MANAGED BY:
JUMAT
21 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Kamis, 09 Januari 2020 13:52
ASTAGA..!! "Banjir" Janda di Kabupaten Paser

Selama 2019, Ada 538 Janda Baru Hasil Perceraian di Paser

SELALU PADAT: Pelayanan perkara di Pengadilan Agama Tanah Grogot mayoritas melayani perkara perceraian.

PROKAL.CO, TANA PASER - Pengadilan Agama Tanah Grogot setiap pekannya selalu dipadati para pemohon perkara, dari tahun ke tahun, dari 32 jenis perkara yang dilayani, perkara perceraian masih mendominasi selama 2019 ini. Kendati sejak Oktober 2018, Pengadilan Agama Penajam Paser Utara (PPU) telah berdiri dan dialihkan ke sana. Pengadilan Agama Tanah Grogot selama 2019 ini telah mencatatkan data akhir tahun, yakni 169 perkara cerai talak (usulan suami) dan 427 perkara cerai gugat (usulan istri).

" Total ada 595 perkara selama 2019 di Kabupaten Paser. Namun masih ada 57 perkara yang belum inkrah dan sidangnya dilanjutkan pada 2020 ini. Sehingga total 538 perkara cerai yang sudah inkrah. Mayoritas penyebabnya perselisihan dan pertengkaran terus menerus dengan total 262 kasus. Diikuti penyebab lainnya yakni salah satu pihak telah meninggalkan pasangannya sebanyak 182 kasus. Kekerasan dalam rumah tangga 49 kasus, ekonomi 79 kasus, karena dipenjara 9 kasus, poligami 8 kasus, dan beberapa penyebab lainnya," kata Ketua Pengadilan Agama Tanah Grogot, Subhan kepada Kaltim Post, (8/1).

Perkara perceraian 2019 ini, didominasi oleh cerai gugat yakni dari perempuan yang mengusulkan lebih dulu. Sama halnya dengan kasus selama 2017 dan 2018,
sejak 2017 tercatat ratusan perkara cerai yang ditangani. Ada cerai gugat  dan cerai talak  yang belum selesai, sehingga berlanjut hingga akhir 2018. Sekretaris Pengadilan Agama Tanah Grogot Muhammad Rusydi membeberkan, pada awal 2018 sisa perkara yang belum selesai pada 2017 tercatat 53 perkara. Terdiri dari 145 perkara gugatan dan 8 perkara permohonan.

“Khusus perceraian pada 2018, cerai talak ada 229 perkara. Lantas cerai gugat ada 650 perkara. Angka ini yang paling mendominasi dari 20 perkara yang dilayani Pengadilan Agama Tanah Grogot. Isbat nikah diurutan ketiga dengan jumlah 215 perkara,” ujar Rusydi.

Namun dari jumlah tersebut, tidak semuanya diputuskan dengan bercerai. Ada yang rujuk, namun lebih banyak yang tetap berpisah.

Sedangkan Panitera Pengadilan Agama Tanah Grogot Nasa’i menjelaskan, dari empat belas kategori penyebab perceraian, yakni zina, mabuk, madat, judi, meninggalkan salah satu pihak, dihukum penjara, poligami, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), cacat badan, perselisihan atau pertengkaran, kawin paksa, murtad, dan ekonomi. Meninggalkan salah satu pihak yang tertinggi angkanya selama 2018. Lantaran berbagai penyebab, salah satunya tidak akur dalam komunikasi.

“Media sosial dan media komunikasi dari smartphone kini juga menjadi salah satu penyebab besar terjadinya perselingkuhan yang mengakibatkan lahirnya perceraian. Karena itu, pentingnya pemahaman terhadap media satu ini. Siapa saja bisa terhubung satu sama lain secara personal,” jelas Nasa’i.

Selain itu, pasangan yang mayoritas bercerai di PA Tanah Grogot, ialah kalangan muda di bawah umur 40 tahun dan 30 tahun ke bawah. Apalagi yang usia muda, banyak yang menikah karena terpaksa, seperti hamil lebih dulu dan akhirnya mau tidak mau menikah. (/jib)

 


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers