MANAGED BY:
RABU
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Senin, 13 Januari 2020 14:39
Soal ASABRI, Penegak Hukum Harus Progresif

PROKAL.CO, JAKARTA– Penegak hukum diharapkan segera bergerak menindaklanjuti kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI). Sebab, indikasi penyimpangan pengelolaan anggaran dinilai sangat kentara.

”Penegak hukum perlu juga progresif. Jangan sampai terulang seperti Jiwasraya,” kata pakar hukum pidana Suparji Ahmad (12/1). Meski belum ada laporan, penegak hukum tetap bisa bergerak. ”Unsur pelanggaran pidana terlihat. Semuanya tidak menghalangi aparat penegak hukum untuk bertindak,” imbuhnya.

Menurut Suparji, koordinasi yang tengah dilakukan para menteri terkait kondisi ASABRI tidak perlu jadi beban penegak hukum. Apalagi, dia menilai, bukti permulaan yang bisa dijadikan jalan untuk membongkar permasalahan ASABRI sudah ada. ”Dan, supaya ada kejelasan, ada kepastian, tidak menimbulkan fitnah atau spekulasi yang lain, aparat penegak hukum mendalami kasus tersebut,” terang dia.

Berdasar informasi yang beredar, Suparji menduga, masalah ASABRI tidak jauh-jauh dari tindak pidana korupsi. Sebab, ada dugaan kerugian keuangan negara. ”Kemudian, ada kemungkinan juga memperkaya diri atau orang lain,” ungkap dia. Selain itu, dia melihat ada penyalahgunaan wewenang serta perbuatan melawan hukum dalam permasalahan ASABRI.

Menurut Suparji, konstruksi dalam masalah ASABRI mirip dengan Jiwasraya. Dia mencontohkan, ASABRI dan Jiwasraya sama-sama tidak mampu memenuhi hak nasabah. ”Yang kemudian diduga karena mungkin salah investasi atau mungkin karena terjadinya penyimpangan,” katanya.

Senada, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menyampaikan, pelanggaran hukum dalam masalah ASABRI memang kelihatan. Dia juga sependapat bahwa persoalan di ASABRI mirip dengan Jiwasraya. (syn/c10/fal)


BACA JUGA

Rabu, 19 Februari 2020 11:00

Istri Kapten Anwar Pingsan Usai Pemakaman

SEMARANG– Pemakaman empat jenazah korban kecelakaan Helikopter MI-17 yang jatuh…

Rabu, 19 Februari 2020 10:54

Singapura Larang Warga China Masuk, Kini Andalkan Kunjungan Turis Indonesia

JAKARTA– Kebijakan pemerintah Singapura terkait dengan wabah korona bakal berdampak…

Rabu, 19 Februari 2020 10:39

Kemenag Lobi Penambahan Toilet di Mina

JAKARTA – Ketersediaan toilet di tenda-tenda jamaah haji Indonesia di…

Rabu, 19 Februari 2020 10:23

Bahaya Rokok Perlu Masuk Kurikulum

JAKARTA– Peraturan tentang kawasan tanpa rokok (KTR) di sekolah tidak…

Rabu, 19 Februari 2020 10:22

Buron KPK Diduga Ada di Apartemen Mewah

JAKARTA– Belum adanya sikap tegas dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)…

Rabu, 19 Februari 2020 10:19

Hindari Anjing Pelacak, Ganja 1 Ton Ganja Dilapisi Serbuk

JAKARTA– Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengagalkan peredaran 1 ton…

Rabu, 19 Februari 2020 10:03

Gagal di Perseorangan, Boleh Maju Via Partai

JAKARTA- Bagi bakal calon perseorangan yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS),…

Selasa, 18 Februari 2020 12:22

Pemilik Motor Ikut Bakar Diri, Akhirnya Tewas

Pada Sabtu (15/2) lalu warga di seputaran Pantai Siyut, Desa…

Selasa, 18 Februari 2020 12:16

Beri Insentif Pariwisata Tutup Dampak Corona

JAKARTA – Pariwisata menjadi salah satu sektor yang berpotensi paling…

Selasa, 18 Februari 2020 12:15

Aneh, PP Bisa Batalkan UU, Ini Kata Menteri Hukum dan HAM

JAKARTA- RUU Ciptaker tidak hanya memicu persoalan dari sisi konten.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers