PROKAL.CO,
SAMARINDA–Keluhan warga Perumahan Temindung Indah, Jalan DI Pandjaitan, terkait cacing dari saluran air PDAM Tirta Kencana, diduga lantaran adanya endapan lumpur dan keretakan pipa. Proyek drainase di Jalan DI Pandjaitan ditengarai menjadi celah lumpur dan cacing masuk ke pipa akibat tergaruk alat berat.
Kamis (9/1), Kaltim Post kembali menghubungi Juhari (29). Ibu rumah tangga di Perumahan Temindung Indah itu mengatakan, pihak PDAM telah bertandang ke kediamannya dan melakukan pengecekan. "Tadi (kemarin) ada sih ke rumah, tapi cuma ambil sampel air kata petugas yang datang, kalau penjelasan tentang asal cacing nggak ada sih," ucapnya.
"Cacing itu munculnya sehabis air mati. Kalau sekarang sudah nggak ada cacing, karena air mengalir tiga hari ini," lanjutnya.
Sementara itu, Humas PDAM Tirta Kencana HM Lukman mengatakan, adanya cacing dalam saluran air tersebut lantaran endapan lumpur yang diduga berasal dari parit. "Ya cacing itu kan dari endapan lumpur, di lokasi proyek kan ada juga pipa yang sempat kena garuk yang depan Masjid Babul Hafazah, Jalan PM Noor," tuturnya.
"Mungkin masuknya ke pipa ya dari parit yang ada proyek itu, kalau dari IPA Gunung Lingai (sumber air warga Perumahan Temindung Indah dan sekitarnya) selalu bersih," sambungnya.
Disinggung soal ada-tidaknya keluhan warga, Lukman menuturkan belum ada warga yang mengeluh sejak normalisasi. Upaya perbaikan telah dilakukan pada Rabu malam (8/1). Untuk saat ini, pihaknya masih tahap penormalan.