MANAGED BY:
SELASA
28 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Jumat, 10 Januari 2020 14:18
Mampu Jual Beras Premium 1.000 Ton, Bulog Yakin Jadi Penyeimbang Pasar
Setelah berhasil merealisasikan beras premium kemasan berupa Beras Kita dan Beras Etam sebesar 1.000 ton, Bulog Divre Kaltimtara berencana memperkenalkan Beras Forti-Vit tahun ini.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Setelah berhasil merealisasikan beras premium kemasan berupa Beras Kita dan Beras Etam sebesar 1.000 ton, Bulog Divre Kaltimtara berencana memperkenalkan Beras Forti-Vit tahun ini.

Kepala Divre Kaltim dan Kaltara Suharto Djabar mengatakan, Beras Etam dan Mahakam baru diperkenalkan pada triwulan III 2019 lalu. Jadi, untuk saat ini penetrasinya belum terlalu besar. “Kami masih menjual di Balikpapan dan Samarinda saja,” terangnya, Rabu (8/1).

Diketahui, saat ini Bulog Kaltimtara telah memiliki tiga produk beras yaitu Beras Etam dengan kualitas super premium, Beras Kita kualitas premium dan Beras Mahakam kualitas medium. Tahun ini, pihaknya akan lebih luas lagi memasarkan produk beras tersebut. Paling tidak sudah bisa mencapai seluruh wilayah kerja Bulog Kaltimtara. “Dengan menjangkau seluruh daerah, kami ingin menjadi penyeimbang pasar. Sebab harga yang kami tawarkan tidak jauh berbeda dan memiliki kualitas baik,” ungkapnya.

Suharto mengungkapkan, ketiga produk itu saat ini sudah mampu diterima dengan baik oleh pasar Balikpapan dan sekitarnya. Karena itu, Bulog akan memperluas penetrasi ke berbagai daerah, sekaligus memperkenalkan beras Forti-Vit.

“Penjualan ketiga produk tersebut sudah menyentuh angka 1.000 ton. Saat ini tiga jenis beras itu sudah bisa menjadi pilihan dan disesuaikan untuk kepentingan masyarakat dalam mengonsumsi beras," ujar Suharto.

Tiga pilihan beras itu merupakan produksi petani lokal dan pemrosesan dilakukan menggunakan mesin milik Bulog. Pemasaran tiga jenis beras lokal tersebut melalui Rumah Pangan Kita (RPK) dan pasar tradisional. Pada awal 2020, Bulog Divre Kaltimtara juga memperkenalkan produk barunya yakni beras bernutrisi yang dikenal dengan Beras Forti-Vit.

Beras Forti-Vit adalah beras sehat yang di dalamnya banyak kandungan vitamin. Suharto mengatakan, bahwa beras Forti-Vit secara resmi dikenalkan pada bulan lalu, Desember 2019 di Jakarta. "Kini beras dengan kaya akan nutrisi ini sudah tersedia di wilayah kerja kami (Kaltim dan Kaltara)," katanya.

Suharto menyebutkan, untuk tahap awal, stok yang disediakan dalam penyaluran di Kaltim dan Kaltara sebanyak 15.000 pack. Dalam kemasan plastik dengan berat 1 kilogram, beras ini dibanderol dengan harga Rp 20.000. Untuk pendistribusiannya, Bulog tak hanya mengandalkan mitra jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) tapi juga akan menggandeng pedagang yang berada di beberapa pasar tradisional. "Beras Forti-Vit merupakan beras pilihan yang diolah kembali sampai bersih," kata Suharto.

Dia menjelaskan, setelah diolah menjadi bersih, kemudian beras ini dicampur dengan banyak nutrisi. Meliputi vitamin A, vitamin B1, vitamin B3, vitamin B6, vitamin B9, vitamin B12, zat besi dan Seng (Zn).

"Dari situ barulah dikemas dalam bentuk padat. Karena kaya akan nutrisi, maka beras Forti-Vit tidak perlu dicuci laiknya beras reguler melainkan langsung ditanak. Tak cuma itu, mengonsumsi beras Forti-Vit diklaim dapat menambah energi," ungkap Suharto.

Beras fortifikasi untuk sementara masih diproduksi di Jawa Barat. Namun apabila permintaan besar tidak menutup kemungkinan akan produksi di daerah. “Kami ingin memberikan pilihan beras kepada masyarakat. Tujuan kami juga sebagai penyeimbang pasar. Kalau beras medium kami sudah bisa menjadi pangsa utama. Kalau premium kan belum,” tutupnya. (aji/ndu/k18)


BACA JUGA

Senin, 27 Januari 2020 10:17

Ada Berbagai Kemudahan, Momen Tumbuhkan UMKM

Tahun ini jadi momen yang tepat untuk mengembangkan usaha mikro…

Jumat, 24 Januari 2020 23:06

Tekanan Luar Negeri untuk Ekspor Kian Besar

SAMARINDA – Perkembangan ekonomi internasional tahun ini semakin penuh tantangan.…

Jumat, 24 Januari 2020 23:05

Realisasikan DBH Sawit dengan Omnibus Law

Sejak dulu pemerintah daerah kesulitan merealisasikan permintaan dana bagi hasil…

Jumat, 24 Januari 2020 20:39

Kepala OJK Kaltim Berganti, Ini Komentar Pejabat Baru soal Kondisi Perbankan

SAMARINDA - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Timur…

Jumat, 24 Januari 2020 09:42

2019, Pengunjung Plaza Balikpapan Naik 43 Persen

BALIKPAPAN – Plaza Balikpapan sepanjang 2019 berhasil mencatatkan pertumbuhan cukup…

Jumat, 24 Januari 2020 09:42
Mengelola Bisnis Keluarga ala Nurul Karti Handayani (2-Habis)

Harus Tampil Beda dan Berani Mencoba

Konsisten menjadi kunci kesuksesan Nurul Karti Handayani dalam menjalankan bisnis…

Kamis, 23 Januari 2020 15:23

Kasus Jiwasraya Tak Pengaruhi Ekonomi

JAKARTA– Kondisi ekonomi dalam negeri masih menunjukkan stabilitas yang terjaga…

Kamis, 23 Januari 2020 14:14

Tahun Ini Ditargetkan Rp 26,51 T, Kejar Wajib Pajak Pribadi

Meski tahun lalu belum mampu melampaui target penerimaan pajak, pusat…

Kamis, 23 Januari 2020 14:13

Jadi Gaya Hidup, Vape Dorong Pendapatan Cukai

BALIKPAPAN – Pengguna vape atau rokok elektrik di Bumi Etam…

Kamis, 23 Januari 2020 14:08
Mengelola Bisnis Keluarga ala Nurul Karti Handayani (1)

Nomor Duakan Keuntungan, Pilih Didik Anak dan Jalin Silaturahmi

Tak hanya fokus mencari keuntungan, Nurul Karti Handayani memilih membuka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers