MANAGED BY:
JUMAT
21 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Sabtu, 04 Januari 2020 12:52
Candu Kucing, Harga Tak Mauk Akal Tak Masalah
CANDU: Identik dengan karakter manja dan lebih suka bermalas-malasan tak cukup membuatnya dibenci. Begitu juga dengan Bambang Winarto, yang begitu candu dengan kucing ras long hair sejak 2016. SAIFUL ANWAR(PROKAL.CO)

PROKAL.CO, HARGA kucing yang begitu tinggi mungkin menjadi salah satu hal yang tidak masuk akal menurut sebagian orang. Namun, tidak berlaku untuk para pecinta kucing. Dijelaskan Bambang Winarto, kucing ras dibagi menjadi tiga kualitas yang disesuaikan dengan tujuan memelihara.

Pertama breed quality, diperuntukkan untuk orang yang memelihara untuk sekadar hobi saja. Sedangkan jika Anda ingin memelihara kucing yang memenuhi standar sekaligus untuk kesenangan, masuk kategori kedua show quality.

“Beda lagi kalau Anda ingin mengadopsi kucing untuk perlombaan seperti fashion cat. Kategori yang terakhir lebih direkomendasikan, yakni top show quality.,” ujar pria yang akrab disapa Ewins itu.

Tiga kategori ini juga akan mempengaruhi harga yang harus ditebus untuk mengadopsi kucing. Untukbreed qualityrelatif lebih murah. Anakan meine coon, persia, dan exotic kurang lebih Rp 10 juta ke bawah perekor.

Sedangkan, untuk show quality dibanderol kurang lebih hingga Rp 18 juta. Bagi Anda yang ingin mengadopsi kucing top show quality, setidaknya harus menyiapkan uang minimal Rp 25 juta.

Awalnya, Ewins begitu aktif mengikutsertakan para kucingnya dalam perlombaan. Walhasil, bisa ditebak jika kucing-kucing miliknya minimal masuk dalam kategori show quality.  Ewins termasuk pemain lama yang sudah melanglang buana menggeluti dunia kompetisi cat show. Di rumahnya ada lebih dari 50 rosette lomba terkumpul, beserta piagam dan piala kemenangan.

Ajang bergengsi mulai dari tingkat nasional hingga internasional cat show pernah diikutinya. Ewins menuturkan, kucing yang diikut sertakan harus memenuhi persyaratannya. Di antaranya kucing harus benar-benar sehat, terawat dan sesuai standar anatomi kelengkapan kucing.

“Sangat susah mengikuti cat show, apalagi treatment yang kita berikan juga ekstra. Mulai dari grooming atau memandikan, memotong kuku sampai merapikan bulu. Enggak hanya biaya tapi juga menguras tenaga,” imbuhnya.

Namun, kerepotan itu kemudian terbalaskan jika kucing-kucing kesayangan miliknya berhasil menyabet gelar juara. Ada kebanggaan dalam dirinya yang sukses membayar semua usahanya dalam mempersiapkan kucing untuk lomba.

Kecanduan terus berlanjut, dari yang awalnya hanya memelihara dan ikut serta dalam perlombaan. Kini Ewins mulai mempelajari cara mengembangbiakkan kucing hingga memiliki cattery. “Para pecinta kucing biasanya menyebut dengan seni breeding,” tuturnya.

Ewins mengaku, dirinya begitu tertarik dengan seni breeding. Mempelajari bagaimana menjodohkan antara kucing betina dan jantan, hingga akhirnya mengandung, dan beranak. Meski tak mudah, di situlah Ewins merasa ada tantangan yang begitu menarik perhatiannya.

“Justru karena susah makanya saya suka. Jadinya saya terus belajar, enggak hanya menghasilkan anakan kucing yang sehat tapi juga berkualitas unggul dari segi estetika,” ungkap pria 31 tahun itu. Ewins mengaku dari beberapa jenis ras yang dia pelihara, mengembangbiakkan kucing persia adalah hal yang begitu susah. Tak hanya pilah-pilih pasangan, bagi betina yang sudah mengandung juga belum tentu melahirkan.

“Udah mengandung belum tentu melahirkan, contohnya bisa saja dia prematur. Jangan tenang dulu, sudah melahirkan belum tentu hidup. Bisa saja dia kalah susu dengan saudara-saudaranya. Sudah hidup belum tentu dia show quality,” ucapnya mewanti-wanti.

Melihat tingkat kesulitan begitu tinggi, Ewins menuturkan banyak orang yang awalnya bermain persia beralih ke ras short hair. Tapi tidak berlaku dengannya, dengan kesulitan ini lah dia merasa ingin mencari tahu musabab dari permasalahan setiap kucingnya melahirkan. (*/nul*/rdm2)


BACA JUGA

Selasa, 18 Februari 2020 10:41

Carpal Tunnel Syndrome, Tak Bisa Diprediksi, Pergi Lalu Datang Lagi

Hampir setiap orang mungkin menganggap kesemutan sebagai hal wajar. Bahkan…

Selasa, 18 Februari 2020 10:40

Jangan Anggap Sepele, Kesemutan Berujung Operasi

SERUPA tapi tak sama. Sindrom guyon adalah akibat dari saraf…

Selasa, 18 Februari 2020 10:37

Dulu Benci Kini Jatuh Hati, Koleksi 300 Reptil

Memiliki gecko ratusan ekor cukup membuktikan kecintaan Hansen Gunawan terhadap…

Selasa, 18 Februari 2020 10:35

Teliti Memandikan Sugar Glider

TAK cukup jatuh hati pada gecko, Hansen Gunawan kembali jatuh…

Selasa, 18 Februari 2020 10:33

Sup Buntut Bakar Kaya Rempah

Sajian menu boleh saja sama. Makin banyak orang familiar dan…

Selasa, 18 Februari 2020 10:32

Nasi Goreng Komplit dan Si Merah Romantis

Salah satu menu favorit di Swiss-Belhotel Balikpapan adalah nasi goreng…

Rabu, 12 Februari 2020 11:24

Organic Parenting, Kecerdasan Emosi Meningkat

KONTEN jadi hal utama yang harus diperhatikan orangtua. Di samping…

Rabu, 12 Februari 2020 11:24

Tertarik Profesi YouTuber hingga Selebgram

MUDAHNYA akses segala informasi jadi keuntungan bagi generasi Alpha. Hal…

Rabu, 12 Februari 2020 11:23

Generasi Alpha, Dekat dengan Digital, Lebih Kreatif

Anak-anak yang lahir dan dekat dengan teknologi masa kini dikenal…

Senin, 27 Januari 2020 12:04

Makan Kenyang Ayam Utuh

Ikan merupakan salah satu bahan makanan yang kerap dikonsumsi. Diolah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers