MANAGED BY:
SELASA
25 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Selasa, 31 Desember 2019 14:00
Ajak Institut Teknologi Kalimantan Bangun Semangat Literasi

Kampanyekan Dosen Menulis, Kembangkan Kampus Sambut IKN

PROKAL.CO, Budaya menulis terus dikampanyekan Kaltim Post. Salah satunya mengajak staf pengajar Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Balikpapan membuat tulisan.

 

DINA ANGELINA, Balikpapan

 

JALINAN hubungan baik juga dilakukan Kaltim Post hingga menyentuh dunia pendidikan. Media pertama dan terbesar di Kaltim ini turut membangun kemitraan dengan para akademisi perguruan tinggi. Senin (30/12), pimpinan koran ini berkunjung ke ITK.

Rombongan dipimpin CEO Kaltim Post Ivan Firdaus dan Direktur Kaltim Post Erwin Dede Nugroho. Kedatangan disambut dengan ramah oleh Rektor ITK Prof Budi Santoso. Kunjungan ke kampus yang berlokasi di Karang Joang, Balikpapan Utara itu untuk membawa misi khusus. Tepatnya meningkatkan budaya literasi.

Saat perbincangan awal, Ivan menuturkan keinginannya agar kalangan dosen atau akademisi ITK bisa aktif menulis di media massa. Bahkan mendorong ITK untuk menyumbangkan pikiran, saran, dan ide yang bermanfaat dalam pembangunan daerah dan masyarakat.

“Kami memerlukan tokoh, pemikir, analis dari ITK yang bisa jadi narasumber untuk berbagi pemikiran,” katanya. Dia membuka kesempatan besar jika ITK ingin bantuan dalam pelatihan menulis dan jurnalistik untuk dosen. Itu semua tidak terlepas agar budaya literasi tumbuh pesat di kampus.

Senada dengan itu, Erwin Dede Nugroho menuturkan, budaya literasi semakin hari kian tertinggal. Ada pengaruh besar dari kemajuan teknologi. Tak dimungkiri, mahasiswa semakin malas menulis karena mudahnya praktik copy paste. Akhirnya terjadi duplikasi karya tidak karuan.

“Kami ingin mendorong semangat literasi kembali. Kampus juga bisa publikasi di media. Ini membuat masyarakat tahu dan aware tentang ITK,” tuturnya. Caranya bisa dengan beragam cara, baik aktif menulis di kolom opini maupun menjadi narasumber dalam pemberitaan.

Dia berharap dosen-dosen ITK bisa berkontribusi dengan menulis di Kaltim Post terkait isu dan hal faktual. Erwin yakin ada banyak dosen expert di berbagai bidang yang bisa memberikan pemahaman kepada publik. “Melatih dosen untuk menulis dan bentuk pengabdian kepada masyarakat,” sebutnya.

Dalam kesempatan itu, obrolan juga menyinggung eksistensi media cetak pada zaman serba teknologi canggih. Itu jadi tantangan yang memang tak mudah. Erwin melihat, kebiasaan orang terus bergeser ke media sosial. Namun tingkat kepercayaan yang tinggi masih pada media konvensional seperti koran. Bagaimana awak media menjalankan prinsip verifikasi dalam kaidah jurnalistik.

Menjamin keabsahan berita, bukan seperti berita hoaks yang marak di media sosial. Namun akhirnya, koran seperti melawan habit masyarakat. “Cara memberikan edukasi ke masyarakat agar mereka bisa menyaring berita dengan baik. Karena siapa saja bisa membuat konten,” bebernya.

Menyadari tantangan itu, Kaltim Post sadar harus melakukan konvergensi. Di mana konten yang tersedia di cetak sekarang sudah bisa diakses secara digital melalui e-paper sampai media sosial. “Jadi bisnis cetak akan membentuk segmen sendiri. Contoh e-book walau sudah ada, tapi minat membaca buku tetap tinggi,” imbuhnya.

Menyambut kunjungan siang kemarin, Rektor ITK Prof Budi Santosa menuturkan setuju untuk mendorong semangat literasi. Dia akan mengimbau kepada dosen agar bisa aktif menulis opini. Menurutnya hal itu sesuatu yang positif. Selain memberi ide dan pemikiran yang bermanfaat bagi masyarakat, tulisan juga bisa jadi ajang promosi memperkenalkan ITK.

Dia menyadari, salah satu kelemahan mahasiswa zaman kini yakni menulis. Sehingga tak jarang mereka mengalami kesulitan saat harus menyusun skripsi hingga tesis. Misalnya bagaimana merangkai kata hingga menyambung kalimat dengan tepat.

Terakhir diskusi juga membahas soal ibu kota negara (IKN) baru. Dia sangat setuju dengan pemindahan ibu kota. Cara itu dapat mengurangi kesenjangan. Sehingga Jawa juga tidak terlalu berat. Sejauh ini dalam rencana pemindahan IKN, akademisi ITK belum dilibatkan secara khusus.

“Tapi kami ada diundang memberi masukan saat Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) membuka lokakarya. Kami diberi kesempatan memberi saran untuk smart city, green city, dan banyak hal,” tuturnya. Dia berharap ITK bisa dilibatkan dalam perencanaan IKN. Contoh dalam tata kota dan teknik sipil, dosen bisa terlibat agar mendapat ilmu, pengalaman, dan merasa memiliki daerah itu.

Budi mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar ITK bisa masuk dalam proyek strategis nasional (PSN). Dengan begitu, bisa ada percepatan pembangunan untuk ITK. Meski kabarnya, pemerintah berencana membangun perguruan tinggi baru di IKN.

Dia berpendapat, pemerintah sebaiknya cukup mengembangkan kampus yang sudah ada. Di antaranya ITK, Politeknik Negeri Balikpapan, Universitas Mulawarman, hingga Politeknik Negeri Samarinda. Menurutnya kampus yang bagus tidak dibangun secara tiba-tiba, harus pelan dan bertahap.

“Saya pikir lebih baik bantu kampus yang ada dari sisi fasilitas, SDM, dan sarana prasarana. Sekaligus menghemat dana,” ucapnya. Masalahnya membangun kampus baru juga berpotensi menciptakan rebutan calon mahasiswa. Sebab penduduk Kaltim dan Kaltara hanya sekitar 3,7 juta.

Sementara lulusan SMA/SMK hanya seberapa. Belum lagi mereka ada yang memilih mengenyam pendidikan ke Jawa. Sulit untuk mencari mahasiswa. “Minat calon mahasiswa dari luar Pulau Kalimantan juga masih sangat sulit. Mengingat di sini biaya hidup mahal,” pungkasnya. (rom/k18)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 25 Februari 2020 15:10

Jalan Sinar Mas Land Boulevard Difungsikan, Sayonara Macet, Genjot Mobilitas Warga

BALIKPAPAN mendapat hadiah monumental pada peringatan hari jadinya ke-123. Kemarin…

Senin, 24 Februari 2020 14:42

Baru dan Perpanjangan, Bikin SIM Harus Tes Psikologi, Berlaku sejak 1 Maret

BALIKPAPAN – Berbeda dari sebelumnya, saat ini ada persyaratan baru…

Senin, 24 Februari 2020 14:41

Rekrutmen PPPK Masih Tarik-Ulur, Ini Kendalanya

BALIKPAPAN – Pegawai pemerintah dengan perjanjian perja (PPPK) memang masih…

Senin, 24 Februari 2020 14:41

Proyek Amphitheater Tak Selesai, Kontraktor Di-blacklist

BALIKPAPAN - Komisi II DPRD Balikpapan akan mengawal pembangunan amphitheater…

Senin, 24 Februari 2020 14:40

Sinarmas Land Boulevard Diresmikan, Solusi Kemacetan dan Taman Wisata

Bukan cuma diproyeksikan mengurai kemacetan di utara Balikpapan, Sinarmas Land…

Jumat, 21 Februari 2020 14:45

Sepekan, Enam Pengedar Sabu Diringkus

BALIKPAPAN – Seakan tak ada habisnya, kasus peredaran dan penggunaan…

Jumat, 21 Februari 2020 14:44

RSUD Beriman Tambah Unit Kearsipan, Juga Butuh Spesialis Jantung dan Urologi

BALIKPAPAN – Pengembangan dan inovasi layanan terus dilakukan RSUD Beriman.…

Kamis, 20 Februari 2020 12:13

Tahun Ini Giliran Kecamatan Kota, Selatan, dan Timur

BALIKPAPAN--Pencetakan kartu identitas anak (KIA) di sekolah dasar (SD) di…

Rabu, 19 Februari 2020 11:31

PDIP Resmi Usung Duet Rahmad Mas'ud dan Thorari Aziz di Pilkada Balikpapan 2020

SAMARINDA - Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDI Perjuangan menyampaikan tahap…

Rabu, 19 Februari 2020 11:23

Begal Bermodal Nilon

BUKANNYA mendapat untung, aksi percobaan begal Andi Idris (18) malah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers