MANAGED BY:
SABTU
26 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 02 Januari 2020 11:24
Kehangatan Malam Silaturahmi KBRI Nur-Sultan di Kazakhstan yang Beku
Karena Sedikit WNI, Semua Jadi Saudara
Warga Indonesia yang berada di Kazakhstan saat bertemu.

Berdasar catatan sampai September 2018, jumlah WNI di Kazakhstan hanya 86 orang. Mereka adalah 26 orang home staff dan local staff KBRI dan keluarganya, 61 orang TKI dan keluarganya, 16 WNI yang menikah dengan WNI, serta 5 anak dari perkawinan campuran/berkewarganegaraan ganda.

”Enggak banyak. Makanya kenal semua,” ujar mantan Dubes RI untuk ASEAN tersebut. Alumnus Jurusan Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran Bandung itu lantas menyebut beberapa yang tidak hadir. ”Ada dosen yang sedang cuti dan pulang. Ada staf Bank Dunia yang sedang ke Amerika,” ucap duta besar kedua RI untuk Kazakhstan tersebut.

Sebaliknya, Pramono juga hafal orang-orang yang hadir malam itu. ”Ini nih yang paling senior,” ungkapnya seraya menunjuk Nur Jannah. Perempuan asli Banyuwangi, Jawa Timur, tersebut terkikik. ”Sudah sepuluh tahun aku di sini,” kata Nur. Dia sudah bekerja sebagai terapis spa di Kazakhstan sebelum KBRI berdiri pada akhir Desember 2010.

Malam kian hangat saat satu per satu tamu memenuhi ruang utama rumah budaya yang diresmikan pada 29 Agustus 2017 itu. Sebagai sebuah ”pesta”, tentu enggak asyik kalau tidak ada acara happy-happy. Maka, Darmia Dimu, sekretaris kedua KBRI yang menjadi pemandu acara, pun mengumumkan tiga lomba. Lomba mewarnai untuk anak-anak, lomba karaoke yang akhirnya diikuti hampir seluruh peserta acara, dan lomba memasukkan bola pingpong ke dalam gelas. Semacam beer pong. Tapi tentu tanpa bir.

”Ada beberapa kriteria penilaian lomba karaoke. Tinggi rendah suara, irama, ketukan, dan gaya atau gestur,” jelas Darmia, perempuan asal Pulau Muna, Sulawesi Tenggara, itu. Maka berubahlah para peserta menjadi penyanyi dadakan. Sebisanya.

Sugeng Wahono, minister counselor KBRI, menjadi peserta pertama. Arek Malang, Jawa Timur, tersebut langsung ”menggebrak” dengan lagu sendu milik Ebiet G. Ade: Titip Rindu buat Ayah. Tapi, mesin belum panas. Pada lagu-lagu berikutnya, seluruh peserta baru turut melantai. Terutama saat lagu-lagu yang asyik buat goyang mulai melantun. Misalnya Kiss Me Quick (Elvis Presley), Honky Tonk Women (The Rolling Stones), Lagi Syantik (Siti Badriah), atau kor bareng pada lagu Salah Apa Aku (Ilir 7). Entah apa yang merasukimuuu…

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 21 September 2020 09:52
Pilih Realistis Bukan Pragmatis

Fenomena Calon Tunggal: Antara Aksi Borong Partai hingga Kandidat Punya Kualitas

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 di Balikpapan dan Kutai…

Senin, 21 September 2020 09:51

Mahar Politik Bikin Pengaderan Parpol Tak Berjalan

DUA dari sembilan daerah di Kaltim hanya memiliki calon tunggal…

Senin, 21 September 2020 09:49

Mobil Terbang dari Turki

MOBIL terbang menjadi teknologi masa depan yang banyak dikembangkan beberapa…

Minggu, 20 September 2020 12:29
Korban Prostitusi Online Diperkosa Penjaga

Terbuai Janji Nikah, Rela Berikan Servis Gratis

NAJIB/KP   Bak pagar makan tanaman, penjaga menggasak korban yang…

Minggu, 20 September 2020 12:26

Hampir 4 Tahun Off, Nah....Akhir Tahun, Rumah Sakit Islam Beroperasi

SAMARINDA–Hampir empat tahun sudah bangunan Rumah Sakit Islam (RSI) Samarinda…

Minggu, 20 September 2020 09:45

Langgar Protokol Kesehatan saat Mendaftar, Tiga Calon Kepala Daerah Ditegur Mendagri

BALIKPAPAN–Kontroversi kampanye di masa pandemi oleh peserta Pilkada Serentak 2020…

Sabtu, 19 September 2020 11:46

Pasien Covid-19 Dirawat di Hotel, Pemerintah Kumpulkan Hotel-Hotel Bintang 3 Sebagai Fasiltas Isolasi

JAKARTA—Pemerintah berencana akan menggunakan hotel-hotel kelas bintang 3 di seluruh…

Sabtu, 19 September 2020 11:35

Resesi Terburuk dalam Satu Dekade, Selandia Baru Optimistis Ekonomi Lekas Pulih

WELLINGTON– Selandia Baru sukses menekan angka penularan Covid-19. Hanya sedikit…

Sabtu, 19 September 2020 11:05

Picu Klaster Baru Covid-19, Tolak Kampanye Diselingi Konser, Kumpulan Massa Tak Lebih 100 Orang

SAMARINDA–Jalannya Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi Covid-19 memunculkan kekhawatiran.…

Sabtu, 19 September 2020 11:00

Nestapa Nelayan Tradisional di Pesisir Kaltim, Ruang Tangkap Makin Kecil, Tersingkir Geliat Perusahaan

ABDUL Kadirkaget bukan kepalang. Ketika bangun dari tidurnya di atas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers