MANAGED BY:
SELASA
26 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Senin, 16 Desember 2019 11:24
Saatnya Teroris MIT Ditangani TNI

Karakter MIT Kurang Cocok Ditangani Polri

ilustrasi

PROKAL.CO,

JAKARTA — Serangan teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang menewaskan Bharatu M. Saepul Muhdori menunjukkan perlunya penanganan berbeda. MIT yang merupakan teroris tamkin dengan karakter teritorial dan organik dirasa lebih tepat ditangani oleh TNI. Apalagi, selama ini operasi pengejaran MIT yang dikoordinir Polri telah berlangsung sekitar dari lima tahun.

Pengamat Teroris Al Chaidar menjelaskan, perlu diketahui operasi pengejaran kelompok MIT awalnya berama Operasi Camar Maleo sejak tahun 2015. Operasi Camar Maloe diperpanjang sebanyak empat kali. Lalu, pada 2016 nama operasi diubah menjadi Operasi Tinombala yang berlangsung hingga saat ini. ”Artinya hampir lima tahun operasi pengejaran MIT berlangsung,” tuturnya.

Memang operasi ini telah mampu melumpuhkan Santoso. Namun, ternyata kelompok MIT masih mampu berkembang biak. ”Kendati puluhan anggotanya tertangkap dan tewas, namun mereka masih terus bertambah, jelasnya.

Kondisi ini menegaskan bahwa perlunya perubahan besar dalam operasi tersebut. Bila selama lima tahun operasi pengejaran ini dikoordinir oleh Polri, tentunya kini saatnya TNI bisa mengkoordinir pengejaran. ”Bahkan, kalau perlu ini tentara saja,” ujarnya.

Hal itu dikarenakan MIT merupakan teroris tamkin. Teroris jenis ini memiliki basis teritorial dan bersifat militer. MIT sangat hafal dengan medan yang dikuasainya. ”Karakter teroris semacam ini sama dengan teroris di Papua, OPM,” paparnya.

Karena penguasaan medan, MIT dengan mudah mampu melakukan gerilya di Gunung Biru, Poso. Maka, jalan terakhir tentunya TNI yang perlu diserahi tugas tersebut. ”Polri selama ini memang sukses menangani terorisme, tapi untuk kelompok teroris takzim yang dinamis,” urainya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 26 Januari 2021 11:53
Sidang Pendahuluan PHP Dimulai Hari Ini

Sejumlah Dalil Baru Patut Jadi Perhatian MK

JAKARTA−Persidangan Perselisihan Hasil Pilkada (PHP) 2020 di Mahkamah Konstitusi (MK)…

Selasa, 26 Januari 2021 11:53

Suara Kontra RUU Pemilu Bermunculan

JAKARTA–DPR telah memasukkan Rancangan Undang-Undang Pemilihan Umum (RUU Pemilu) dalam…

Selasa, 26 Januari 2021 11:52

Relaksasi Aturan Nakes Sangat Membantu

JAKARTA – Estimasi kebutuhan tempat tidur khusus untuk pasien Covid-19…

Selasa, 26 Januari 2021 11:52

Instruksi Perpanjangan PPKM Diterbitkan

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengeluarkan instruksi…

Selasa, 26 Januari 2021 11:50

Rp 372,3 Triliun untuk Atasi Dampak Pandemi

Vaksinasi, insentif tenaga kesehatan dan usaha, bantuan sosial tunai, hingga…

Selasa, 26 Januari 2021 11:49

Angka Pasien Sembuh Pecahkan Rekor

JAKARTA - Pasien sembuh bertambah 10.678 orang dalam sehari pada…

Selasa, 26 Januari 2021 10:39

RUU Pemilu: Mantan HTI Dilarang Jadi Capres, Caleg, dan Kepala Daerah

 Revisi Undang-Undang (RUU) Pemilu saat ini masih dalam Prolegnas prioritas…

Selasa, 26 Januari 2021 10:30

Astaga..!! Baru Saja Kenal, Pasangan Ini Oral Seks di Halte

 Polsek Metro Senen, Jakarta Pusat masih mendalami kasus oral seks…

Senin, 25 Januari 2021 21:36

Pantai Lima Putra jadi Primadona Baru di Bulungan

TANJUNG SELOR - Objek wisata Pantai Lima Putra di Desa…

Senin, 25 Januari 2021 11:33

Kepatuhan Pakai Masker Meningkat

JAKARTA - Tingkat kepatuhan memakai masker dan menjaga jarak secara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers