MANAGED BY:
SENIN
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Selasa, 10 Desember 2019 12:32
Bisnis Budidaya Ikan Lele Mulai Banyak Digemari Warga
MENJANJIKAN: Budidaya Ikan Air Tawar Jenis Lele kini makin banyak digemari pembudidaya dan menjadi potensi bisnis yang menjanjikan, saat panen di Desa Keluang Paser Jaya, kemarin (9/12). NAJIB/KP

PROKAL.CO, TANA PASER - Potensi perekonomian masyarakat desa terus didukung pemerintah daerah. Salah satunya di sektor Dinas Perikanan Kabupaten Paser dalam hal budidaya perikanan. Ada ratusan kelompok Pembudidaya Daya Ikan (Pokdakan) di Bumi Daya Taka, namun belum semua terdaftar secara resmi oleh dinas.  

Bersama Dinas Perikanan Paser, Kaltim Post meninjau langsung proses panen Budidaya Ikan Lele oleh Pokdakan Karya Muda, di Desa Keluang Paser Jaya, Kecamatan Kuaro. Ada 10 petani di Pokdakan ini yang memiliki 8 kolam buatan dari kayu dan terpal. Karena masih swadaya, Pokdakan ini masih mengandalkan modal sendiri untuk membangun kolam serta bibit dan pakan ikan. 

" Hari ini kita panen sekitar 300 kilogram setelah 3 bulan memulai menaruh bibit. Alhamdulillah pasarnya untuk Ikan Air Tawar Jenis Lele ini masih banyak di Kabupaten Paser. Setelah panen, hasilnya ini sudah ada pembelinya di Kota Tana Paser," ujar Ketua Pokdakan Karya Muda, Sardani, (9/12). 

Karena baru terbentuk tahun ini, dia berharap di tahun berikutnya ada dukungan langsung dari pemerintah daerah. Baik itu berupa bibit, pakan maupun dana pembinaan lainnya. Saat ini harga per kilogram Ikan Lele masih cukup stabil di pasaran, bahkan kata dia kebutuhan masih banyak di pasaran. Kini masih terkendala modal dan luasan lahan.  

" Tergantung jenisnya. Yang jelas kita menjual harga panen berbeda dengan harga di pasaran. Lebih murah di sini," sebutnya. 

Sementara Plt Kepala Dinas Perikanan Paser Sadaruddin mengatakan saat ini masih sekitar 50 lebih Pokdakan yang terdaftar di dinas. Jika menghitung yang tidak terdaftar, jumlahnya hampir ratusan. Dia berharap para pembudidaya yang masih belum membentuk Pokdakan, segera membantu dan mendaftar ke Dinas Perikanan agar nantinya bisa mengusulkan bantuan ke pemerintah daerah. Pasalnya banyak dana pengembangan budidaya ini baik di APBD, hingga APBN seperti Dana Alokasi Khusus (DAK). Apalagi saat ini pangsa pasar Ikan Lele ini masih sangat besar untuk kebutuhan daerah. Bahkan di wilayah Long Kali dan Long Ikis ada yang mengirim untuk kebutuhan di Petung, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). 

" Kita sangat mendukung makin banyak keberadaan pembudidaya ini. Selain meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, ini juga membantu program pemerintah agar konsumsi ikan semakin tinggi. Apalagi banyak gizi dari Ikan Lele ini," tutur Sadaruddin. 

Koordinator Penyuluh Perikanan Kabupaten Paser, Rakman mengatakan untuk komoditas Ikan Lele mulai banyak digemari para pembudidaya, disamping mudahnya mencari bibit dan pakan, proses budidaya tidak memakan biaya besar dan areal yang luas. Apalagi harganya di pasaran masih cukup stabil. 

" Bahkan ada sampai Rp 30 ribu sampai Rp 35 ribu per kilogram yang paling tinggi. Tergantung ukuran ikannya. Sementara masih kebutuhan lokal saja, untuk ekspor hanya Udang dan Kepiting yang masih dikirim ke pabrik di Balikpapan. Belum ada Ikan Lele," sebutnya. (/jib)

 

loading...

BACA JUGA

Minggu, 19 Januari 2020 12:19

Masalah Jalan Urung Terselesaikan, Warga Butuh Bukti

Pemkab Kubar merespons keluhan warga Kampung Muara Beloan, Kecamatan Muara…

Minggu, 19 Januari 2020 12:17

Olahan Delima Bikin Paser Berjaya

TANA PASER - Melimpahnya tanaman alam di Desa Batu Kajang…

Minggu, 19 Januari 2020 11:41

Jalur Pendekat Tenggarong Seberang Menuju Bandara APT Pranoto, Berharap Tuntas di Musrenbang

TENGGARONG-Lama tak terdengar kabarnya, jalur pendekat Tenggarong menuju Bandara Aji…

Minggu, 19 Januari 2020 11:39

2020, Paser Terima Bankeu Provinsi Senilai Rp 368 Miliar

TANA PASER - Legislator dari Karang Paci atau DPRD Kaltim,…

Sabtu, 18 Januari 2020 09:53

Perpisahan Sekolah, Siswa Diminta Rp 600 Ribu, Begini Kata Kadisdik

Jelang akhir masa sekolah, sejumlah orangtua waswas. Bukan takut anaknya…

Sabtu, 18 Januari 2020 09:52

Tes CPNS Sebentar Lagi, PLN dan Telkom Mesti Siap Juga Nih

ARTA KUSUMA YUNANDA/BP TANJUNG REDEB–Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP)…

Sabtu, 18 Januari 2020 09:51

Merasa Terbuang, Pedagang Pilih “Ngemper”

SANGATTA–Puluhan pedagang menyebut merasa terbuang karena tidak mendapat lapak untuk…

Jumat, 17 Januari 2020 11:36

MAAF YOOO...!! Sendawar Belum Layak Anak

SENDAWAR – Status Kabupaten Layak Anak (KLA) tidak bisa disematkan…

Jumat, 17 Januari 2020 11:35

Banjir di Tenggarong Seberang Makin Parah, Wakil Rakyat Tuding Ini Biangnya....

Aktivitas tambang batu bara dituding sebagai biang banjir yang sering…

Jumat, 17 Januari 2020 11:34

Keluhan Warga Direspons Cepat

Pemkab Kutim langsung merespons keluhan masyarakat Desa Mata Air, yakni…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers