MANAGED BY:
JUMAT
21 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Kamis, 02 Januari 2020 11:11
Mungkin Sudah Tak Asyik..?? Penonton F1 Terus Melorot
Channel 4 mengumumkan bahwa jumlah penonton balapan F1 tahun ini berkurang mencapai 34,7 juta penonton

PROKAL.CO, LONDON- Perpindahan siaran Formula 1 (F1) ke televisi berbayar, Sky, membuat penonton ajang tersebut merosot. Termasuk untuk GP Inggris yang musim lalu menjadi satu-satunya balapan yang disisarkan secara gratis di Channel 4.

Dalam laporannya, Channel 4 mengumumkan bahwa jumlah penonton balapan F1 tahun ini berkurang mencapai 34,7 juta penonton. Merosotnya jumlah pemirsa itu meningkat tajam dibanding musim 2018. Saat itu penonton F1 sudah berkurang mencapai 10,8 juta penonton.

Namun demikian, Sky sendiri mengklaim mendapat tambahan pelanggan mencapai 2,2 juta sejak memiliki hak siar eksklusif F1. Tambahan itu membuat jumlah pelanggan mereka saat ini menembus angka 20,1 juta.

Channel 4 mengumumkan, highlights balapan yang menyedot paling banyak penonton di musim 2019 adalah GP Jerman. Mencapai 2,1 juta penonton. Menurut data yang didapat Independent, jumlah tersebut 4 persen lebih banyak dari pada penonton highlight GP Monako. Bahkan menembus dua kali lipat penonton GP Amerika Serikat (AS) yang menjadi penentu gelar juara bagi Lewis Hamilton. Ironisnya, GP Jerman tak lagi ada dalam kalender F1 2020.

Meski demikian, Direktur Riset Global F1, Matt Roberts, tetap optimis penonton mereka bakal bertambah di 2020. Salah satu strategi yang sudah mereka tempuh adalah mendorong televisi pemegang hak siar untuk membuat acara F1 di moment-moment prime time untuk mengundang lebih banyak penonton.

“Channel 4 akan kembali memiliki acara highlights (di 2020). Kami telah bekerja sama dengan mereka untuk memastikan acara-acara itu berada di prime time,” ucap Roberts.

Di lain sisi, F1 kemarin merilis logo khusus untuk memperingati ulang tahun mereka yang ke-70 tahun ini. Mereka menyebutkan, perkenalan logo khusus 70 tahun ini awal dari banyak hal yang telah mereka persiapkan untuk membuat balapan musim 2020 makin meriah.

“Bagi kami, ini adalah 70 tahun yang penuh keberanian, kemuliaan, kekuatan, dan kebanggaan. Kami telah bekerja keras untuk sampai ke titik ini. Dan kami ingin memastikan akan terus menggelar balapan terbesar di planet ini,” tulis F1 dalam rilis resmi mereka dilansir GPToday. (irr)


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 12:15

Fans MU Walkout di Menit ke-68

KEBERHASILAN mendatangkan Bruno Fernandes tidak menyurutkan niat fans Manchester United…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:14

Batal Pulang Karena Korona

PREMIER League kembali memanggil bomber Marko Arnautovic. Namanya sempat masuk…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:13
REAL MADRID VS ATLETICO MADRID

Puncak Rivalitas Si Gurita dan Si Tembok

MADRID- Belum ada kiper yang memenangi Zamora Trophy lima musim…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:08

Diogo Resmi Diperkenalkan

SAMARINDA - Borneo FC Samarinda akhirnya resmi memperkenalkan Diogo Campos…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:04
Man United vs Wolverhampton

Panggung Rekrutan Baru

MANCHESTER– Manchester United sudah lebih dari sedekade ditinggal minggat Cristiano…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:03

Racing Point Menjadi Aston Martin

SILVERSTONE- Racing Point akan menjalani transformasi signifikan pada musim 2021.…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:02

Misi Jungkalkan Raja

MELBOURNE - Dominic Thiem memastikan diri sebagai penantang juara bertahan…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:01

El Matador Gagal, Pilih CLBK

UPAYA Atletico Madrid mendapatkan striker PSG Edinson Cavani berakhir seiring…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:46

Wajib Kerja Keras

Menukangi Borneo FC Samarinda, beban coach Edson Tavares dipastikan tak…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:45

Borneo FC Ingin Uji Coba Internasional

SAMARINDA - Borneo FC terus mempersiapkan diri menyambut kompetisi musim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers