MANAGED BY:
RABU
15 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Sabtu, 04 Januari 2020 12:57
Kuliner Khas Kutai, Gurih Sedap Gence Ruan Nasi Bekepor
NASI BEKEPOR: Wangi nasi bekepor menguar karena dibungkus daun pisang. Makin wangi sebab dicampur daun kemangi di dalamnya. Tak lupa potongan ikan asin yang menambah tekstur saat makan.

PROKAL.CO,

Salah satu kuliner yang populer di Kutai adalah gence ruan. Biasa disajikan dengan nasi bekepor. Aneka rempah berpadu jadi satu sebagai bumbu. Menggunakan ikan gabus atau haruan yang mudah ditemukan di perairan Kalimantan. Mengolahnya sangat simpel. Maka, Swiss-Belhotel Borneo Samarinda ingin lebih memperkenalkan sajian ini kepada masyarakat luas.

 

SENGAJA menghadirkan salah satu kekayaan kuliner Kutai, executive chef Swiss-Belhotel Borneo Samarinda, Mudjianto memilih mengeksplorasi pengolahan ikan haruan atau ikan gabus. Alasan lainnya, gence ruan sudah jadi menu populer yang banyak disukai khalayak. Di samping rasanya yang nikmat, haruan adalah ikan yang menyimpan segudang protein dibanding ikan lain. Beberapa manfaatnya seperti mampu membuat kulit lebih sehat dan khusus ibu hamil, mampu memberi nutrisi pertumbuhan dan baik demi perkembangan bayi.

Soal tekstur, haruan memiliki daging lembut. Mengolahnya pun sama sekali tak rumit. Saat proses awal, ikan harus dibersihkan apalagi haruan hidup di air tawar. Setelah itu, haruan mesti diungkep terlebih dahulu. Agar rasanya makin sedap, digunakan bumbu kuning untuk memberi rasa pada haruan. Selain itu, bumbu kuning turut berfungsi menghilangkan bau amis atau tanah karena mengandung rempah seperti kunyit, jahe, dan bawang putih.

“Proses ungkep tak terlalu memakan waktu lama. Sekitar 10-15 menit sudah cukup. Terlalu lama juga tidak baik,” jelas Mudji saat ditemui awal pekan lalu. Setelah diungkep, proses selanjutnya membakar haruan. Ada satu hal yang perlu diingat dan diperhatikan. Saat membakar, pastikan alat bakarannya cukup panas sebelum digunakan. Kalau tidak, tekstur ikan bakal hancur dan lengket. Bakar sebentar saja demi mendapatkan warna karena haruan sebenarnya sudah matang.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 13 Juli 2020 10:33

Dari Pare Anti Rasis sampai Terong Saling Tolong

SUDAH pernah coba pedasnya Cabai Rawit Setan Kredit? Atau mencicipi…

Senin, 13 Juli 2020 10:29

Urban Farming, Jangan Hanya Berhenti sebagai Hobi

Pandemi justru menciptakan pasar baru bagi para pegiat urban farming,…

Selasa, 07 Juli 2020 13:00

Kepiting Saus dan Ayam Bakar Jakarta, Tonjolkan Cita Rasa Tradisional

Ingin makanan olahan laut atau yang tradisional? Anda bisa dapatkan…

Selasa, 07 Juli 2020 12:58

Manis Buah Naga dengan Minuman Sehat

JANGAN lewatkan dessert satu ini. Bertajuk dragon fruit tart. Warnanya…

Senin, 22 Juni 2020 18:26

Latihan Teknik Atlet Bergantung Cabor

SELAMA pandemi, seluruh atlet Kaltim khususnya yang disiapkan untuk Pekan…

Senin, 22 Juni 2020 18:24

Olahraga Kala Corona, Patuhi Aturan, Terapkan Protokol Kesehatan

Tubuh yang sehat tak ternilai harganya. Oleh sebab itu, olahraga…

Senin, 22 Juni 2020 18:20

Olahraga Sehat, Aman, dan Nyaman

OLAHRAGA lari dan sepeda kembali tren sekarang. Semua kalangan usia…

Senin, 22 Juni 2020 18:19

Paket Sesuai Selera, Hadirkan Rice Bowl Kenyang Nikmat

Selain enak, makanan yang sehat dan dijamin kebersihannya banyak dicari…

Senin, 22 Juni 2020 18:17

Pilihan Bento dan Jus Menyegarkan

SELAIN opsi rice bowl, tersedia juga rice box atau bento.…

Minggu, 14 Juni 2020 12:42

Ganggu Pernapasan hingga Potensi Kematian

SELAIN gejala di kulit, reaksi alergi juga pada saluran pernapasan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers