MANAGED BY:
RABU
08 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Selasa, 14 Januari 2020 12:24
Bertekad Perkuat Alutsista Indonesia, Prabowo Bertemu Menhan Prancis
KERJA SAMA: Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto bertemu Menteri Pertahanan Prancis, Florence Parly, di Kantor Kementerian Pertahan Prancis di Paris, kemarin (13/1) . FOTO : KBRI Prancis

PROKAL.CO, JAKARTA - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bertekad memajukan sistem pertahanan dan Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) dalam negeri. Hal itu disampaikannya saat melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Pertahanan Prancis, Florence Parly, di Kantor Kementerian Pertahanan Prancis di Paris, Senin (13/01). 

Mengawali rangkaian pertemuan bilateral, Prabowo menerima upacara penghormatan militer di halaman kantor Kementerian Pertahanan Prancis. Dalam pertemuan kedua Menhan tersebut membahas langkah untuk mempererat kerja sama pertahanan kedua negara, dan upaya memajukan industri pertahanan Indonesia. 

“Saya mencatat bahwa sebagai dua mitra strategis, Indonesia-Prancis selama ini memiliki kerja sama pertahanan yang baik. Indonesia ingin terus meningkatkan kerja sama pertahanan, khususnya di bidang yang dapat memperkuat alutsista TNI dan memajukan industri pertahanan Indonesia,” sebut Prabowo dalam keterangan tertulis KBRI Paris. 

Duta Besar Republik Indonesia untuk Prancis, Arrmanatha Nasir menjelaskan peluang meningkatkan kerja sama pertahanan kedua negara masih terbuka lebar. Hal ini mengingat kedua negara memiliki hubungan bilateral yang baik dan kebijakan polugri (politik luar negeri) yang independen. 

Lebih lanjut dia menjelaskan, bahwa dalam pertemuan yang berlangsung terbuka dan interaktif, kedua Menhan sepakat memperkuat kerja sama pertahanan yang akan dituangkan dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama Bidang Pertahanan atau DCA (Defense Cooperation Agreement). Untuk itu, kedua Menhan mendorong agar DCA dapat segera diselesaikan pada tahun ini sebagai framework kerja sama pertahanan ke depan. 

Beberapa isu yang menjadi perhatian untuk DCA termasuk kerja sama pelatihan dan pendidikan, pengembangan industri pertahanan, kerja sama dalam bidang sains dan teknologi industri pertahanan, kerja sama intelijen pertahanan, kerja sama peacekeeping operations, serta kerja sama misi kemanusiaan saat bencana, dan counter-terorism. 

“Prancis sebagai negara yang memiliki industri pertahanan yang maju, dapat menjadi mitra strategis dalam upaya Indonesia memperkuat alutsista TNI serta mengakselerasi pengembangan industri pertahanan nasional. Langkah ini akan mendukung upaya menjadikan industri pertahanan nasional sebagai bagian dari global production chain,” kata Arrmanatha. 

Selain bertemu dengan Menhan Prancis, selama kunjungannya di Prancis, 11-13 Januari, Prabowo telah melakukan serangkaian pertemuan dengan perusahaan industri pertahanan di bidang pesawat tempur, kapal, radar, dan sistem avionic, serta amunisi. Dalam pertemuan tersebut, kalangan industri pertahanan Prancis diharapkan dapat bekerja sama dalam mengakselerasi kemajuan industri pertahanan Indonesia serta penguatan sistem alutsista TNI melalui transfer teknologi, peningkatan penggunaan kandungan lokal, dan peningkatan kapasitas SDM. 

Prabowo menegaskan Indonesia siap berkolaborasi dan bekerja sama dengan perusahaan industri Prancis agar dapat menjadikan industri pertahanan Indonesia menjadi bagian dari global production chain produk alutsista.  

Sebelumnya, pada 2017, kedua negara menyepakati Letter of Intent (LoI) atau Pernyataan Kehendak untuk peningkatan kerja sama pertahanan termasuk kerja sama kelautan dan keamanan maritim. Sejak 2013, Indonesia dan Prancis telah memiliki forum Dialog Pertahanan Indonesia-Prancis (Indonesia-France Defense Dialogue/IFDD) yang diselenggarakan setiap tahun. 

Melalui Dialog tersebut, fokus area kerja sama dan pembahasan meliputi bidang seperti pelatihan dan pendidikan, saling kunjung, dan counter-terorism. Kunjungan Prabowo ke Prancis para Januari 2020 merupakan pertemuan pertama tingkat tinggi yang mengawali rangkaian kegiatan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara khususnya di bidang pertahanan. (jpc/rdh)

 


BACA JUGA

Rabu, 08 April 2020 14:15

THR ASN Tersedia, Masyarakat Miskin di Luar PKH Dapat BLT

JAKARTA – Mahalnya biaya mitigasi pandemi Covid-19 membuat jatah Tunjangan…

Rabu, 08 April 2020 13:22

PSBB DKI Jakarta Didukung Lintas Sektor, Polri Bantu Tindak yang Bandel

JAKARTA– Status DKI Jakarta telah ditetapkan menjadi Pembatasan Sosial Berskala…

Selasa, 07 April 2020 22:15

Wartawan Peliput Wabah Covid-19 Perlu Memiliki Pengetahuan yang Memadai

 JAKARTA-.  Wartawan yang akan meliput wabah Covid-19 harus memiliki pengetahuan…

Selasa, 07 April 2020 14:52

Naek L. Tobing Meninggal karena Covid-19

JAKARTA– Psikiater senior Naek L. Tobing tutup usia karena Covid-19…

Selasa, 07 April 2020 14:33

Jokowi Tegaskan Tidak Ada Revisi PP

JAKARTA – Presiden Joko Widodo tidak ingin polemik wacana pembebasan…

Selasa, 07 April 2020 14:14

Kemenag Tunda Pengumuman Kelulusan Petugas Haji

JAKARTA – Sedianya pengumuman kelulusan seleksi petugas haji non kloter…

Selasa, 07 April 2020 14:11

Polisi Tangkap Penghina Presiden Jokowi

JAKARTA— Polri melakukan penangkapan terhadap terduga penghina Presiden Jokowi bernama…

Selasa, 07 April 2020 14:10

Pembebasan Napi Tidak Untuk Koruptor

JAKARTA – Wacana pembebasan sejumlah napi koruptor sebagai bagian dari…

Selasa, 07 April 2020 12:21

Perppu Pilkada Perlu Libatkan Penyelenggara

JAKARTA - Draf Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Pilkada yang…

Selasa, 07 April 2020 12:21

Dugaan Pelanggaran Capai 501 Kasus, Bawaslu Tetap Lakukan Pemeriksaan

JAKARTA– Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 memang sudah dihentikan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers