MANAGED BY:
KAMIS
27 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Selasa, 31 Desember 2019 00:03
Penyebar Video Penyekapan Diburu Polisi, Lima Orang Jadi Tersangka dengan Kasus Berbeda
DIPERIKSA: Aspian (baju hitam), satu dari lima tersangka pelaku penyekapan yang dibekuk polisi, Jumat (27/12) diperiksa.

PROKAL.CO, SAMARINDA–Masyarakat Kota Tepian sempat dihebohkan dengan unggahan video terkait penyekapan anak dalam mobil di Jalan Ir H Juanda, Samarinda Ulu, Jumat (27/12). Setelah penyelidikan dari kepolisian, duduk perkara barulah terlihat jelas.

Pada peristiwa yang menghebohkan jagat maya kala itu, diketahui polisi mengamankan lima orang. Yakni, Benny Tung Setiawan (27), Aspiani (45), Onix Budiansyah (33), Novrizal Fahmi (35), dan Hairani (46). 

Dijelaskan Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu Ipda M Ridwan, kelimanya saat ini telah ditetapkan tersangka. Namun, dengan dua perkara berbeda.

Benny selaku korban penyekapan dijerat dengan Pasal 363 KUHP atas kasus pencurian terhadap dua ponsel dan tujuh pasang sepatu serta sandal. Empat pelaku penyekapan, yakni Aspiani, Novrizal, Onix, dan Hairani, dikenai Pasal 333 KUHP tentang Merampas Kemerdekaan Seseorang, juncto (JO) Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan, karena keempatnya terbukti melakukan tindak kekerasan terhadap Benny. 

"Kami tangani kelimanya dengan perkara yang berbeda dan telah ditetapkan sebagai tersangka," jelas Ridwan. 

Meskipun petugas telah mengetahui duduk perkara dan mengamankan kelima tersangka. Jajaran Polsek Samarinda Ulu saat ini juga mencari oknum penyebar video hoaks yang menghebohkan jagat maya. 

"Kami akan mencari tahu maksud dan tujuan si penyebar kabar tersebut. Saat ini, identitas akunnya sudah kami ketahui dan akan kami lakukan pemanggilan," beber perwira balok satu tersebut.

"Pada kasus ini, Polri adalah pihak yang berwenang. Netizen yang menyebarkan informasi tidak benar atau hoaks bisa kami kenakan Undang-Undang ITE," sambungnya. 

Ridwan mengimbau masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial. Terlebih saat mengunggah atau membagikan sebuah informasi yang belum jelas kebenarannya.

"Jangan asal sebar informasi yang tidak berdasar. Berkomentar juga harus bijak jangan justru memperkeruh suasana," imbaunya. 

Sedangkan untuk perkara yang menimpa Aspiani, Novrizal, Onix, dan Hairani, lanjut Ridwan, jika keempatnya meski memiliki niat yang baik untuk mengamankan Benny sebagai tersangka pencurian. Namun, tindakan mereka berada di luar batas. 

"Mengamankan pelaku pidana diperbolehkan secara hukum, tapi tidak boleh untuk merampas kebebasannya seperti menyekap dan memukul," ulasnya, soal alasan Aspiani cs bisa ditetapkan tersangka.

"Mereka (Aspiani dan kawan-kawannya) sudah berlebihan. Kalau masyarakat berhasil mengamankan pelaku pidana, lebih baik melaporkan atau membawanya langsung ke kami (polisi)," pungkasnya. (*/dad/dns/k8)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers