MANAGED BY:
SENIN
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Senin, 16 Desember 2019 12:38
ADA APA YA..!! PNS Ramai-Ramai Hijrah ke Fungsional

PROKAL.CO, Pejabat eselon yang mendekati masa pensiun di setiap organisasi perangkat daerah (OPD), berbondong-bondong mengajukan berkas pemindahan ke jabatan fungsional. Hal itu ramai dilakukan pejabat, tak terlepas di Kutai Timur (Kutim).

 

SANGATTA-ASN level administrasi atau setingkat eselon III harus pensiun di usia 58 tahun. Sementara eselon I dan II, usia pensiunnya lebih lama mencapai 60 tahun. Bakal lebih lama lagi dengan yang menjabat fungsional.

Diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kutim Zainuddin Aspan, banyak pejabat eselon yang akan pensiun telah mengajukan berkas mendaftar mengisi jabatan fungsional. "Biasanya diberi jatah sampai 60 tahun. Kalau di fungsional kan bisa lebih lama," ungkapnya beberapa waktu lalu.

Pertambahan masa jabatan dari 60 jadi 65 tahun diminati sekitar 30 pejabat eselon menjelang pensiun. Beragam jabatan fungsional seperti guru, tenaga kesehatan, serta peneliti menjadi targetnya.

"Jabatan fungsional itu banyak, di OPD juga ada. Tidak hanya guru, tapi fungsional di Disnaker dan Dinas PU juga dilirik," katanya. Jabatan fungsional bekerja berdasarkan teknis dan keahlian, sehingga sangat susah diawasi. Terlebih pekerjaannya banyak di luar. "Kalau mereka masih merasa mampu, biasanya banyak yang mau jadi peneliti, karena pensiunnya di usia 65 tahun," jelasnya.

Sejauh ini sekitar 30 orang akan beralih mengisi jabatan fungsional. Sebelumnya, Zainuddin merekap 23 berkas. Mendekati pengujung tahun, pengajuan kembali bertambah. Selama ini, usia pensiun pada level administrasi di batas usia, yakni eselon III 56 atau 58 tahun, eselon II batas pensiun 60 tahun. Hal itu pun berlaku bagi jabatan tertinggi di kabupaten, yakni sekda yang menduduki eselon IIB.

Sama halnya dengan jabatan fungsional guru, kata dia, masih tergolong di kondisi aman. Sebab, masa jabatan yang tergolong lama membuat guru PNS di Kutim masih mencukupi.

"Makanya guru masih aman, umur pensiunnya panjang. Mereka masih bisa bekerja sampai 60 tahun," tegasnya. (*/la/dra2/k16)


BACA JUGA

Minggu, 19 Januari 2020 12:19

Masalah Jalan Urung Terselesaikan, Warga Butuh Bukti

Pemkab Kubar merespons keluhan warga Kampung Muara Beloan, Kecamatan Muara…

Minggu, 19 Januari 2020 12:17

Olahan Delima Bikin Paser Berjaya

TANA PASER - Melimpahnya tanaman alam di Desa Batu Kajang…

Minggu, 19 Januari 2020 11:41

Jalur Pendekat Tenggarong Seberang Menuju Bandara APT Pranoto, Berharap Tuntas di Musrenbang

TENGGARONG-Lama tak terdengar kabarnya, jalur pendekat Tenggarong menuju Bandara Aji…

Minggu, 19 Januari 2020 11:39

2020, Paser Terima Bankeu Provinsi Senilai Rp 368 Miliar

TANA PASER - Legislator dari Karang Paci atau DPRD Kaltim,…

Sabtu, 18 Januari 2020 09:53

Perpisahan Sekolah, Siswa Diminta Rp 600 Ribu, Begini Kata Kadisdik

Jelang akhir masa sekolah, sejumlah orangtua waswas. Bukan takut anaknya…

Sabtu, 18 Januari 2020 09:52

Tes CPNS Sebentar Lagi, PLN dan Telkom Mesti Siap Juga Nih

ARTA KUSUMA YUNANDA/BP TANJUNG REDEB–Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP)…

Sabtu, 18 Januari 2020 09:51

Merasa Terbuang, Pedagang Pilih “Ngemper”

SANGATTA–Puluhan pedagang menyebut merasa terbuang karena tidak mendapat lapak untuk…

Jumat, 17 Januari 2020 11:36

MAAF YOOO...!! Sendawar Belum Layak Anak

SENDAWAR – Status Kabupaten Layak Anak (KLA) tidak bisa disematkan…

Jumat, 17 Januari 2020 11:35

Banjir di Tenggarong Seberang Makin Parah, Wakil Rakyat Tuding Ini Biangnya....

Aktivitas tambang batu bara dituding sebagai biang banjir yang sering…

Jumat, 17 Januari 2020 11:34

Keluhan Warga Direspons Cepat

Pemkab Kutim langsung merespons keluhan masyarakat Desa Mata Air, yakni…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers