MANAGED BY:
JUMAT
21 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Senin, 16 Desember 2019 12:50
Menjadi Abdi Negara, Masih Jadi Incaran Anak Bangsa

PROKAL.CO, November lalu, pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) telah dibuka. Tak ada yang mau melewatkan kesempatan tersebut. Meskipun ada ribuan saingan, duduk di bangku pemerintahan menjadi target utama.

 

TAHUN ini saja ada 6.579 pendaftar. Jumlah itu lebih banyak dari 2018. Sebanyak 4.380 tercatat mendaftarkan diri menjadi pegawai negeri daerah. Sementara yang menjadi perbedaan yaitu jumlah formasi yang dibuka. Dengan jumlah pendaftar yang banyak pada 2019, slot formasi yang dibuka hanya 221. Sedangkan pada 2018 posisi yang dibuka lebih banyak, yaitu 313.

Lalu apa yang membuat kebanyakan orang mendaftar menjadi pegawai negeri? Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tony Suhartono menerangkan, untuk gaji para pendaftar CPNS yang lolos akan mengikuti seleksi prajabatan di lokasi penempatan masing-masing selama setahun. Untuk upah awal selama prajabatan honorarium sebanyak 80 persen dari penetapan awal gaji. “Sesuai golongan masing-masing,” ujarnya, beberapa hari lalu.

Sementara itu, untuk gaji yang bakal didapat untuk CPNS yang kembali lolos menjadi PNS telah ditentukan oleh Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedelapan Belas atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil, (lihat grafis).

Tony menjelaskan, gaji yang diterima oleh abdi negara memang sangat sedikit. Bahkan, dapat dikatakan gaji PNS jauh lebih rendah dari pegawai swasta. Namun yang menjadi pembeda, abdi negara mendapatkan tunjangan dengan nominal yang menggiurkan. “Paling rendah Rp 2 juta, maksimalnya bisa puluhan juta,” ujar Tony.

Tapi, duit tunjangan tersebut akan diberikan sesuai dengan dinas dan beban kerja masing-masing. Jadi, nilai uang yang didapat perorangan juga berbeda-beda bergantung pada lokasi penempatan, misalnya pusat dan daerah. Lalu, ditentukan oleh instansi, misalnya yang terbesar ada di Kementerian Keuangan.

Hal itu akan ditentukan pula oleh kinerja instansi dalam satu tahun anggaran. Misalnya, bila Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Samarinda bisa mencapai target, bukan tidak mungkin tunjangan kinerja (tukin) yang didapat mencapai 80–90 persen.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Samarinda Arliansyah membenarkan, sebelum para pendaftar yang lolos mendapatkan gelar PNS-nya, mereka harus melewati masa prajabatan selama setahun. Setelah itu, akan dipantau kembali kinerja para CPNS tersebut. “Selama ini tak ada yang tak lolos. Semua masuk ke PNS,” ungkapnya.

Terkait karier yang bakal dicapai setiap orang dalam skala lima tahun, dia tak dapat memberikan jawaban yang ideal. Sebab, karier yang dimiliki seseorang bergantung kinerja yang mereka lakukan. “Bergantung, ada yang cepat ada yang lambat. Itu sudah menjadi ketentuan instansi masing-masing. Sampai saat ini, saya belum ada melihat selama lima tahun akan dipromosikan untuk naik,” singkatnya. (*/eza/dns/k8)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers