MANAGED BY:
RABU
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Selasa, 24 Desember 2019 11:55
Agus Sudarmanto, Kisah Sukses Penyandang Disabilitas
Populerkan Batik Balikpapan, Mimpi Tembus Pasar Eropa
Agus Sudarmanto

PROKAL.CO, Sungguh tak pernah terlintas, ia akan menggeluti profesinya saat ini. Namun siapa sangka, menjadi pembatik adalah titik awal kesuksesannya. Itulah yang dirasakan Agus Sudarmanto, pemilik usaha Broto Batik Balikpapan.

 

Saat memutuskan hijrah ke Kota Minyak pada 2010 silam, Agus belum punya bayangan hal apa yang akan dilakukan. Dengan keterbatasan fisiknya, sangat sulit bekerja di instansi pemerintah maupun swasta.

Tapi takdir baik mulai mendatangi Agus pada tahun berikutnya. Ia bertemu dengan sosok berhati mulia. Etty Nuzuliyanti, ibarat pelita baginya. Sebab, perempuan itulah yang menjadi guru atas kemampuannya kini.

Awalnya, ia bersama penyandang disabilitas lainnya, sering mendapat alat bantu gerak dari salah satu perusahaan minyak di Balikpapan. Berupa kaki palsu ataupun tongkat.

Perusahaan itu pula tempat di mana Etty bekerja. Hingga akhirnya, mereka diberi pelatihan membatik untuk mengasah keterampilan. Dengan Etty sebagai pencetus kerajinan tersebut. Batik yang mereka hasilkan, kini dikenal dengan batik balikpapan.

“Dari sana, kami mulai membuat corak batik baru, yang konsepnya khas Balikpapan. Seperti jajaran buah mangrove, akar bakau, anggrek hitam, daun mangrove dan daun ulin,” ujar dia.

Namun, jalan memang tak pernah mulus. Dana yang besar, menjadi rintangan selanjutnya. Namun, pria asal Surabaya ini tak putus asa. Ia dan rekan-rekannya kembali mendirikan suatu komunitas. Yang mereka sebut Rumah Kreatif Balikpapan.

Melalui komunitas yang terbentuk pada 2012 itu, mereka gencar memamerkan karyanya. Agus menjadi ketua hingga 2015, dan melatih sekitar 30 murid. Akhirnya ia memisahkan diri, dan mulai mendirikan usaha batik mandiri.

Bersama sang istri, Sri Wahyuni, dirinya menjalankan usaha rumahan. Dengan profesi istrinya sebagai penjahit, mereka menerima pesanan dari berbagai elemen. Salah satunya dari pemerintah kota, yakni membuat seragam sekolah untuk SD dan SMP Balikpapan.

Tak tanggung-tanggung, usaha jahitannya kini sampai hingga ke provinsi lain. Hanya saja, usaha batiknya masih dipasarkan di wilayah Kaltim.

Pria 45 tahun ini mengaku, tak pernah menduga akan menjadi seorang pembatik. Awalnya nihil pengetahuan di bidang tersebut, kini malah sampai menjadi pengajar dalam seni membatik.

Jika mengingat masa lalu, ia bahkan sempat ingin menyerah. Bimbang karena tak bisa memperoleh pekerjaan. Dan tak tega, terus-terusan bergantung pada sang istri yang saat itu sudah memulai usaha jahitnya lebih dulu.

Namun, semua itu ia simpan sebagai proses perjalanan hidup saja. Broto Batik Balikpapan telah menjadi usaha yang bisa ia banggakan ke mana-mana.

Saat ini, ia memiliki impian yang cukup berani. Ingin mewujudkan mimpi sang guru, Etty Nuzuliyanti. Guru yang belum lama ini meninggalkan dunia untuk selamanya.

Mimpi itu ialah membuat batik dari bahan pewarna alam yang ramah lingkungan. Berharap inovasi itu juga dapat menyasar pasar Eropa, yang menurutnya dikuasai batik jawa.

Selain itu, ia memiliki keinginan yang sejak lama terpendam. “Saya berharap bisa mempekerjakan seluruh penyandang disabilitas yang ada di kota ini,” ucapnya mengakhiri wawancara dengan media ini. (*/okt/ms/k15)


BACA JUGA

Rabu, 19 Februari 2020 11:23

Begal Bermodal Nilon

BUKANNYA mendapat untung, aksi percobaan begal Andi Idris (18) malah…

Selasa, 18 Februari 2020 11:40

Dapat Suntikan Rp 1 M untuk Saluran Sekunder, Proyek DAS Ampal Terganjal Lahan

Salah satu kunci mengurai genangan air di kawasan MT Haryono…

Senin, 17 Februari 2020 12:12

Masa Pemeliharaan hingga Setahun, Jalan dan Drainase Masih Prioritas

BALIKPAPAN—Sejumlah proyek pengerjaan jalan maupun drainase yang dilakukan Dinas Pekerjaan…

Senin, 17 Februari 2020 12:12

Festival Pesisir, Puncak Balikpapan Fest 2020, Wagub Mau Tiap Tahun

Balikpapan Fest 2020 yang menjadi rangkaian ulang tahun ke-123 Kota…

Senin, 17 Februari 2020 12:10

Basarnas Balikpapan Tambah 2 Pos, Rekrut 7 Rescuer dan 1 Operator

BALIKPAPAN – Seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019…

Senin, 17 Februari 2020 12:07

Belum 17 Tahun Jangan Berkendara

BALIKPAPAN – Semestinya tak ada kebijakan khusus ketika anak belum…

Senin, 17 Februari 2020 10:21

Peserta Tes CPNS, Tidak Semua Orang Balikpapan, Ada 2.830 Pelamar dari Luar Daerah

BALIKPAPAN – Sepekan sudah seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS di…

Senin, 17 Februari 2020 10:18

Diduga Oknum Pegawai Bank Palsukan Tanda Tangan, Nasabah Rugi Rp 37,8 Miliar

Tanda tangan Ketua Pengprov Perbakin Kaltim Roy Nirwan diduga dipalsukan…

Senin, 17 Februari 2020 10:17

Pembobolan Kios Diselaikan lewat Mediasi

EMPAT orang diamankan petugas karena diduga membobol kios Muhammad Subehi…

Senin, 17 Februari 2020 10:15

Fashion Carnival Sedot Perhatian Warga

BALIKPAPAN - Masih seputar semarak HUT ke-123 Balikpapan. Ajang Balikpapan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers