MANAGED BY:
SELASA
25 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Selasa, 07 Januari 2020 23:06
Pria Terborgol Ditemukan Tewas di Sanga-sanga, Kapolsek Samarinda Seberang Angkat Bicara
Wana Arifin mengenakan masker ketika menjenguk korban Andi Tommy yang ditemukan tewas dalam keadaan diborgol di Sanga-sanga

PROKAL.CO, SAMARINDA - Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Suko Widodo angkat bicara terhadap kasus penemuan jasad Andi Tommy Alun Samudera Koleba usia 21 tahun yang ditemukan di dekat Jetty milik PT Admitra Baratama Nusantara (ABN) di Sanga-sanga Kutai Kartanegara.

Andi Tommy diduga terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor. Ia ditangkap dan diborgol oleh kepolisian dari Polsek Samarinda Seberang.

"Itu memang benar (penggerebekan atau penangkapan Andi Tommy) pada saat pengembangan korban itu merupakan pelaku curanmor sekaligus penadah," ujar Suko saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (7/1/2020).

Suko menambahkan pada saat diborgol, pelaku lari ke semak-semak di belakang rumahnya Jl Harun Nafsi yang penuh rawa.

"Pada saat itu, anggota (kepolisian yang menangkap Andi Tommy) tidak mencarinya. Karena semak-semak rawa. Kemudian, jam 10.45 malam almarhum datang ke rumah ibu tirinya," kata Suko.

Lalu, pelaku diberi uang oleh ibu tirinya Rp 15 ribu. Suko mengatakan pelaku dikenal kelompok pencurian kendaraan bermotor dan residivis.

"Residivis dia (Andi Tommy). Dua kali masuk penjara di Polsek Samarinda Seberang. Tahu-tahu saya dengar dia tenggelam di sungai, saya juga tidak tahu," ujar Suko.

Suko mengakui almarhum Andi Tommy merupakan Target Operasi (TO) oleh kepolisian Polsek Samarinda Seberang pada hari penangkapan. Jajaran kepolisian juga di lapangan heran pelaku bisa melarikan diri meski sudah diborgol.

"Sepertinya dia (Andi Tommy) punya ilmu karena bisa lari loncat tembok dinding setinggi 1,5 meter. Dan, jarak penggerebekan dan penangkapan almarhum dengan sungai itu lima kilometer. Ini jadi pertanyaan," jelas Suko.

Suko membantah informasi peristiwa korban almarhum Andi Tommy ditangkap polisi lalu loncat ke sungai. "Itu salah informasinya," katanya.

Sebelumnya, Andi Tommy ditemukan tenggelam dalam keadaan terborgol di Perairan Sungai Mahakam, Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sangasanga, Kutai Kartanegara pada Senin (7/1/2020) lalu.

Andi Tommy terakhir terlihat pada tanggal 3 Januari 2020 lalu. Saat itu, pukul 23.00, Andi Tommy meminta tolong borgol ditangannya untuk dilepas saat menemui ibu tirinya di Jl Bung Tomo Sungai Keledang.

Ketika itu, Andi Tommy berpakaian biasa hanya bisa berada di luar rumah ibu tirinya. Dan tak sampai masuk ke dalam rumah. Ia pun hanya diberi ongkos ojek oleh ibunya.

"Saya kaget dan berpikir ada masalah apalagi dengan dia (Andi Tommy). Lalu, saya suruh dia pergi karena khawatir dengan anak saya masih kecil. Dia meminta uang ojek mau ke Sungai Lais, lalu saya beri Rp 15 ribu," kata Wana Arifin (36), ibu tiri Andi Tommy, Selasa (7/1/2020).

Wana Arifin mengaku tak pernah diberi kabar atau mengetahui jika Andi Tommy berurusan dengan kasus hukum dari kepolisian. Ia pun akhirnya mendapat kabar Andi Tommy sudah tewas pada 6 Januari 2020 ini.

Jasad Andi Tommy kini menjalani otopsi untuk kepentingan penyidikan yang dilakukan oleh Polsek Sanga-sanga dibantu Polres Kutai Kartanegara. (mym)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers