MANAGED BY:
RABU
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Sabtu, 04 Januari 2020 12:53
Demi Kucing, Sisihkan Belasan Juta Per Bulan
SULIT: Meski sudah mempersiapkan secara matang, Ewins mengaku cukup kewalahan saat pertama kali merawat persia. Bahkan, jika dibandinkan dengan jenis kucing lainnya yang dimiliki saat ini, dia menganggap jenis persia yang begitu sulit dirawat. (SAIFULANWAR/PROKAL.CO)

PROKAL.CO, Begitu lucu dan menggemaskan. Nampaknya itulah kesan yang kerap melekat pada kucing. Salah satunya Bambang Winarto yang begitu candu memelihara kucing. Tak hanya satu atau dua ekor. Dirinya kini memiliki puluhan kucing yang terdiri dari persia, meine coon, hingga exotic.

 

TAK seperti kebanyakan orang yang kerap menghindari kucing berbulu panjang, Bambang Winarto atau Ewins justru begitu jatuh cinta. Kecintaannya pada jenis persia, meine coon, dan exotic. Saat disambangi pada Rabu (25/12) Ewins mengaku sudah gemar merawat kucing sejak kecil.

“Dulu masih memelihara kucing domestik. Wah, sayang banget sampai-sampai enggak afdol kalau sehari enggak liat kucing. Mulai dari main sampai tidur bareng,” tuturnya saat disambangi di kediamannya Jalan Kadrie Oening, Samarinda.

Kegemarannya itu terus berlanjut hingga 2016, Ewins memutuskan mengadopsi kucing ras. Pilihannya jatuh kepada kucing jenis persia. Dirinya tak bisa menjelaskan alasannya. Namun, yang pasti dirinya sudah terpesona sejak melihat persia pertama kali. “Enggak langsung pelihara, banyak yang harus saya persiapkan. Mulai dari fasilitas, sampai bekal ilmu. Ya sama halnya kalau mau punya anak, persiapannya harus matang. Biar saat kita adopsi, kucingnya enggak tersiksa,” tambahnya.

Ilmu yang didapat Ewins beragam sumbernya. Namun, pria kelahiran 1988 itu menyebutkan, perbanyak menggali informasi dari seseorang yang sudah berkecimpung lebih lama. Sebab, informasi di internet kerap tidak sesuai.

“Alangkah baiknya kalau kita langsung bertanya ke orang yang sudah turun tangan langsung. Contohnya, join di komunitas pecinta kucing, di sana kan banyak orang yang akan berbagi ilmu. Jangan sampai coba-coba. Kasihan nanti kucingnya, bisa-bisa malah bikin penyakit,” imbau Ewins.

Dia cukup kewalahan saat pertama kali merawat persia. Bahkan, jika dibandingkan dengan jenis kucing lain yang dia miliki, Ewins masih menganggap jenis persia begitu sulit dirawat. “Persia itu punya dua jenis bulu. Bulu bagian terluar, dan dalam. Yang harus dijaga itu bagian dalam alias bulu yang paling dekat dengan kulit. Untuk menjaganya Anda perlu taruh kucing di ruangan sejuk,” infonya.

Sembari memperlihatkan contoh ruangan kucing miliknya. Ewins menuturkan, suhu ruangan ideal yang dibutuhkan oleh persia minimal 22 derajat celcius dengan bantuan pendingin ruangan (AC). “Penting biar estetika bulu tetap terjaga. Enggak cuma persia tapi juga untuk semua kucing ras long hair. Sama seperti rambut manusia, kalau kepanasan pasti rambut berkeringat dan lembab. Nah, kalau terus dibiarkan saya khawatir kucingnya malah tumbuh jamur,” ujarnya.

Mulanya dia hanya memiliki satu kucing ras persia. Seiring berjalannya waktu, kecintaan Ewins terhadap hewan semakin bertambah. Kini memiliki 34 kucing dan selalu berkembang biak setiap tahunnya. Hampir setengah dari total keseluruhan peliharaan Ewins datangkan dari berbagai negara. Salah satunya Qatar. Harga per ekornya ada yang menembus ratusan juta. “Enggak pernah bosan pelihara kucing. Apalagi sampai mau lepas adopsi semua. Soalnya kalau habis suntuk seharian kemudian main sama mereka, perasaan beban jadi berkurang,” ucapnya.

Untuk biaya yang dikeluarkan, Ewins tak menghitung pasti berapa per ekornya. Namun, jika ditotal keseluruhan nyaris menembus angka Rp 15 juta per bulan. Termasuk angka terjangkau untuk 34 ekor kucing jenis persia, meine coon, dan exotic. “Kami grooming sendiri. Jadi, pengeluaran bisa lebih hemat dan disimpan untuk adopsi kucing yang belum saya punya,” ucapnya kemudian tersenyum. (*/nul*/rdm2)

 

 

 


BACA JUGA

Selasa, 18 Februari 2020 10:41

Carpal Tunnel Syndrome, Tak Bisa Diprediksi, Pergi Lalu Datang Lagi

Hampir setiap orang mungkin menganggap kesemutan sebagai hal wajar. Bahkan…

Selasa, 18 Februari 2020 10:40

Jangan Anggap Sepele, Kesemutan Berujung Operasi

SERUPA tapi tak sama. Sindrom guyon adalah akibat dari saraf…

Selasa, 18 Februari 2020 10:37

Dulu Benci Kini Jatuh Hati, Koleksi 300 Reptil

Memiliki gecko ratusan ekor cukup membuktikan kecintaan Hansen Gunawan terhadap…

Selasa, 18 Februari 2020 10:35

Teliti Memandikan Sugar Glider

TAK cukup jatuh hati pada gecko, Hansen Gunawan kembali jatuh…

Selasa, 18 Februari 2020 10:33

Sup Buntut Bakar Kaya Rempah

Sajian menu boleh saja sama. Makin banyak orang familiar dan…

Selasa, 18 Februari 2020 10:32

Nasi Goreng Komplit dan Si Merah Romantis

Salah satu menu favorit di Swiss-Belhotel Balikpapan adalah nasi goreng…

Rabu, 12 Februari 2020 11:24

Organic Parenting, Kecerdasan Emosi Meningkat

KONTEN jadi hal utama yang harus diperhatikan orangtua. Di samping…

Rabu, 12 Februari 2020 11:24

Tertarik Profesi YouTuber hingga Selebgram

MUDAHNYA akses segala informasi jadi keuntungan bagi generasi Alpha. Hal…

Rabu, 12 Februari 2020 11:23

Generasi Alpha, Dekat dengan Digital, Lebih Kreatif

Anak-anak yang lahir dan dekat dengan teknologi masa kini dikenal…

Senin, 27 Januari 2020 12:04

Makan Kenyang Ayam Utuh

Ikan merupakan salah satu bahan makanan yang kerap dikonsumsi. Diolah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers