MANAGED BY:
JUMAT
21 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Sabtu, 04 Januari 2020 12:57
Kuliner Khas Kutai, Gurih Sedap Gence Ruan Nasi Bekepor
NASI BEKEPOR: Wangi nasi bekepor menguar karena dibungkus daun pisang. Makin wangi sebab dicampur daun kemangi di dalamnya. Tak lupa potongan ikan asin yang menambah tekstur saat makan.

PROKAL.CO, Salah satu kuliner yang populer di Kutai adalah gence ruan. Biasa disajikan dengan nasi bekepor. Aneka rempah berpadu jadi satu sebagai bumbu. Menggunakan ikan gabus atau haruan yang mudah ditemukan di perairan Kalimantan. Mengolahnya sangat simpel. Maka, Swiss-Belhotel Borneo Samarinda ingin lebih memperkenalkan sajian ini kepada masyarakat luas.

 

SENGAJA menghadirkan salah satu kekayaan kuliner Kutai, executive chef Swiss-Belhotel Borneo Samarinda, Mudjianto memilih mengeksplorasi pengolahan ikan haruan atau ikan gabus. Alasan lainnya, gence ruan sudah jadi menu populer yang banyak disukai khalayak. Di samping rasanya yang nikmat, haruan adalah ikan yang menyimpan segudang protein dibanding ikan lain. Beberapa manfaatnya seperti mampu membuat kulit lebih sehat dan khusus ibu hamil, mampu memberi nutrisi pertumbuhan dan baik demi perkembangan bayi.

Soal tekstur, haruan memiliki daging lembut. Mengolahnya pun sama sekali tak rumit. Saat proses awal, ikan harus dibersihkan apalagi haruan hidup di air tawar. Setelah itu, haruan mesti diungkep terlebih dahulu. Agar rasanya makin sedap, digunakan bumbu kuning untuk memberi rasa pada haruan. Selain itu, bumbu kuning turut berfungsi menghilangkan bau amis atau tanah karena mengandung rempah seperti kunyit, jahe, dan bawang putih.

“Proses ungkep tak terlalu memakan waktu lama. Sekitar 10-15 menit sudah cukup. Terlalu lama juga tidak baik,” jelas Mudji saat ditemui awal pekan lalu. Setelah diungkep, proses selanjutnya membakar haruan. Ada satu hal yang perlu diingat dan diperhatikan. Saat membakar, pastikan alat bakarannya cukup panas sebelum digunakan. Kalau tidak, tekstur ikan bakal hancur dan lengket. Bakar sebentar saja demi mendapatkan warna karena haruan sebenarnya sudah matang.

KULINER NUSANTARA: Gence ruan jadi menu favorit masyarakat Kutai. Memasaknya mudah dan tak perlu waktu lama. Dijamin cocok dengan lidah. Makin sedap ditemani carribean punch yang manis nan sehat.

 

Dijelaskan Mudji, bahan membuat gence ruan terdiri dari tomat, bawang merah, dan cabai rawit. Soal sambal itu sesuai selera. Ingin pedas ekstra, tambahkan lebih banyak rawit. Kalau tidak, bisa dipadu dengan cabai merah atau keriting. Sambal harus dimasak agar tidak cepat basi atau berbau langu.

“Selain sambal, ada juga tumis pakis. Buatnya gampang, enggak lama. Pakis salah satu yang mudah didapatkan di sini. Seasoning standar saja seperti garam, merica, dan gula,” imbuh Mudji. Gence ruan disajikan bersama nasi bekepor. Dibungkus daun pisang agar aromanya lebih menguar. Nasi dimasak seperti biasa. Saat matang, aduk bersama daun kemangi dan potongan kecil ikan asin. Itu jadi ciri khasnya.

Walhasil, rasa dari haruan begitu lengkap. Gurih dan empuk. Makin menggugah selera saat dipadu dengan sambal yang pedasnya masih bisa dinikmati. Potongan tomat dan bawang merah di sambal menambah tekstur. Begitu pula nasi bekepor yang unik dengan tambahan ikan asin di dalamnya. Wajib coba untuk penggemar masakan Kutai.

TUMIS PAKIS: Selain simpel, pakis bisa jadi pilihan tepat untuk mendampingi gence ruan. Masaknya simpel, tak perlu waktu lama. Makin melengkapi kuliner khas Kutai ini. (RORO MIRA/PROKAL.CO)

 

Selanjutnya, ada minuman sehat nan manis bernama carribean punch. Kentara dengan warna oranye yang menyegarkan. Diungkapkan Suwanto, assistant and restaurant bar manager, bahan utama minuman tersebut terdiri dari nanas, jeruk, dan soda. Pertama, potongan buah nanas dan jeruk di-blend. Kemudian disaring agar tekstur buah lebih halus. Pindah ke shaker, tambahkan es batu lalu tuang ke gelas bersama soda.

“Selain pakai buah asli, ada juga sirop oranye agar rasanya lebih kaya. Sirop dimasukkan terakhir. Minuman ini kan dasarnya sudah ada dan sedikit modifikasi saja dari kita. Intinya ini sehat dan kaya serat,” pungkas Suwanto. (*/ysm*/rdm)


BACA JUGA

Selasa, 18 Februari 2020 10:41

Carpal Tunnel Syndrome, Tak Bisa Diprediksi, Pergi Lalu Datang Lagi

Hampir setiap orang mungkin menganggap kesemutan sebagai hal wajar. Bahkan…

Selasa, 18 Februari 2020 10:40

Jangan Anggap Sepele, Kesemutan Berujung Operasi

SERUPA tapi tak sama. Sindrom guyon adalah akibat dari saraf…

Selasa, 18 Februari 2020 10:37

Dulu Benci Kini Jatuh Hati, Koleksi 300 Reptil

Memiliki gecko ratusan ekor cukup membuktikan kecintaan Hansen Gunawan terhadap…

Selasa, 18 Februari 2020 10:35

Teliti Memandikan Sugar Glider

TAK cukup jatuh hati pada gecko, Hansen Gunawan kembali jatuh…

Selasa, 18 Februari 2020 10:33

Sup Buntut Bakar Kaya Rempah

Sajian menu boleh saja sama. Makin banyak orang familiar dan…

Selasa, 18 Februari 2020 10:32

Nasi Goreng Komplit dan Si Merah Romantis

Salah satu menu favorit di Swiss-Belhotel Balikpapan adalah nasi goreng…

Rabu, 12 Februari 2020 11:24

Organic Parenting, Kecerdasan Emosi Meningkat

KONTEN jadi hal utama yang harus diperhatikan orangtua. Di samping…

Rabu, 12 Februari 2020 11:24

Tertarik Profesi YouTuber hingga Selebgram

MUDAHNYA akses segala informasi jadi keuntungan bagi generasi Alpha. Hal…

Rabu, 12 Februari 2020 11:23

Generasi Alpha, Dekat dengan Digital, Lebih Kreatif

Anak-anak yang lahir dan dekat dengan teknologi masa kini dikenal…

Senin, 27 Januari 2020 12:04

Makan Kenyang Ayam Utuh

Ikan merupakan salah satu bahan makanan yang kerap dikonsumsi. Diolah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers