MANAGED BY:
JUMAT
28 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 09 Januari 2020 13:39
Melawan, Polisi Tembak Mati Sindikat Sabu

Bawa Sabu-Sabu 3,7 Kilogram dari Malaysia

Tersangka yang tewas ditembak saat di ruang jenazah RSUD AW Syahranie. (MYAMIN/PROKAL.CO)

PROKAL.CO, Peredaran narkoba dari Malaysia ke Kaltim kerap diungkap. Namun para pelakunya belum juga jera.

 

SAMARINDA-Ibu kota Kaltim yang cukup terbuka. Cukup dekat dengan negara tetangga, Malaysia. Peredaran narkoba tak bisa dipandang enteng di Kota Tepian. Beberapa daerah bahkan berlabel “Kampung Narkoba”. Demi memutus mata rantai, aparat mengambil tindakan tegas. Tahang Tenri (32), salah satu bandar narkoba ditembak mati Selasa (7/1) malam.

Satu timah panas kepolisian bersarang di dada Tahang. Pria 32 tahun itu melawan saat dilumpuhkan. Merebut senjata api yang dipegang petugas berpakaian sipil. Pria kelahiran Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar), itu sempat menendang petugas dan menyerang menggunakan benda tajam.

“Sejenis parang,” ucap Dirresnarkoba Polda Kaltim Kombes Akhmad Shaury saat ditemui di Polresta Samarinda kemarin (8/1). Pria yang diringkus itu disebut-sebut sudah masuk target operasi (TO) kepolisian. Ia bagian dari jaringan internasional narkotika asal Malaysia.

Rekam jejak Tahang sudah terpantau polisi. “Sekitar dua pekan kami dapat informasi bakal ada barang yang masuk ke Kaltim,” sambung perwira melati tiga tersebut. Akhmad menyebut, jaringan lintas negara itu terlihat dari kemasan yang digunakan untuk mengelabui petugas. Yakni dikemas menggunakan minuman teh asal Tiongkok. Nah, penangkapan salah satu bandar itu juga di kawasan Kampung Narkoba. “Rumahnya kayu semua, dia (pelaku) berusaha kabur ke rawa-rawa,” ucapnya.

Rumah bangsal kayu yang digunakan sebagai gudang penyimpanan narkoba, disebut Akhmad saat diringkus, pergumulan sempat terjadi. Tahang terus berupaya melepaskan diri dari sergapan petugas.

“Malam dan cukup gelap. Yang bersangkutan terpaksa dilumpuhkan secara tegas dan terukur. Dia membahayakan anggota,” ujarnya. Tahang terkena peluru di bagian dada. Namun, sebelumnya tembakan peringatan dilepaskan beberapa kali. Namun, tetap tak membuat pemuda yang tergolong pemain baru itu berhenti kabur. “Sempat mengayunkan parang ke anggota,” tegasnya.

 

Barang bukti yang disita polisi totalnya 3,7 kilogram sabu-sabu. Dua bungkus besar dikemas menggunakan minuman teh asal Tiongkok. Selain bungkus besar, barang haram siap edar juga didapat di gudang penyimpanan narkoba di tempat Tahang dibekuk (lihat infografis).

Kemarin Wakapolda Kaltim Brigjen Edy Sumitro Tambunan turut membeberkan kasus tersebut di Polresta Samarinda. Perwira tinggi polisi itu menyebut, kristal mematikan yang dikuasai Tahang diselundupkan melalui jalur khusus. “Yang bersangkutan langsung mengambil ke Tawau, Malaysia,” tegasnya.

Tahang menggunakan modus pindah dari mobil satu ke mobil yang lain untuk bisa sampai Samarinda tanpa terlacak. Tahang menggunakan jalur laut untuk bisa sampai Nunukan, kemudian berlanjut ke Tarakan.

Setelahnya, menggunakan jalur darat lewat perbatasan Kaltim-Kaltara di Berau, dan berujung ke Samarinda. Perwira menengah Polri itu tak menampik bahwa Samarinda memang menjadi tempat primadona bagi bandar narkoba.

Dari jumlah pengungkapan yang dilakukan kepolisian Samarinda selama 2019, jumlah sabu-sabu yang berhasil disita sebanyak 5,5 kilogram. Untuk ekstasi ada 15.369 butir yang gagal edar.

Khusus dobel L, Satresnarkoba Polresta Samarinda berhasil menyita 137.971 butir. Sementara di Badan Narkotika Nasional (BNN) Kaltim, jumlah barang buktinya cukup banyak. Dalam setahun 2019, barang haram (sabu-sabu) yang disita totalnya 43 kilogram yang bergerak bersama BNN pusat. Tim khusus BNN menyeret 216 tersangka ke “kursi pesakitan”.

Kepala BNN Kaltim Brigjen Raja Haryono yang ditemui secara terpisah baru-baru ini menuturkan, tak bakal kendur menghadapi pesatnya bisnis haram di provinsi ini. Tahun lalu, BNN juga menembak mati seorang bandar narkoba yang hendak membawa barang haram tersebut ke Sangatta, Kutim.

“Semua tindakan kami tentu sesuai standar operasional prosedur (SOP). Tindakan tegas diambil jika mengancam nyawa petugas,” ujarnya. Ia tak pernah kompromi jika berhubungan dengan narkoba. “Tangkap, sikat. Jangan karena ulah satu orang, banyak yang rusak karena narkoba,” sambungnya.

Namun, ia juga mewanti-wanti bagi instansi terkait di seluruh pintu masuk di Kaltim. Salah satunya Samarinda. Jalur laut Samarinda yang sejatinya menghubungkan Samarinda-Parepare, Sulsel, bisa digunakan untuk jalur distribusi ke Samarinda. Pasalnya, ada kapal yang bertolak dari Tarakan menuju Sulawesi.

“Intinya semua harus waspada,” tegasnya. Targetnya, BNN berusaha memutus jaringan antara pemesan dan distribusi. “Artinya pengguna dan pengedar harus putus, makanya kami terus giatkan sampai daerah perbatasan,” tutupnya. (dra/*/dad/rom/k16)

Samarinda “Idaman” Bandar Narkoba

 

Narkoba di ibu kota Kaltim tak ada putusnya. Satu lagi bandar narkoba yang merupakan jaringan internasional berujung kamar jenazah. Ditresnarkoba Polda Kaltim bersama Intel Resmob Polda Kaltim melakukan pengungkapan di Samarinda pada Selasa (7/1), sekitar pukul 23.00 Wita.

 

Desember 2019

- Penangkapan itu bermula saat jelang tutup tahun 2019, polisi mendapat informasi terkait adanya pengiriman barang haram dari Tawau, Malaysia.

- Polisi melakukan penyelidikan terhadap laporan dari masyarakat.

- Beberapa pintu masuk Kaltim diawasi secara khusus.

 

4 Januari 2020

- Tahang Tenri bertolak dari Samarinda melalui jalur darat menuju Kaltara. Pelaku sempat bermalam di salah satu penginapan.

 

5 Januari 2020

- Pelaku mengambil narkoba jenis sabu-sabu di salah satu daerah perbatasan. Yang bersangkutan langsung bertolak ke Kaltim, dengan modus berpindah-pindah mobil.

 

7 Januari 2020

- Tahang tiba di Samarinda, langsung bertolak ke kediamannya.

- Sekitar pukul 23.00 Wita, Tim Opsnal Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Kaltim bersama Tim Opsnal Intel Resmob Polda Kaltim mendapat informasi narkotika jenis sabu-sabu dikuasai pelaku.

- Di Jalan Kerukunan, RT 31, Samarinda Utara, menggerebek sebuah rumah tempat gudang penyimpanan narkotika.

- Pria yang lahir di Muara Badak pada 10 Juni 1987 itu sedang mengemas sabu-sabu dilakukan penggeledahan rumah. Didapati narkoba jenis sabu-sabu seberat kurang 3,718 gram.

- Saat hendak dibawa keluar dari kediaman pelaku, Tahang melawan petugas, dengan merebut senjata api. Tahang terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur. Satu timah panas langsung bersarang di dada pelaku.

- Polisi berusaha menolong tersangka dengan membawanya ke RSUD AW Sjahranie Samarinda. Namun, Tahang tidak tertolong.

 

 

Barang Bukti:

- Dua bungkus plastik teh warna hijau berisi sabu-sabu dalam plastik bening seberat 150 gram.

- Satu bungkus plastik klip bening berisi sabu-sabu seberat 514 gram.

- Empat bungkus plastik bening berisi sabu-sabu seberat 208 gram.

- 16 bungkus plastik bening dibalut lakban kuning berisi sabu-sabu seberat 832 gram.

- Dua bungkus plastik bening berisi sabu-sabu seberat 10 gram.

- 137 paket kecil plastik klip yang berisi sabu-sabu seberat 44 gram.

- Tiga timbangan digital.

- Empat sendok penakar.

- Dua bundle plastik klip pembungkus narkoba.

- Tiga handphone.

- Satu kotak berisi kertas amplop warna putih.

- Satu buku catatan.

 

Sumber: Disarikan dari petugas kepolisian

loading...

BACA JUGA

Kamis, 27 Februari 2020 19:24

Bursa Ketua Golkar Kaltim, Lima Ormas Didirikan Golkar Ada di Kubu Makmur

SAMARINDA - Lima organisasi dididirikan Partai Golkar solid mendukung Makmur…

Kamis, 27 Februari 2020 16:28

GILA..!! Bocah SD Tawuran di Lapangan Terbuka, Saling Serang dengan Senjata Tajam

SUKABUMI- Entah apa karena kebanyakan nonton film atau game kekerasan,…

Kamis, 27 Februari 2020 16:22

Arab Saudi Stop Izin Umrah dan Berkunjung, Indonesia Kena..!!

Indonesia menjadi salah satu negara yang masuk dalam daftar 22…

Kamis, 27 Februari 2020 13:44

Lacak Bukti Percakapan, Sekjen PDIP Diperiksa KPK Lagi

JAKARTA– Indikasi keterlibatan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto…

Kamis, 27 Februari 2020 13:21

Masjid Dibakar, Toko Dijarah, Bentrok Delhi Renggut 23 Nyawa

NEW DELHI– India mengulang sejarah kelam. Kerusuhan sektarian kembali terjadi…

Rabu, 26 Februari 2020 22:49

Kata Menteri Ini, Tiongkok Sampai Jepang Niat Bangun Bandara di IKN

JAKARTA- Pemerintah berencana membangun ibu kota negara dengan infrastruktur yang…

Rabu, 26 Februari 2020 22:42

Energi Ramah Lingkungan di IKN, Begini Konsepnya....

JAKARTA-  Ibu kota negara (IKN) mengadopsi konsep Green City atau…

Rabu, 26 Februari 2020 22:40

Menhub Bilang, Wajah IKN Baru Bakal Jadi Kiblat Kota Masa Depan Indonesia

JAKARTA- Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan pembangunan infrastruktur…

Rabu, 26 Februari 2020 22:37

IKN Tak Dipimpin Gubernur, Tapi Setingkat Menteri

JAKARTA-  Ibu kota negara (IKN) meski berada di dua kabupaten…

Rabu, 26 Februari 2020 18:10

Wagub Minta Tol Balsam Seksi I dan V Selesai Mei 2020

SAMARINDA - Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi akan meminta sejumlah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers