MANAGED BY:
SENIN
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Rabu, 11 Desember 2019 12:05
Diskusi Publik PDAM, Potensi Jadi Persero

Jadi Mandiri dan Orientasi Profit

Diskui publik mendorong PDAM menjadi persero.Hadir sebagai nara sumber ahli bisnis hukum Profesor Nindyo Pramono (tengah), Ketua Kadin Balikpapan Yaser Arafat (kiri).

PROKAL.CO, Untuk menghasilkan laga kuncinya PDAM harus dikelola profesional dan mandiri. Langkah yang paling tepat dilakukan adalah berubah menjadi persero. Sehingga bisa profesional dan berorientasi profit.

 

BALIKPAPAN – Permasalahan air yang sempat memanas di Kota Minyak mendorong Forum Kajian Masyarakat Balikpapan (FKMB) menggelar diskusi publik, Selasa (10/12). Mengangkat tema Tantangan PDAM Balikpapan Menuju Perusahaan Profesional dan Mandiri, diskusi bertujuan mendorong pengelolaan PDAM Balikpapan bisa maksimal dengan perubahan statusnya sebagai persero.

Kegiatan yang berlangsung di Universitas Balikpapan ini menghadirkan Guru Besar Universitas Gadjah Mada Profesor Dr Nindyo Pramono SH, MS. Seorang ahli hukum bisnis yang memahami seluk-beluk badan usaha milik negara (BUMN) dan badan usaha milik daerah (BUMD).

Dalam diskusi, Nindyo mengupas habis tentang landasan hukum dan potensi PDAM untuk berubah sebagai BUMD. Ada dua opsi pilihan, yakni perseroda maupun perumda. Dia menjelaskan aturan ini sudah tertuang dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

“Daerah dapat mendirikan BUMD berdasarkan Pasal 33 ayat 1. Sedangkan pendirian BUMD ditetapkan dengan perda juga tertuang dalam ayat 2,” katanya. Di mana, pemerintah daerah bertransformasi menjadi pemegang saham di perseroda. Sementara untuk perumda adanya setoran modal.

Dia menyebutkan, pendirian BUMD juga berdasarkan kebutuhan daerah. Ada pun tujuan pembentukan perseroda atau perumda, yakni bagaimana daerah bisa mengelola potensi hingga nanti menghasilkan profit. “Nanti masuk sebagai pendapatan daerah yang juga untuk membangun daerah,” ucapnya.

Landasan untuk berubah menjadi perseroda maupun perumda sudah tertuang dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 jo PP Nomor 54 Tahun 2017. “Isinya mengamanatkan agar menyesuaikan sebagai BUMD dengan rentang waktu tiga tahun sejak 2014. Sekarang sudah lewat bahkan,” sebutnya.

Namun dia mengingatkan untuk menghasilkan profit, kuncinya PDAM harus dikelola secara profesional dan mandiri. Nindyo menyarankan langkah yang paling tepat dilakukan oleh PDAM adalah berubah menjadi persero. Sehingga bisa profesional dan berorientasi profit.

Jika nanti ingin memerhatikan masyarakat, PDAM juga masih bisa hadir melalui program corporate social responsibility (CSR). Tapi hal yang terpenting dalam proses transformasi PDAM, semua pihak harus menyadari bahwa ini korporasi. Maka tidak tepat jika dikelola dengan model birokrasi.

Artinya birokrat yang terlibat dalam pengelolaan korporasi berupa perseroda harus sadar posisi. Misalnya wali kota selaku pemegang saham harus menempatkan diri selaku pemegang saham bukan pejabat publik. Nanti siapa yang diminta sebagai komisaris perseroda harus bisa menempatkan diri selaku komisaris.

Begitu pula direksi harus profesional. Setiap pihak masing-masing harus menjalankan peran yang sudah diatur dalam UU. “Tantangannya sekarang harus mengedepankan good corporate government. Pengelolaan secara profesional,” bebernya.

Sementara itu, Dirut PDAM Balikpapan Haidir Effendi mengungkapkan diskusi ini turut membuka informasi dan wawasan bagi jajaran PDAM. Terutama mengetahui bagaimana seharusnya PDAM memosisikan diri. Itu yang selama ini dia anggap lengah karena tidak begitu memikirkan masalah aturan.

“Jadi PR ke depan bagaimana PDAM bisa lebih baik dan profesional. Kuncinya adalah taat aturan dan tidak merugikan.

Berdasarkan saran dari narasumber utama, dia pun setuju agar paling tepat PDAM berubah menjadi perseroda. Dengan begitu pihaknya benar-benar dituntut bekerja profesional. “Karena ada pemisahan antara pemilik saham dan kepengurusan. Jadi masing-masing pihak harus profesional baik dari pemilik saham, dewan komisaris, dan direksi,” bebernya.

Namun terkait masa depan PDAM akan bertransformasi sebagai perseroda atau perumda, Haidir mengaku hanya mengikuti keputusan pemerintah daerah. Mengingat semua itu hak prerogatif pemerintah daerah. Prinsipnya apapun nanti bentuk amanah, PDAM Balikpapan sudah siap jalan mengikuti keinginan pemerintah selaku pemilik modal.

“Saya belum tahu bagaimana political will daerah, kalau mau cepat dan profesional perseroda. Prinsip kami dan tim sudah siap untuk terjun dengan tanggung jawab lebih besar,” ujarnya. Tetapi sekali lagi kembali bagaimana nanti sikap pemilik dalam hal ini pemerintah daerah. (gel/ms/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Januari 2020 10:28

Gerak Cepat Tangkap Peluang IKN, Blue Sky Bangun Gedung Baru

Penetapan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur diharapkan membawa…

Sabtu, 18 Januari 2020 10:19

Pelaksana Proyek Di-Black List, IPAM KM 8 Dilelang Ulang

Proyek pembangunan IPAM PDAM terpaksa dihentikan karena pelaksana proyek wanprestasi.…

Sabtu, 18 Januari 2020 10:17

Usul Jumpi Masuk Kampung Perubahan Iklim

BALIKPAPAN – Guna mendukung perlindungan hutan mangrove di Baru Ulu,…

Jumat, 17 Januari 2020 14:13

Anggarkan Rp 7 M untuk PBI, Warga Diimbau Bijak Pilih Kelas Kepesertaan BPJS

Untuk membantu masyarakat tak mampu dalam urusan iuran BPJS, Pemkot…

Jumat, 17 Januari 2020 14:10

Remaja 19 Tahun Gondol 22 Motor, Hasil Curian untuk Foya-Foya dan Main Cewek

BALIKPAPAN – Usia Arif masih muda. Baru 19 tahun. Tapi…

Jumat, 17 Januari 2020 14:09

Kebakaran Aspol Diduga Kuat Korsleting

PEMERIKSAAN barang bukti bekas kabel terbakar oleh tim Pusat Laboratorium…

Jumat, 17 Januari 2020 14:09

Cinta Ditolak, Badik Bertindak

BALIKPAPAN – Ada perkembangan terbaru dari kasus pembunuhan janda cantik,…

Jumat, 17 Januari 2020 14:07
Mural-Mural Indah di Kantor Disdukcapil

Pengunjung Jadi Nyaman, Karyawan Hilang Stres

Kantor pemerintah yang berhubungan dengan pelayanan masyarakat dituntut berinovasi. Bahkan…

Kamis, 16 Januari 2020 16:00

PDAM Rencana Tambah Jaringan, Berharap Embung Aji Raden Segera Rampung

BALIKPAPAN – Di tengah masih minimnya sumber air baku, PDAM…

Kamis, 16 Januari 2020 15:59

Ada Narkoba di Balik Tutup Obat Nyamuk

BALIKPAPAN – Peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba kembali terkuak. Tiga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers