Senin, 27 Januari 2020 12:21

8 Penumpang Tiba di Bandara APT Pranoto Terindikasi Terjangkit Virus Corona? Ini Penjelasan RS AWS

SAMARINDA - Kabar 8 penumpang dari Jakarta tiba di Bandara…

Minggu, 26 Januari 2020 11:57

RSKD Balikpapan Siapkan Ruang Isolasi dan Tim Spesialis

RSKD Balikpapan ditetapkan sebagai tempat rujukan jika ada pasien suspect…

Minggu, 26 Januari 2020 11:54

Penghapusan Tenaga Honorer Tunggu Instruksi Pusat

SAMARINDA – Pemerintah berencana menghapus tenaga honorer di lingkungan pemerintahan.…

Minggu, 26 Januari 2020 11:54
Backpacker-an ke Hong Kong setelah Demonstrasi (3)

Perayaan Sederhana, Makan Bersama serta Berbagi dengan Keluarga

  Gong Xi Fa Cai. Sesuai kalender Tionghoa, tahun ini…

Minggu, 26 Januari 2020 11:50

Masih Timpang, tapi Potensial Berkembang

SEBAGIAN besar wilayah utama proyeksi ibu kota negara akan terletak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers