MANAGED BY:
SABTU
08 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Selasa, 24 Desember 2019 14:56
Migrain Rawan Membahayakan
WASPADA DINI: Kenali jenis sakit kepala dengan memahami gejalanya. Dengan begitu bisa mendeteksi perbedaan antara vertigo dan migrain. (HEALTH.HARVARD.EDU)

PROKAL.CO,

MIGRAIN merupakan kondisi kepala nyeri dan berdenyut dengan durasi tertentu. Ada dua jenis migrain, yakni tanpa aura dan dengan aura. Saat diwawancarai Kaltim Post, dr Mariana Nur Laila MKes SpS memberi gambaran sederhana untuk mengetahui kedua jenis migrain tersebut.

Migrain tanpa aura biasanya dialami dengan rasa sakit saat itu juga. Ditambah muntah atau rasa mual. Kemudian, tak tahan jika melihat cahaya, mendengar suara kencang, atau tak sanggup beraktivitas berat. Frekuensinya sekitar lima kali berturut-turut dalam kurun 4–72 jam yang berarti kerap merasakan kepala berdenyut. Dibanding pria, perempuan lebih sering mengalami migrain karena stres dan faktor hormon.

Sedangkan migrain dengan aura, terjadi dibarengi gangguan penglihatan atau seperti buta mendadak. Kondisinya lebih parah dibanding migrain tanpa aura. Frekuensinya bisa dua kali, sekitar 15–30 menit. Pun bisa melihat, biasanya hanya satu mata. Tentu saja kondisi ini membahayakan. Terutama ketika terjadi saat berkendara. Penderita dilarang untuk melanjutkan perjalanan.

Mariana mengatakan, migrain dengan aura cukup jarang ditemukan. Lebih sering yang migrain tanpa aura. Umumnya, keluhan migrain biasa disebabkan aktivitas tertentu. Seperti kelainan pembuluh darah atau stres. Bisa pula karena sesuatu yang terjadi sebelumnya. Seperti riwayat penyakit post stroke, setelah tumor, infeksi, atau setelah kecelakaan.

Jenis makanan pun ada yang memengaruhi, seperti cokelat, keju, atau bir yang cenderung mengandung minyak. Migrain bisa terjadi di kepala bagian kanan atau kiri. Setiap orang pasti berbeda.  

Migrain pun bisa dialami oleh ibu hamil. Biasa karena faktor hormon. Bagi Mariana, pemberian obat bagi ibu hamil sangat terbatas. Tak bisa sembarangan. Setidaknya harus istirahat yang cukup. Walhasil, lebih mengarah ke edukasi saja.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 03 Agustus 2020 11:47

Dilema Belajar Online, Guru dan Orangtua Dituntut Saling Sesuaikan Kondisi

Pandemi virus corona memaksa masyarakat beraktivitas lain dari biasanya. Imbauan…

Senin, 03 Agustus 2020 11:46

Tatap Muka Hanya untuk Zona Hijau

SURAT keputusan bersama dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian…

Senin, 03 Agustus 2020 11:45
Daring Tak Efektif, Guru Harus Kreatif

Dulu Guru Sabar dengan Anaknya, Sekarang Sabar dengan Orangtuanya

SEJAK Maret, semua sekolah diimbau untuk melakukan kegiatan belajar dari…

Senin, 03 Agustus 2020 11:43

Belajar Daring, Terapkan Disiplin Tanpa Paksaan

METODE belajar paling efektif pada dasarnya adalah tatap muka. Sebab,…

Selasa, 28 Juli 2020 09:37

Ini Dia, Menu Diet yang Tepat Selama Pandemi Covid-19

Makanan bergizi harus menjadi yang utama untuk meningkatkan imun tubuh…

Selasa, 28 Juli 2020 09:34

Kayu Manis Mampu Mencegah Diabetes Tipe 2

 Kayu manis telah lama dipercaya memiliki manfaat untuk kesehatan. Dalam…

Senin, 20 Juli 2020 10:36

Waspada Gangguan Kulit yang Tak Bisa Sembuh

SEAKAN tidak peduli, masyarakat kerap saja percaya dengan kosmetik ilegal.…

Senin, 20 Juli 2020 10:30

Ada Izin Edar, Bikin Tenang Berjualan

PADA 2013, Ria Rahim sudah bisa meracik losion handbody. Sebagai…

Senin, 20 Juli 2020 10:14

Creamy Avokad dan Kopi Bertemu, Jadi Begini Nikmatnya...

TAK semua buah cocok bersanding dengan pahitnya kopi. Nah, buah…

Senin, 20 Juli 2020 10:13

Shawarma dengan Cita Rasa Khas

Tampil beda dengan hidangan khas hotel. Kebab atau shawarma dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers